
Ini memanglah bukan kebohongan ataupun sebuah sandiwara belaka. Li Fang Jun benar-benar tewas!
Xiao Xing Chen begitu terpukul melihatnya. Langkah kaki penuh keanggunan melangkah mendekatinya, pakaian putih bersih seperti orang Soleh siapa lagi jika bukan Guan Wei yang juga saat ini sedang mencari Li Fang Jun dan ketika sudah menemukannya, ia malah sudah tidak bernyawa di sana.
"Xiao Ying!"
Guan Wei tidak berekspresi melihat Xiao Xing Chen yang masih memeluk Li Fang Jun dan menangis disana. Tangannya perlahan gemetar karena melihat Li Fang Jun yang saat ini sudah menjadi jasad yang harus dikremasi. Ia segera berjalan menghampiri Xiao Xing Chen dan mengambil jasad Li Fang Jun saat itu juga. Xiao Xing Chen yang melihatnya begitu terkejut, mengapa seorang Master Shizun bertindak tidak sopan seperti itu?
"Xiao Ying, kembalilah! Grandmaster Li Fang Jun sangat menginginkan kau untuk pulang." Guan Wei berkata dengan memberikan tangannya, berniat untuk menggandengnya pulang.
Xiao Xing Chen menunduk dan menggenggam tanah dengan kuat. "Aku, tidak bisa kembali. Tidak bisa! Saat ini, semua orang sedang bermusuhan denganku. Percuma saja jika aku kembali, mereka akan membunuhku."
"Jika semua orang akan membunuhmu, aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi!" Guan Wei berkata dengan tegas pada Xiao Xing Chen dan seperti sedang membuatnya kembali percaya diri untuk pulang ke Lianhua.
Xiao Xing Chen mengangguk pelan, dan melihat ke atas. Tangannya bergerak, meraih tangan Guan Wei. Disaat hal bersamaan, sebuah rantai besar mengikat tubuh Xiao Xing Chen. Serangan itu berasal dari Ning QiuYa yang sama sekali tidak membiarkan Xiao Xing Chen meraih tangan Guan Wei. "Kau pikir, bisa pergi begitu saja dengan kultivasi iblis yang masih melekat di tubuhmu?" Ning QiuYa berkata dengan terus menarik dan menyeret Xiao Xing Chen dengan rantainya itu.
__ADS_1
Xiao Xing Chen menatap Guan Wei dengan ekspresi serius dan meneriakinya; "Pergilah dengan guru Fang Jun! Jangan pedulikan aku!"
Tentunya Guan Wei tidak bisa membiarkan hal itu terjadi! Guan Wei segera menghampiri, berlari ke arah Xiao Xing Chen. Namun apa yang terjadi tidak seperti yang dibayangkan! Xiao Xing Chen malah memasang sebuah mantra penghalang untuk agar Guan Wei tidak menghampirinya.
Xiao Xing Chen sedikit tersenyum dan ia seperti mengatakan sesuatu padanya untuk agar Guan Wei menyampaikan permintaan maafnya pada Li Fang Jun karena tidak dapat melindunginya dan tidak datang tepat waktu. (Ingat, Guan Wei memiliki kemampuan untuk berbicara dengan ruh iblis dan manusia)
Xiao Xing Chen akhirnya menghilang bersama Ning QiuYa dan juga bayangan hitam itu. Pintu gerbang seperti dipaksa menutup dan suasana saat ini kembali sunyi tanpa suara, hanya meninggalkan Guan Wei dan juga Li Fang Jun yang sudah tidak bernyawa lagi.
Guan Wei akhirnya kembali membawa Li Fang Jun bersama dengan beberapa muridnya itu kembali ke Hua Wu. Jasadnya disambut duka cita oleh orang-orang di Hua Wu begitu pula dengan penduduk pegunungan Min Wang yang datang ke Hua Wu bersama dengan Li Fang Jun dan sekarang, mereka harus pulang dengan nyawanya yang sudah tidak ada lagi.
Semua wajah menangis melihatnya terkecuali orang-orang sekte Xin Jin Li yang tampaknya senang dengan kematiannya.
Setelah melakukan pembicaraan itu, Guan Wei segera berjalan meninggalkan pegunungan Min Wang. Seorang pemimpin desa, menghentikan Guan Wei untuk melangkah. Ia seperti membawa Guan Wei menuju sebuah tempat terpencil dan sangat rahasia untuk seseorang ketahui.
Pemimpin desa memberikannya sebuah kitab kultivasi tingkat tertinggi Qui Meng yang sudah diperbaiki oleh Li Fang Jun selama 30 tahun ini. Awalnya, Li Fang Jun ingin mempercayakan kitab Qui Meng ini pada Xiao Xing Chen, namun karena kondisinya yang seperti ini. Kitab itu akhirnya diberikan oleh Guan Wei yang termasuk seorang Master Shizun yang cukup Soleh, untuk menjaga kitab Qui Meng dari iblis-iblis itu.
__ADS_1
Penyesalan yang selalu Li Fang Jun rasakan saat ini, mengapa dirinya tidak pernah memperingatkan Xiao Xing Chen, muridnya itu tentang bahaya berkultivasi iblis!? Pemimpin desa terus menceritakan tentang penyesalan Li Fang Jun selama ini hingga membuat Guan Wei juga ikut bersalah.
Guan Wei berjalan meninggalkan pegunungan Min Wang dan menemukan seorang anak kecil berasal dari sekte Xin Jin Li. Anak itu adalah Yuan Qiu yang sekarang sedang menangis dibawah pohon mengingat kematian Li Fang Jun. Guan Wei menghampiri Yuan Qiu dan memberinya sehelai kain untuk agar dia mengusap pipinya yang basah itu.
"Kau, adalah junior dari sekte Xin Jin Li?"
"Ya, Master Shizun. Aku Li Yuan Qiu, junior sekte Xin Jin Li dan juga grandmaster Li Fang Jun." Yuan Qiu berkata dengan mengusap pipinya dengan sehelai kain yang diberikan Guan Wei tadi.
"Bagaimana? Mana orang-orang sekte-mu yang lainnya?" Guan Wei berjalan duduk di samping Yuan Qiu dan hampir saja membuatnya gugup karena saat ini di sebelahnya adalah seorang Master Shizun!
"Mereka, tidak datang. Tidak sedikit dari mereka yang bersyukur dengan kematian grandmaster saat ini." Yuan Qiu berkata dengan kepala yang sedikit menunduk.
"Begitu ya? Kau mungkin harus bertahan lebih lama lagi. Tadi, aku sempat untuk melakukan komunikasi dengan grandmaster Li Fang Jun. Dia bilang, kau boleh meninggalkan sekte-mu sendiri jika tidak tahan tapi, lakukan itu saat usiamu 17 tahun."
Mendengarnya membuat Yuan Qiu terkejut dan berkata; "Master Shizun bisa melakukan komunikasi dengan arwah manusia!? Jika bisa, apakah saat ini grandmaster ada di sekitar sini!?"
__ADS_1
Guan Wei hanya bisa tersenyum kecil melihat Yuan Qiu yang begitu polosnya mendengar hal itu. Dengan perginya Li Fang Jun, apakah itu akan menjadi teladan untuk Yuan Qiu agar dirinya meninggalkan sekte dengan cepat?
Sementara itu, Xiao Xing Chen seperti di giring menuju ruangan yang lembab dan berbau anyir darah. Lilitan rantai sudah dilepaskannya dan di depannya terlihat Xin Dao yang sedang terluka parah akibat pertarungannya dengan Li Fang Jun. Wajahnya tampak kesal dan penuh amarah. Ia sepertinya tidak puas dengan tubuh yang ditempatinya saat ini karena sangat lemah. Apa mungkin dengan dihadapkannya Xiao Xing Chen di depannya, mungkin saja Xin Dao malah berniat untuk mencuri tubuh Xiao Xing Chen saat ini?!