Kaisar Cahaya Kultivasi Iblis

Kaisar Cahaya Kultivasi Iblis
Chapter. 127 [Extra]


__ADS_3

Sekumpulan iblis kecil, duduk berlutut di hadapan Guan Wei. Mereka menunduk seperti sedang meratapi nasibnya, dengan bertemu seorang penatua yang ternyata adalah seorang Master Cultural yang bisa saja itu akan menjadi hari terakhir bagi mereka. 


Mereka tampak gemetar ketakutan apalagi yang berada di paling depan, itu benar-benar tidak menunjukkan senyum di wajahnya. Memangnya, aku ini apa? Terlihat seperti monster bagi mereka? Bukan! Mereka sendiri juga adalah monster alam manusia! Kenapa harus takut ketika berhadapan dengan saya? 


Guan Wei bertanya, "Apa yang sedang kalian cari di bawah tanah?" 


Salah satu iblis di depannya, menjawab dengan suara yang gemetar, "Kami biasanya hanya mencuri makanan dari rumah-rumah penduduk. Iblis rendahan seperti kami, tidak bisa memakan makanan mewah seperti iblis bangsawan." 


Guan Wei mengelus dagunya, seperti ia sedang berbicara pada dirinya sendiri, 'Makanan mewah' juga 'Iblis bangsawan'? Guan Wei berkata, "Apakah kalian juga memakan bangkai?" 


Salah satu iblis kecil menjawab, "Kami tidak memakan bangkai!" 


Iya, iya baiklah! Lupakan apa yang saya katakan tadi.


Guan Wei ingin melupakan percakapan itu namun iblis di barisan paling belakang itu tiba-tiba merajuk berteriak, "Ayahku bilang, bangkai hanya untuk makanan para bangsawan saja!" 


Apa yang saya katakan tadi? Sudah, jangan bahas tentang ekonomi alam iblis, oke! 


Guan Wei menghampiri salah satu Iblis kecil yang berada di depannya bertanya, "Siapa namamu?" 


Iblis itu menjawab, "Saya, nama saya adalah bola menangis." 


Rasanya seperti ada yang aneh. Ayolah, jangan bergurau dengan seorang Master Cultural seperti Guan Wei ini! Mengapa orang tuanya memberikan nama yang aneh? Bola menangis? Dari mana asalnya itu? Lalu, bola apa yang dia maksud? Apakah bola pingpong atau bola basket? Lalu, apa arti menangis itu? 


Cry ball itu menjelaskan, "Saat itu ayah saya bilang jika saat lahir saya memiliki berat sepuluh bola lalu, ketika lahir, ayah saya juga bilang jika saya pernah menangis satu kali. Maka dari itu, ayah saya memberikan nama bola menangis pada saya." 


Iya, iya saya mengetahui jika seluruh orang tua akan menamai nama anaknya dengan nama yang baik. Tapi, Cry ball? Bukankah itu adalah nama yang aneh? Saya juga tahu jika setiap bayi yang baru lahir itu tentunya menangis dan tidak ada yang tertawa! Lalu, bagaimana dengan berat 10 bola itu? Maksudnya apa itu? Bola apa yang ia maksud? 

__ADS_1


Guan Wei kembali menggaruk kepalanya, merasa bingung sekaligus merasa gila telah dihadapkan dengan masalah yang seperti ini? Sudahlah, lepaskan mereka! Ini hanyalah masalah yang sangat singkat sekali untuk diselesaikan! Hanya membuang-buang waktu, itu saja! 


Suara ledakan seperti hantaman sebuah pesawat tempur, membuat tanah yang mereka injak bergetar tidak karuan. Iblis-iblis kecil itu seketika menjadi pucat begitu mereka merasakan keberadaan pesona yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka. Iblis-iblis kecil itu kemudian berlarian ke dalam hutan karena ketakutan. Namun, Guan Wei kembali menarik Cry ball dan berkata, "Apa yang terjadi di sini?" 


Cry ball menjadi pucat tidak karuan, ketakutan karena pesona yang semakin terasa, "Mereka adalah iblis bangsawan yang diperintahkan oleh tuan baru kami untuk membunuh kultivator putih seperti anda." 


Guan Wei bingung, "Tuan baru? Memangnya apa yang terjadi pada tuan kalian yang lama? Lalu, siapa tuan baru itu." 


Cry ball menjawab dengan tergesa-gesa, "Tuan baru kami adalah Xiao Xing Chen! Dan dialah yang telah membunuh tuan lama kami!"


Mendengarnya sudah cukup membuat telinga Guan Wei merasa panas! Tangannya kemudian dilepaskan dan membiarkan Cry ball untuk pergi. 


Benarkah yang dia maksud adalah Xiao Xing Chen itu? Mantan pejabat surgawi, kaisar cahaya? 


Guan Wei segera pergi menuju tempat pertarungan tersebut dan bersembunyi dibalik sebuah pohon besar, sedikit melihat siapa yang menjadi pelaku pertarungan tersebut. 


Laki-laki itu, tampak seperti berasal dari sekte Guan Qin dan sudah terluka dengan sangat parah, tidak mampu mengangkat pedangnya kembali, sedangkan di hadapannya masih berdiri beberapa iblis kecil juga iblis bangsawan yang akan membunuhnya kali ini. 


Guan Wei merasa jika ia memang tidak bisa terus bersembunyi dan melihat salah satu dari murid sekte-nya terluka sangat parah karena pertarungan yang tidak jelas ini. Memang benar, ia tidak bisa meninggalkan tugasnya sebagai seorang Master Cultural, shifu. Apakah anda akan membuat murid anda sendiri meninggal karena pertarungan ini? 


Guan Wei menjentikkan jarinya yang kemudian mengeluarkan cahaya dan ditembakkan ke arah iblis-iblis itu dan membuat cahaya putih menyilaukan, menghalangi pandangan mereka untuk melihat ke depan. Guan Wei memanfaatkan kesempatannya, berlari ke arah kultivator tersebut dan kemudian membawanya berlari bersembunyi ke tempat yang cukup jauh dari iblis-iblis itu. 


Pada sebuah lubang yang cukup luas dan pendek kedalamnya, cukup untuk menyembunyikan tubuh mereka dari penglihatan mata iblis yang cukup tajam. 


Mau sampai kapan mereka akan bersembunyi? Sampai kapanpun dan entah kapan itu, iblis-iblis itu akan segera menemukan mereka di dalam lubang tersebut. 


Ketika sudah cukup dekat, Guan Wei mengambil busur panah yang tergeletak di depannya, dan kemudian mengambil beberapa bilah pisau dari pemuda tersebut kemudian mengalirkan energi spiritualnya di dalam pisau tersebut yang kemudian dipanahnya dengan mengarah ke arah kedua iblis bangsawan tersebut. 

__ADS_1


Tentunya dengan serangan kecil tersebut akan mudah sekali untuk dihindari oleh kedua iblis tersebut namun, tidak bisa semudah itu! Ingat! Pisau tersebut sudah dialiri aliran spiritual milik Guan Wei dan tentunya tidak akan bisa semudah itu dihindari oleh mereka! 


Beberapa bilah pisau yang sudah jatuh ke tanah, kembali bergerak tanpa sepengetahuan mereka yang kemudian menancap pada kepala mereka dari belakang disaat mulai mencurigai jika ada seseorang di bawah lubang besar tersebut. 


Pisau itu menembus organ otak mereka dan seketika mampu menjatuhkan kedua iblis bangsawan tersebut, tewas dengan kepala mereka yang berlubang.


Sekilas, pemuda tersebut mulai merasa canggung ketika bertemu dengan Guan Wei yang sudah jelas lebih hebat darinya. Bagaimana itu bisa terjadi? Orang ini bisa mengalahkan kedua iblis bangsawan itu dengan mudahnya sedangkan ia membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengalahkan mereka berdua. Orang ini, benar-benar tidak bisa di rendahkan! Mungkinkah ia adalah seorang Master Cultural? 


Pemuda ini, Xi JingJing, seorang murid termuda di perguruan sekte Guan Qin. Xi JingJing tidak memiliki nama kehormatan sebagai pengikut dari sekte Guan Qin yang seharusnya ada di depan namanya, karena disaat usianya baru sampai 11 tahun, terlantar di dalam hutan mengalami hilang ingatan tentang keluarganya yang kemudian dibawa oleh Guan Wei yang menemukannya sedang tertidur, demam tinggi di dalam gua itu sendirian. 


Meskipun Guan Wei telah menyelamatkannya, Xi JingJing tidak pernah mengetahui siapa yang telah membawanya ke pegunungan Cang Qiong dan menjadikannya sebagai seorang murid untuk diajarkan ilmu kultivasi oleh shifu-nya, juga tidak mengenal siapa itu Guan Wei yang setahunya Guan Wei adalah seorang Master Cultural satu-satunya di sekte Guan Qin dan telah meninggal beberapa tahun yang lalu. 


Setelah melakukan pertarungan yang cukup singkat, mereka kembali duduk di bawah pohon besar, mengistirahatkan tubuh mereka. Xi JingJing berkata, "Penatua, terimakasih telah menyelamatkan saya atas serangan iblis bangsawan tadi." 


Guan Wei menjawab, "Tidak perlu berterimakasih. Saya hanyalah seorang yang kebetulan lewat saja."


Guan Wei merasa bisa dengan mudahnya cukup akrab dengan Xi JingJing. Apakah anda mengetahui siapa yang memberikan anda nama "Xi JingJing" yang diberikan kepada anda? Seharusnya Guan Wei tidak memiliki plot yang seperti ini dimana ia harus menjelaskan kronologis bagaimana ia bisa datang dan muncul di sekte Guan Qin. Ini akan lebih membuat panjang jalan ceritanya! 


Guan Wei berkata, "Kenapa kau bisa ada disini sedangkan pegunungan Cang Qiong bisa cukup dekat dari sini?" 


Xi JingJing menjawab, "Sebenarnya, murid-murid dari seluruh sekte, sedang ditahan di alam iblis. Mereka tidak mengatakan apapun selain mengatakan jika ini adalah perintah pemimpin baru mereka." 


Hanya untuk memastikan saja jika pemimpin baru mereka benar-benar Xiao Xing Chen, Guan Wei kembali bertanya, "Siapakah pemimpin baru mereka?" 


Xi JingJing menjawab dengan sangat kesal, "Memangnya, siapa lagi jika bukan kaisar sampah Xiao Ying itu!"


Nah! Memang tidak ada yang bisa membohonginya sekali lagi. Benar perasaannya jika yang menyebabkan keributan di alam manusia adalah Xiao Xing Chen yang berhasil merebut singgasana Xin Dao beberapa tahun lalu. Kekuatannya yang sekarang ini, memang tidak bisa diukur kembali! Sekarang ini, ia sudah menyadari dimana seharusnya ia tinggal sekarang ini. Jadi benar, alam iblis masih menjadi tujuannya?

__ADS_1


__ADS_2