Kaisar Cahaya Kultivasi Iblis

Kaisar Cahaya Kultivasi Iblis
Chapter. 107 [S 4]


__ADS_3

Perbatasan kota Xiong Yang dan daerah Peng Yan.


Yiu Yu, menuangkan teh hangat pada para pendatang baru. Pendataan tersebut terlihat telah melewati perjalanan cukup panjang melewati berbagai haluan jalan yang sangat mengerikan bahkan mengancam nyawa mereka sendiri. Tangguh sekali dengan mereka melewati jalan yang dikutuk tanpa membekaskan luka pada kaki mereka dan masih terlihat tenang seperti mendapatkan berkah dari alam surga. 


Yiu Yu berkata dengan sopan duduk dengan menekuk lutut dan tangan yang diletakkan di atasnya, "Bagaimana perjalanan tuan ini, apakah sangat panjang untuk dilalui?" 


Pendatang baru menjawab dengan sopan tanpa merendahkan martabatnya, "Ya, kami melalui banyak haluan rintangan diluar sana. Dan baru saja kami melewati jalan setapak di bukit Yaguan." 


Yiu Yu sangat tertegun mendengar pendatang baru ini telah melewati bukit Yaguan. Tapi, bukankah itu adalah sebuah tempat yang "sudah dikutuk"? Dan tempat adanya sebuah array pembatas yang digunakan oleh para iblis-iblis itu untuk memasuki alamnya? 


Pendatang baru berdeham kemudian menjawab, "Seorang pejabat surgawi yang baru saja di angkat beberapa tahun lalu, mampu untuk menetralisir bukit Yaguan yang terkenal dengan kutukannya."


Perkataan itu berada di waktu yang tepat bersamaan dengan Xiao Xing Chen dengan Xue Jing yang memasuki rumah minum tersebut. Mendengar jika seseorang telah membicarakannya, Xiao Xing Chen segera memasang cadar hitam yang menutupi bagian mulut dan hidungnya, meminimalisir keberadaan dirinya yang sedang berada di rumah minum tersebut. Mau bagaimana lagi tidak ada rumah minum di sekitar perbatasan ini! 


Entah bagaimana ia merusaknya, Xue Jing malah bertanya, "Tuan, kenapa tiba-tiba anda memakai cadar? Apa ada sesuatu yang membuat anda tidak percaya diri?" 


Xiao Xing Chen panik dan tiba-tiba menutup mulutnya menggunakan tangannya sendiri dan dengan ekspresi yang sangat gugup, "Bisakah anda menutup mulut anda sejenak!? Setelah anda membuat saya melemparkan diri dari alam surga, apa anda akan membuat saya terlempar dari alam manusia!?" 


Xue Jing bergumam, "Maaf tuan." 


Sepertinya, apakah saya harus tetap mengikuti plot ini yang ternyata adalah hinaan yang berat yang diajukan oleh saya? 


Pendatang baru itu menaruh gelas keramik yang dipegangnya dengan lembut, "Pejabat surgawi yang baru itu, kaisar cahaya dulunya pernah membelot ke arah berbelok, jalan yang berlumuran darah dan malah menjerumuskannya ke alam iblis. Namun, karena seorang shifu ternama, Guan Wei telah berhasil membawanya kembali ke jalan yang seharusnya dan beruntungnya ia tidak dibunuh oleh para kultivator muda tapi diangkat oleh dewa kultivasi sebagai kaisar cahaya dalam alam iblis." 


Yiu Yu memiliki ekspresi terkejut di wajahnya. Apakah itu benar? Saya mengira orang itu hanya dipaksa, diseret masuk ke alam iblis karena garis keturunannya. "Apakah hal yang baik pernah dilakukannya sekarang ini hingga membuatnya menjadi seorang pejabat surgawi, kaisar cahaya?" 


Pendatang baru kembali menjawab dengan sopan, "Kaisar cahaya, telah menguasai seluruh kitab iblis dan telah mengubah pasukan yang tidak tenang jiwanya kembali ke alamnya masing-masing. Tindakan terpuji selalu dibuatnya namun, ada sajakah hal yang membuatnya bahkan menjadi buangan alam surga dan disebut sebagai seorang penjahat sampah."


Xiao Xing Chen merasa tertegun dengan pendatang baru itu yang seperti sangat mengenalinya. 


Siapa yang mengira jika seseorang dengan mudahnya menceritakan tentang riwayat hidupnya dengan lancar ketika menceritakannya? Apa mungkin itu benar, "Jika seseorang dengan mudahnya menceritakannya dan bukankah itu berarti saya merasa terlecehkan karena garis keturunan saya adalah bangsawan iblis?" 


Xiao Xing Chen menaruh gelas keramik dengan cukup keras hingga membuat seluruh pandangan tertuju padanya. Memangnya siapa laki-laki ini yang bisa "membuat kerusuhan" di tengah-tengah orang-orang yang sedang bersenang-senang? 


Bersamaan dengan hal itu, seketika lilin yang menyala itu meredup hingga membuat seluruh ruangan gelap gulita dan hanya menyisakan lilin yang menyala di atas meja duduk yang sekarang ini Xiao Xing Chen tempati. 

__ADS_1


Semua orang tiba-tiba menjadi tegang dan bersamaan menghunuskan pedang mereka, menjadi waspada! 


Berhenti! Iblis-iblis itu sedang menuju kemari! 


Iblis kecil dengan wajah mengerikan mereka, memblokir pintu keluar dan menyebabkan beberapa orang pingsan begitu berpapasan dengan wajahnya. Beberapa serangan juga diluncurkan oleh iblis-iblis itu, menggunakan beberapa pisau dan jarum beracun yang dilemparkan menyebar menyayat tubuh orang-orang di sekitarnya termasuk pendatang baru namun, tidak ada satupun yang menyerang dan mengenai Xiao Xing Chen juga dengan Xue Jing meskipun ia sudah berdiri di depannya. 


Tidak! Xiao Xing Chen menggenggam tangan Xue Jing yang ingin melancarkan serangannya pada iblis-iblis yang tidak terlihat di dalam kegelapan ini dan akhirnya berjalan berdiri di depannya, "Anda tidak perlu melancarkan serangan untuk melindungi saya. Bagi saya, serangan anda akan cukup membahayakan untuk orang-orang di sekitar sini." 


Beberapa serangan fisik mulai dikeluarkan oleh Xiao Xing Chen! Tangannya menggenggam kepala iblis kecil, membuatnya membungkuk dan kemudian menendang kepalanya dengan sangat keras hingga meninggalkan bercak darah di pakaiannya. Iblis kecil itu berjalan mundur dan kembali menghilang masuk dalam sudut yang gelap gulita. Pupil mata Xiao Xing Chen berubah menjadi merah yang mampu melihat kemana iblis-iblis kecil itu berlari melancarkan serangan. 


Bayangan hitam membentuk sebuah pedang sempit yang bercabang pada ujungnya. Pedang itu diayunkan sesuai dengan kemana arah iblis-iblis kecil berjalan. Satu ayunan pedang, menghasilkan beberapa serangan yang langsung membakar seluruh iblis-iblis kecil dan sesaat setelah itu, lampu lilin kembali menyala seluruhnya. 


Yiu Yu juga dengan para pendatang baru merasa terkejut melihat Xiao Xing Chen yang mengeluarkan bayangan hitam, pesonanya yang tinggi membuat mereka merinding dan seperti tidak percaya dengan apa yang dilihatnya sekarang ini. 


Meskipun itu Xiao Xing Chen yang memakai cadar hitam hingga yang terlihat hanyalah kedua matanya namun, tidak ada yang bisa membohongi pandangan mata Xiao Xing Chen yang terlihat tajam seperti kacang almond dan memiliki pupil merah. 


"Bukankah ini adalah pesona seorang kaisar cahaya?" 


Semua pandangan tertuju pada laki-laki bercadar hitam juga dengan seorang wanita berpakaian pengantin, terbuka yang selalu berdiri di sampingnya. Perlahan pesona yang Xiao Xing Chen keluarkan menghilang dari pandangan dan perasaan mereka. 


Xue Jing menjawab, "Iya tuan. Sepertinya cadar yang anda pakai tidak bisa menyembunyikan keberadaan pesona anda yang mampu dirasakan bahkan orang biasa." 


Xiao Xing Chen membentuk senyum simpul kemudian berbalik menghadap para pendatang baru dengan lainnya yang menatapnya dengan penuh kecurigaan yang sangat dalam. Yiu Yu bertanya dengan sopan, "Tuan, apakah tuan ini adalah seorang pejabat surgawi? Kenapa anda mampu mengeluarkan pesona yang sama dengan kaisar cahaya?" 


Xiao Xing Chen berdeham, menjawab dengan gugup, "Saya,..." 


Xue Jing memotong pembicaraan dan tiba-tiba menjawab pertanyaan yang tidak ingin Xiao Xing Chen jawab sekarang ini, "Tuanku adalah ia adalah seorang pejabat surgawi, Kaisar cahaya yang terkenal dengan kebaikan dan kesanggupannya melawan Xin Dao." 


F*ck me! Kenapa Xue Jing malah memberitahukan kepada mereka tentang keberadaannya sekarang ini? Pastinya orang-orang ini, akan mengejar tanpa ampun! 


Menyebalkan! Penuh keserakahan!


Xiao Xing Chen segera menarik tangan Xue Jing pergi dari rumah minum tersebut dengan dikejar oleh beberapa pendatang baru yang masih memiliki dendam tersendiri pada Xiao Xing Chen yang dulu seorang kultivator Iblis. Pendatang baru melemparkan beberapa anak panah ke arah Xiao Xing Chen juga dengan Xue Jing secara brutal hingga nyaris saja mengenainya. 


Anjing peliharaannya, pastinya tidak akan membiarkan tuannya terluka sedikitpun! Xue Jing segera melakukan hal yang sangat tidak pantas dilakukannya pada Xiao Xing Chen dengan membawanya di atas kedua tangannya dengan tenangnya terbang melayang melewati atap-atap rumah yang ada di sekitarnya, bergerak dengan cepat hingga membuat mereka kehilangan jejaknya. 

__ADS_1


Apakah sekarang ini, anda tidak bisa berpikir jernih?


Xue Jing terus membawa Xiao Xing Chen di atas kedua tangannya, tanpa bisa diam, Xiao Xing Chen terus saja menggerakkan seluruh anggota tubuhnya memerintahkan Xue Jing untuk menurunkannya sekarang juga. Ini sangat tidak pantas didapatkan oleh laki-laki tangguh seperti saya! Digendong oleh seorang wanita apalagi berpakaian terbuka seperti ini, pastinya membuat wajah Xiao Xing Chen berubah merah seketika tidak menghilang. "Saya rasa, akhirnya saya mengerti bagaimana perasaan shifu ketika berada di dekat seorang wanita." 


Pada pinggiran daerah Peng Yan, Xue Jing akhirnya menurunkan Xiao Xing Chen membiarkan berdiri di atas tanah yang lunak. Udaranya lembab dan jelas lebih terlihat gelap dibandingkan dengan pinggiran kota. Hanya terdapat obor yang menyala, terpasang di setiap rumah. Tidak jelas apa yang dilakukan oleh penduduk wilayah Peng Yan ini, dengan memasang dupa dan obor di depan rumah mereka, apa yang sebenarnya mereka rencanakan?


Xue Jing menarik tangan Xiao Xing Chen dan membuatnya berlindung di belakangnya. Pandangan mata Xue Jing berubah drastis ketika melihat apa yang ada di depannya sekarang ini. Xue Jing mengeluarkan pedangnya dan dihunuskan di depan, "Tuan, bisakah anda diam sebentar dibelakang saya?" 


Beberapa iblis, pembawa wabah penyakit kulit mematikan yang menyebabkan pengidapnya mengalami rasa sakit seperti terbakar dan tertusuk ratusan pedang ketika terinfeksi olehnya. 


Dari mana mereka berasal dan mengapa bisa sampai di sini? 


Xue Jing menjelaskan, "Tuanku, di sini adalah tempat terkutuk selain bukit Yaguan. Tempat ini adalah sebagai tempat yang berperan sebagai saksi dari peperangan alam iblis yang sangat besar dan bahkan pedang pusaka mereka, masih terkubur di sini, begitupula dengan jasad jasadnya." 


"Kapan itu terjadi?" 


Belum menjawabnya, iblis wabah tiba-tiba bergerak berlarian dengan kaki-kakinya yang sangat lincah dan gesit, menerkam menggunakan kuku mereka yang tajam dan di setiap tubuhnya jika seseorang menyentuh atau berhasil disentuh oleh iblis wabah, kulitnya akan segera terinfeksi dan semua akan dimulai dengan keluarnya darah dari dalam tenggorokannya. 


Terlalu banyak! Terdapat puluhan hampir seratus iblis wabah disini! 


Xue Jing yang melindungi Xiao Xing Chen dibelakangnya, tidak bisa bergerak kemanapun karena langkah kaki iblis wabah yang sangat cepat dan bisa muncul dimana saja. Ayunan pedang Xue Jing berhasil membunuh beberapa iblis wabah di depannya namun sepertinya lengah di belakangnya. 


Xiao Xing Chen dengan waspada langsung mengeluarkan pesonanya, mendorong iblis wabah yang berlari mendekatinya juga dengan Xue Jing. Tidak tampak sedikitpun lagi bayangan bayangan dari iblis wabah tersebut. Mungkin mereka tidak berjalan di atas tanah melainkan di bawahnya. 


Iblis wabah yang mengetahui bahwa Xiao Xing Chen adalah penghianat alam iblis, segera menyerangnya dari tanah yang diinjaknya sekarang ini, tangan iblis wabah muncul dan langsung mencengkeram kakinya dengan sangat kuat. Xue Jing yang juga mengetahui serangan yang berada di bawah tanah, menancapkan pedangnya dan mengalirkan sebuah listrik, petir dan langsung membunuh iblis wabah yang berjalan di bawahnya. 


"Benarkah rasa sakitnya seperti ini?"


Xiao Xing Chen yang baru saja mendapatkan luka seperti muncul bercak merah pada kakinya yang tadinya disentuh oleh iblis wabah mulai memunculkan gejala yang serius. 


Seteguk darah sudah dikeluarkan dari tenggorokannya. Xue Jing yang melihatnya tentunya merasa khawatir pada tuannya yang sekarang ini terkena wabah penyakit kulit. Ini pasti cukup perih untuknya menahan luka seperti ini! 


Xue Jing merobek sebagian dari pakaiannya untuk mengikat kaki kanan Xiao Xing Chen yang terinfeksi karena iblis wabah agar tidak menyebar hingga kemana-mana. "Tuan, apakah ini cukup sakit?" 


Xiao Xing Chen tersenyum tenang, menjawab, "Tidak begitu. Tenang saja, saya seperti kalian, luka seperti ini saya bisa mengatasinya dengan baik." 

__ADS_1


Penduduk wilayah Peng Yan keluar dari tempat perlindungan mereka dan masing-masing membawa tombak dan golok yang langsung dihunuskan ke arah Xiao Xing Chen, seseorang berteriak, "Berhenti! Orang itu sudah terinfeksi! Cepat bunuh dia!" 


__ADS_2