Kaisar Cahaya Kultivasi Iblis

Kaisar Cahaya Kultivasi Iblis
Chapter. 76 [S 3]


__ADS_3

Malam harinya, Xie Ling hanya menghantarkan sebuah barang untuk shifu-nya. Xie Ling memasuki ruangannya tanpa mengetuk pintunya karena merasa bahwa shifu-nya sedang tidak ada di ruangannya. 


Seseorang masih terbaring di atas ranjangnya. Terlihat tenang dan sama sekali tidak bergerak. Apa mungkin itu shifu? Tidak biasanya ia tertidur cepat seperti ini. Xie Ling mencoba berjalan menghampirinya dan memperhatikannya dengan baik. Setelah dilihatnya dengan baik, orang itu bukanlah shifu-nya melainkan Xiao Xing Chen yang terlihat sedang kesakitan karena racun yang sama sekali belum diobati. 


Wajah Xiao Xing Chen tampak pucat sekali dan tubuh yang menggigil gemetar. Xie Ling terkejut melihatnya dan mencoba memeriksa racun yang ada pada tubuh Xiao Xing Chen. Xie Ling merasakan denyut nadi yang semakin melemah dan nafas yang terdengar sesak. Jika racun ini tidak segera diberikan penawarnya, kemungkinan besar ia akan mati! 


Xie Ling segera mencari sesuatu yang dapat memulihkan keadaan Xiao Xing Chen. Sepertinya, sebuah obat yang shifu gunakan sebagai penawar racun saat ia melawan iblis-iblis ini, cukup untuk memulihkan racun yang ada di tubuh Xiao Xing Chen. 


Xie Ling mencoba memasukan obatnya ke dalam mulut Xiao Xing Chen namun, ia tidak mampu menelannya. Tubuhnya seperti melakukan penolakan terhadap benda lain yang masuk. 


"Tuan muda Chen! Bagaimana saya bisa membuat anda meminum obatnya jika anda terus menolak. Apa harus saya masukan dari mulut ke mulut?" 


Xie Ling mengambil sebuah batang bambu berongga kecil, lalu menyedot obatnya dan memasukkannya ke dalam mulut Xiao Xing Chen. Akhirnya anda meminumnya. Semoga dengan ini Anda akan baik-baik saja. 


Seseorang menekan bahu Xie Ling dan membuatnya berbalik melihatnya. Shifu-nya telah kembali dan melihatnya dengan pandangan yang tidak biasa. Ia sangat marah dengan kedatangan Xie Ling yang terbilang tiba-tiba dan tanpa seizinnya. "Pergi!" 


Xie Ling sama sekali tidak bisa mengelak perintah dari shifu-nya dan akhirnya pergi, meninggalkan ruangannya. Guan Wei yang melihat kondisi Xiao Ying yang terlihat membaik tampak tidak senang akan hal itu. Guan Wei meletakkan satu tangannya pada dahi Xiao Xing Chen dan juga menggenggam tangannya. Pandangannya turun melihat ke bawah. Sekarang, ia malah terlihat bersalah karena melakukannya. Jika sudah menyesal seperti ini, kenapa anda tidak meminta maaf saja padanya? Jika saja saat anda melawan iblis-iblis itu, dan tidak dalam keadaan yang lemah seperti tadi mungkin saja anda juga akan membuat sebuah prestasi dengan membunuh salah satu kekuatan terbesar alam iblis. Sekarang apa anda baru menyadari kesalahan terbesar anda? 


Rasanya matahari telah menusuk saya. Terlalu terang sekali, dan panas. Apa saya masih hidup? Siapa yang telah membuat saya seperti ini? Apa mungkin shifu sendiri yang melakukan ini? Ah tidak mungkin, ia adalah seorang yang saleh dan sangat menjaga kehormatannya sekarang ini. 


Xiao Xing Chen membuka matanya dan melihat sinar itu menembus matanya. Xiao Xing Chen mencoba untuk bersandar pada dinding ruangan, meskipun tubuhnya masih terasa sangat sakit rasanya, bahkan seperti mual ketika ia menggerakkan tubuhnya. 

__ADS_1


Sejak kapan saya ada di ruangan shifu? Apa kemarin itu seharian saya tidak bangun? Uhh, lapar sekali. 


Xiao Xing Chen kembali memakai pakaiannya kembali dan berjalan keluar melihat murid-murid itu sedang melatih kultivasinya. Saya sama sekali tidak melihat Zhi Lian di sekitar sini? Apa dia pergi meninggalkan saya disini sendirian? Bukankah itu adalah hal yang bagus, saya merasa tidak memiliki beban di punggung saya!? 


Xiao Xing Chen berjalan menuju paviliun Jin Peng dan melihat para murid sedang berlatih kultivasinya disana. Xiao Ying disambut dengan baik oleh Xie Ling yang juga sedang melatih beberapa muridnya. "Tuan muda Chen, anda sudah baik-baik saja?" 


"Memangnya, apa yang terjadi pada saya sebelumnya?" 


"Seharian, kemarin tuan muda Chen tidak sadarkan diri karena terluka parah." (Xie Ling sengaja menyembunyikan kebenarannya bahwa yang telah meracuni Xiao Ying adalah shifu-nya sendiri dan pastinya akan membuat shifu-nya merasa dipermalukan) 


"Terluka parah? Bukankah saya bisa memulihkan luka saya dengan sendirinya?" 


"Saat tuan muda Chen melakukan pertarungan, ternyata sebuah benda beracun telah menancap di tubuh anda. Lalu, saat anda tidak sadarkan diri dan shifu mencoba untuk memberikan penawarnya, entah kenapa anda menolak itu." 


"Saya yang memasukan penawar racunnya melalui mulut ke mulut." 


Xiao Xing Chen tiba-tiba membatu. 


Xiao Xing Chen meraba-raba bibirnya sendiri. Wajahnya berubah merah, apalagi sekarang ini ia melihat Xie Ling yang tampaknya senang dengan hal ini. Tidak bisakah kalian memperlakukan saya layaknya seorang laki-laki dan bukan seorang perempuan? 


"Tapi, bisakah kita melakukan pembicaraan berdua saja? Ada yang saya ingin katakan pada tuan muda Chen." 

__ADS_1


Bukit mata air dingin, sekte Guan Qin.


Wajah Xie Ling masih terlihat pucat bahkan lebih pucat dibandingkan sebelumnya. Ia seperti ketakutan akan suatu hal dan takut akan kehilangan seseorang nantinya. Perlahan wajahnya mulai serius mengatakannya; "Saya pernah mengatakannya sebelumnya, jika beberapa hari lalu sekte kami diserang oleh iblis dan shifu kami terluka cukup parah." 


"Bagaimana dari iblis-iblis itu? Apa mereka adalah kelompok bangsawan?"


"Iya, mereka adalah iblis dari kelompok bangsawan dan salah satu dari mereka adalah kekuatan iblis terkuat, penatua berlengan tunggal Tang Yin." 


Mendengar apa yang dikatakan oleh Xie Ling sangat terkejut dengan hal itu. Sangat berbahaya sekali apalagi penatua itu memiliki ratusan pedang yang mengelilinginya. Seluruh orang yang berada di sekte ini pastinya akan mati terbunuh olehnya! 


Xiao Xing Chen bertanya dengan wajah yang tiba-tiba berwarna pucat "Lalu, apa yang terjadi?" 


"Tang Yin memasangkan topeng Xiaji pada shifu dan membuatnya terpengaruh olehnya." 


Xiao Xing Chen kesal dan marah mendengarnya. Ia segera mengepalkan tangannya dan segera berlari meninggalkan pegunungan Cang Qiong ini dan pergi menuju kuil ghaib tempat array pembatas antara 2 alam berbeda. "Biarkan Zhi Lian untuk tinggal di sini sementara waktu sampai saya kembali dari kuil ghaib! Saya pasti akan melakukan sesuatu pada iblis-iblis itu karena telah melakukan hal buruk pada shifu kalian!" 


Saya sama sekali tidak bisa membiarkan hal ini terjadi pada shifu! Ia seharusnya tidak terlibat dalam hal ini. Cukuplah saya saja yang jatuh dalam kultivasi iblis, tapi saya tidak akan membiarkan mereka mengambil shifu dariku! 


Serpihan-serpihan kuil yang hancur masih berbekas di bukit Yaguan. Xiao Xing Chen tidak ingat jika yang menghancurkan kuil ini adalah ia sendiri bersama dengan Guan Wei saat ia memperbaiki segel penghalang yang rusak. 


Para pejabat surgawi bertindak! 

__ADS_1


Mereka melakukan pembicaraan dengan Xiao Xing Chen melalui array komunikasi dengannya. Para pejabat surgawi sama sekali tidak menginginkan Xiao Xing Chen untuk masuk ke dalam alam iblis itu sendirian. Bisa-bisa, tubuhnya akan hancur karena tidak kuat menahan kekuatan iblis yang ada di dalamnya! Xiao Xing Chen sama sekali tidak mendengar apa yang dikatakan oleh para pejabat surgawi itu seolah-olah ia sudah tuli terhadap pembicaraan ini.


Bagaimana bisa kita membiarkan kaisar cahaya memasuki alam iblis!? Dibutakan oleh amarah pada iblis-iblis itu karena telah mempengaruhi shifu-nya, sangat keterlaluan! Kaisar cahaya sangat menyayangi shifu-nya bahkan tidak membiarkan satu iblis bergerak untuk menyentuhnya. Tapi, kali ini anda seperti menunjukkan penyesalan padanya, kenapa anda tidak berdiri di samping shifu anda saat iblis menyerangnya?


__ADS_2