
Makam senjata pusaka iblis petarung tersebut, terdapat pada sebuah peti batu yang ada di tengah-tengah kota Fuye, tepatnya pada sebuah rumah pemakaman sederhana dan lebih seperti dengan rumah lainnya.
Dua buah pedang pusaka yang sangat dikelilingi banyak pesona luar biasa nyaris melampaui pesona milik Xiao Xing Chen yang pernah dikeluarkan sepenuhnya olehnya. Bahkan ketika menyentuhnya itu akan terasa benar-benar membakar kulit sepenuhnya hingga tak bersisa. Butuh pesona yang lebih kuat untuk menyentuh pedang pusaka ini jika saja memaksa untuk memegangnya, mungkin saja orang itu akan dengan mudahnya dikuasai oleh pesona kuat dari pedang pusaka tersebut.
Guan Wei tidak menyentuhnya karena merasakan panas yang seketika menyambar kulitnya, seperti terbakar dan kemudian kembali menutupnya dengan rapat. Meskipun itu sudah terkunci dengan sangat kuat, akan tetapi masih ada banyak pesona iblis kuat yang masih keluar dari dalam pedang pusaka tersebut. Sebuah jimat kertas, penghalang yang akan meredam pesona tersebut lebih dalam hingga tidak terasa jika ada di luarnya, terpasang di atas penutup peti batu tersebut.
Guan Wei bergumam, "Sudah terkunci dengan rapat, pastinya memungkinkan untuk pesona itu tidak akan keluar lebih banyak lagi."
Suara hantaman seperti sebuah benda terjatuh sangat kuat, hingga membuat tanah ini semakin bergetar, membuat Guan Wei menaruh keyakinan jika telah terjadi pertarungan hebat di luar kota Fuye. Memangnya, adakah seseorang yang tinggal di kota tak bertuan seperti ini selain ada seseorang yang telah mengikutinya sejak tadi?
Guan Wei segera berlari sesuai kemana arah getaran itu berasal dan malah membawanya pada Xiao Xing Chen yang sedang melakukan sebuah pertarungan disana melawan seorang wanita, bangsawan iblis, boneka manusia.
Bertarung tidak menggunakan pedang dan hanya menggunakan benang senar untuk melukai lawannya, rasanya ia sangat terlalu meremehkan lawannya. Ling Ruyue memang cukup lincah menghindari beberapa serangan yang sudah diluncurkan oleh lawannya. Mengapa tidak seperti itu, Xiao Xing Chen seperti sudah terpuruk hanya karena serangan benang senar yang mengikat tubuhnya juga dengan kedua tangannya, membuatnya ia tidak bisa terbebas dari gerakannya.
Dengan cepat tanpa memperhatikan lawan, Guan Wei segera melompat terbang ke arah Xiao Xing Chen yang sudah hampir menjadi boneka untuknya, segera memotong benang senar yang mulai mengikat kedua tangannya. Sangat sulit untuk terpotong, butuh berapa banyak pesona yang harus dikeluarkannya hanya untuk memotong benang senar yang mengikatnya?
Pedang ini sudah cukup tajam untuk memotong benang senar seperti ini! Ling Ruyue tidak mengabaikan musuh, lawannya yang baru saja datang ini, dan kemudian berhasil mengendalikan Xiao Xing Chen dengan sepenuhnya, untuk melawan musuh barunya yang baru saja datang ini.
Ling Ruyue mencibir, "Cukup hebat untuk seorang shifu tapi, apakah anda bisa memotong benang senar spiritual ini dengan mudahnya dan bahkan seorang pejabat surgawi tertinggi sekalipun, tidak bisa memotongnya dengan baik."
Terlihat sekarang ini, Xiao Xing Chen yang seperti dikendalikan layaknya boneka manusia, dengan tangan dan kaki serta seluruh tubuhnya yang terlilit benang senar dikendalikan oleh Ling Ruyue dengan sangat baik namun, Ling Ruyue tidak akan bisa mengendalikan pesona milik Xiao Xing Chen dan tidak bisa memaksanya untuk dikeluarkan.
Saya sama sekali tidak ingin melawan shifu! Pergilah segera jika anda tidak ingin membuat diri anda juga saya yang terluka karena pertarungan kecil ini!
Xiao Xing Chen sudah sepenuhnya mengunci pesonanya dengan baik hingga tidak terasa sedikitpun. Perasaannya berubah! Rasanya Guan Wei akan bertarung melawan kultivator yang lebih kuat darinya melainkan seperti melawan seorang manusia biasa yang lemah tidak berkemampuan ini.
Ling Ruyue mendengus, berkata pada dirinya sendiri, kenapa bonekaku sama sekali tidak mengeluarkan pesonanya ataupun sebilah pedang? Seharusnya sebuah pertarungan mematikan akan terjadi disini lalu, kenapa saya mendapatkan pemandangan yang tidak seindah yang dibayangkan?
__ADS_1
Pertarungan ini belum juga dimulai. Mereka masih berada di dalam pikirannya masing-masing. Menyiapkan sebuah rencana yang akan melumpuhkan lawannya.
Guan Wei melakukan serangan pertamanya!
Beberapa ayunan pedang terlihat mengarah langsung pada Ling Ruyue pada saat pandangannya teralihkan pada Xiao Xing Chen, ia segera mengendalikannya, membuat Xiao Xing Chen melompat melindunginya meskipun tanpa pedang, ia malah menggunakan tubuhnya untuk melindungi dirinya dari serangan pedang Guan Wei.
Saya sangat mengetahui jika ini adalah hal yang sangat bodoh didengarnya tapi, bagaimana dengan mengeluarkan seluruh pesona (sihir) untuk memotong benang senar seperti ini?
Tangan Xiao Xing Chen memegang pedang Guan Wei yang diayunkan ke arahnya tanpa menggunakan alas apapun, tangannya tidak henti mengeluarkan darah juga daging merah yang perlahan keluar. Beriringan dengan hal ini, pesona (sihir) Xiao Xing Chen dikeluarkan secara berlebih hingga akhirnya menutupi pandangan Ling Ruyue yang sedang memfokuskan dirinya pada Xiao Xing Chen yang sedang dikendalikan olehnya.
Bayangan hitam itu menutupi wajahnya serta pandangannya dengan yang lainnya, membuatnya akhirnya ia menutup matanya. Sekilas dari dalam bayangan asap hitam itu, cahaya yang dikeluarkan akibat ayunan pedang seseorang terlihat jelas dan hanya itu yang terlihat sekarang ini.
Shifu itu sedang mencoba untuk mengambil boneka manusia milik saya!
Ling Ruyue segera menarik benang senarnya kembali, menarik Xiao Xing Chen yang berhadapan dengan Guan Wei. Benang senar itu belum sempat terputus dan masih mengikat tubuhnya.
Guan Wei tampak sudah melompat sejak tadi, langsung melesat di hadapan Ling Ruyue mengayunkan pedangnya kembali dan berhasil melukai bahunya dengan keras. Darah yang keluar dari bahunya tidak henti keluar dan terus mengalir jatuh ke tanah. Serangannya cukup mudah dihindari tapi, kenapa saya tidak bisa menghindarinya dengan baik?
Xiao Xing Chen yang masih merasakan benang senar yang mengikat seluruh tubuhnya, merasa risih karena terus saja ia mengendalikan tubuhnya dan membuatnya semakin menjauh dari shifu-nya. "Ling Ruyue, tidakkah anda merasa bosan dengan boneka manusia anda yang sekarang ini?"
Xiao Xing Chen menoleh ke arahnya dan sedikit membuka pesonanya untuk menyerangnya kali ini. Mungkin saya mengabaikan apa yang menjadi kelemahan Ling Ruyue sekarang ini. Anda tidak bisa mengendalikan pesona yang dikeluarkan oleh boneka manusia anda sendiri?
Pesona hitam Xiao Xing Chen membentuk sebuah pedang yang langsung memotong benang senar yang mengikat tangan dan tubuhnya. Tidak! Ini tidak mungkin! Seharusnya benang senar yang sudah dialiri kekuatan spiritual, tidak bisa terpotong meskipun orang itu memiliki pesona yang lebih besar! Sebenarnya pesona apa yang ia keluarkan sekarang ini?
Dengan cepat setelah seluruh benang senar itu terlepas dari tubuhnya, Xiao Xing Chen segera melompat ke arah Ling Ruyue melepaskan tendangannya yang hingga melemparkan tubuhnya cukup jauh dari tempat berdirinya.
Ling Ruyue tersungkur di atas tanah yang kasar kemudian kembali mengangkat kepalanya melihat ke arah Xiao Xing Chen dengan ekspresi yang marah dan wajah yang memerah. Berulang kali ia menggertakan giginya dan menurunkan alisnya, perlahan pesonanya terbuka sepenuhnya. Benang-benang senar tersebar dimana-mana, menancap di beberapa benda yang langsung dilemparkan ke arah Xiao Xing Chen dan langsung ditepis oleh Guan Wei dengan baik tanpa memberikannya sebuah goresan luka.
__ADS_1
Pesonanya berwarna merah menyala yang menancap pada dasar tanah dan langsung membangkitkan kembali orang-orang yang telah mati di kota Fuye, lengkap dengan baju zirah mereka juga dengan pedang pedangnya, seperti mayat-mayat hidup namun mereka tetap dalam keadaan sudah meninggal.
Butuh berapa banyak benda yang akan ditancapkan pada tubuh mereka?
Para boneka manusia itu akhirnya melangkahkan kakinya dengan cepat secara brutal mengayunkan pedang mereka ke arah yang sama didepan mereka yang menjadi target brutalnya.
Racun iblis wabah kembali menyala setelah Xiao Xing Chen mengaktifkan kembali pesonanya sesaat dan membuat seketika kepalanya menjadi sangat berat dan sakit bahkan membuatnya tidak bisa bergerak. Guan Wei yang melihat Xiao Xing Chen hanya terdiam di tengah-tengah kerumunan membentuk lingkaran boneka manusia yang mengelilinginya, mencoba memanggil namanya berulang kali. Bahkan ketika para boneka manusia tersebut sudah menghunuskan pedangnya, Xiao Xing Chen masih terpaku pada kepalanya yang terasa ingin meledak juga seperti ada sebuah pedang panas yang menancap di tubuhnya berulang kali.
Anda adalah penghianat alam iblis! Anda telah melukai tuan kami dengan sangat parah! Dan lihat saja sekarang ini, saya akan membunuh anda untuknya!
Melihat para boneka manusia itu segera berlari mengayunkan pedangnya diatas kepala Xiao Xing Chen, Guan Wei mengabaikan lawannya yang sekarang ini dan berlari ke arah Xiao Xing Chen menariknya menuju sebuah rumah kecil dan bersembunyi di baliknya tanpa diketahui oleh siapapun.
Guan Wei kembali membuka bagian bawah sedikit dari pakaiannya, dan melihat racun yang diberikan oleh iblis wabah semakin menyebar di dalam tubuh Xiao Xing Chen sekarang ini. Bercak merah itu berubah menjadi seperti lingkaran hitam tidak beraturan yang rata menutupi kulitnya. Inilah yang saya sangat takutkan! Jika tabib dewa tidak menetralisir yang seperti ini dalam beberapa hari saja, pastinya ini sudah berada di level yang paling parah. "Seharusnya kau tidak perlu mengikuti saya sampai sejauh ini. Dan akhirnya malah akan menyusahkan saya sendiri."
Xiao Xing Chen menjawab, "Maaf shifu, padahal saya hanya ingin membantu anda saja karena merasakan pesona (sihir) yang sangat kuat di daerah Peng Yan ini. Saya takut jika ini akan membahayakan shifu sendiri."
Guan Wei mendengus, "Jika tidak bisa dinetralkan, mungkin saya bisa meminimalisir rasa sakitnya."
Guan Wei menjentikkan jarinya dan kemudian memunculkan sebuah cahaya biru menyala yang kemudian diletakkan tepat di atas bercak hitam yang mulai menyebar di kaki Xiao Xing Chen.
Padahal, saya berniat untuk membantu anda namun, kenapa saya malah membuat anda merepotkan diri anda sendiri?
Bercak hitam ini perlahan menghilang dan memudar. Racunnya memang berhasil diminimalisir rasa sakitnya tapi, entah sampai kapan akan bertahan, mungkin anda harus berhati-hati jika mengeluarkan pesona anda lebih banyak lagi.
Guan Wei membungkus kaki Xiao Xing Chen menggunakan bahan kain seadanya yang ia potong sendiri dari jubah putih panjangnya. "Hanya bertahan selama beberapa hari dan jika ini semakin parah,...." Setelah jeda sejenak, Guan Wei melanjutkan, "Datanglah padaku."
Xiao Xing Chen mencoba membuat dirinya kembali tenang.
__ADS_1
Segerombolan manusia boneka itu kembali mendobrak pintunya dengan pedang mereka, berhasil menemukan persembunyian Guan Wei juga dengan Xiao Xing Chen di dalamnya. "Serahkan penghianat alam iblis itu pada saya dan akan saya nyatakan ini berakhir tanpa korban jiwa!"