Kaisar Cahaya Kultivasi Iblis

Kaisar Cahaya Kultivasi Iblis
Chapter. 66 [S 2]


__ADS_3

Sebatang dupa, baru saja dibakarnya oleh Xiao Xing Chen. Satu batang dupa yang menghasilkan aroma dan asap kecil yang terlihat harum dan wangi. Seorang dewa bela diri, mendobrak pintu! Satu batang dupa, selesai dinyalakan. Xiao Xing Chen kembali ditendang dari alam bawah sadar oleh dewa bela diri kembali menuju alam manusia dan iblis. 


Tidakkah anda berpikir, seseorang telah menunggu anda di alam manusia!? Ujian anda sebenarnya baru saja akan dimulai! Seorang laki-laki tangguh berpakaian putih dan memakai cadar, berasal dari pegunungan es, Zhao lu. Telah menunggu untuk menantang anda bertarung dan yang akan menguji kekuatan anda sekarang ini! Jangan main-main dengannya jika anda tidak menginginkan nafas anda sekarang ini menjadi yang terakhir! 


Xiao Xing Chen kembali mendarat pada sebuah mata air terjun yang tampak jernih dan putih dilihatnya. Mengapa dewa bela diri selalu membuang saya di sebuah mata air!? Anda sama sekali tidak merasakan betapa dinginnya air di sini daripada di alam bawah sadar! 


Karena mata air itu yang cukup dangkal sekali, Xiao Xing Chen berjalan menuju tepian sungai dan mengusap-usap telapak tangannya karena merasakan kedinginan yang sangat. 


"Sebenarnya mata air apa ini!? Dingin sekali!" 


Xiao Xing Chen melihat sebuah papan nama petunjuk yang menunjukkan atas nama sekte Xin Jin Li, sumber mata air dingin. Pantas saja sangat dingin disini! 


"Atas nama sekte Xin Jin Li? Apa itu berarti Yuan Qiu ada disini?" 


Xiao Xing Chen segera beranjak dari tempatnya yang sekedar menghangatkan tubuh dan berlari menuju sebuah desa yang ada di balik hutan ini. Sebuah desa yang terlihat tenang dan hidup damai, membuat Xiao Xing Chen iri dengan kehidupan mereka yang seperti tidak berdosa tidak memikirkan hal berat seperti dirinya ini. Ya, ini adalah desa Xihe Nian, terkenal dengan ketenangan mereka dalam menghadapi hal dan masalah yang sulit bahkan melebihi desa Hua Wu. 


Jika saja saya menjadi orang biasa seperti mereka, saya harap saya bisa hidup dengan tenang tenang saja dan tidak memikirkan tugas berat bahkan seseorang yang akan menandingi ku sekarang ini. 

__ADS_1


Xiao Xing Chen beristirahat di sebuah rumah minum yang sederhana. Hanya terdapat meja duduk di sana dan minuman anggur mereka juga tidak terlalu enak bahkan terasa pahit di tenggorokan. Ini tidak seenak minuman anggur di surga. Yah, memang ini nasib saya yang sekarang. Harus ditendang keluar dari surga oleh dewa bela diri. Saya rasa p*ntat saya akan hilang nantinya. 


Seorang laki-laki berpakaian putih dan memakai cadar, dengan membawa pedang yang sengaja di gendongkan di punggungnya, membuatnya terlihat sangar menyeramkan dilihatnya. Zhi Lian, tepat duduk di samping meja makan Xiao Xing Chen namun ia sama sekali tidak menyadari keberadaan Xiao Ying disampingnya. 


Zhi Lian, sama sekali tidak mengetahui bagaimana wajah dari seorang kaisar cahaya. Ia hanya mengetahui kekuatan yang dimiliki olehnya. Sayang sekali, padahal ia bisa saja langsung menyerang Xiao Xing Chen di saat seperti ini. 


Xiao Xing Chen akhirnya beranjak dari tempat itu dan berniat untuk menemui Yuan Qiu di kediaman rumah besarnya. Saat Xiao Xing Chen berbicara pada pemilik toko, Zhi Lian terdengar sangat mengenal suara ini. Seperti orang selalu berbuat sembarangan, dan tidak memenuhi aturan. 


Seorang wanita paruh baya berlari ke arah Xiao Xing Chen dan langsung memegang kedua bahunya seperti sedang memeluknya saat ini. "Tolong! Anak-anakku menjadi gila! Mereka menyerang siapapun yang ada di depan mereka dan sekarang ini sedang mengejar ku!" Wanita itu berkata sambil menangis membuat Xiao Xing Chen tidak bisa mendengar jelas apa permintaannya sekarang ini. 


2 orang laki-laki itu menyerang penduduk setempat! 


Kultivasi bayangan hitam Xiao Xing Chen sudah membentuk pedang dan memenggal kepala mereka. Wanita itu berteriak dan jatuh pingsan karena melihat kepala 2 anaknya sudah jatuh ke tanah. 


Penduduk 1; "Kenapa anda malah memenggal kepala kedua laki-laki ini!?"


Penduduk 2; "Ya! Seharusnya anda tidak perlu melakukan itu bukan!?" 

__ADS_1


Mereka sama sekali tidak mengetahui bagaimana kejamnya pasukan iblis itu. Terlalu membuang-buang waktu jika harus menjelaskan hal ini pada mereka, penduduk desa. "Tidak perlu anda jelaskan kaisar cahaya! Biarkan pemimpin mereka sendiri yang menjelaskan ini semua!" Tiba-tiba saja Zhi Lian berkata, dengan pedang tangguhnya di hunuskan pada punggung Xiao Xing Chen. 


Xiao Xing Chen membalikkan tubuhnya dengan ekspresi serius dan melihat ke arah laki-laki ini (Zhi Lian) dan tampak asing melihatnya hanya berkutik; "Anda ini, siapa?" 


Zhi Lian mulai menurunkan alisnya dan akhirnya mengayunkan pedang esnya ke arah Xiao Xing Chen. Pedang itu menghasilkan es dan membekukan benda-benda di sekitarnya. Xiao Xing Chen tidak ingin membuat tubuhnya membeku dalam es dan menghindari serangan berbahaya seperti ini. 


Apa yang orang ini lakukan? Apa dia ingin merubah desa orang lain menjadi gunung es?! 


Semua penduduk desa yang melihatnya panik dan masuk ke rumah mereka masing-masing. Mereka merasa pertempuran besar akan terjadi! Xiao Xing Chen berdiri pada sebuah atap platform rumah warga dan melihat sekelilingnya yang sudah menjadi es. Beruntung saja, pedang es itu tidak mengenai seseorang dan tidak menyebabkan korban jiwa. Merepotkan! 


Zhi Lian kembali memasukkan kembali pedangnya ke dalam sarung dan memperkenalkan dirinya dengan rasa terhormat dalam dirinya. "Saya putra mahkota kaisar es. Beberapa hari yang lalu, turun dari gunung es Zhao lu. Saya, sedang mencari anda, kaisar cahaya untuk menguji kekuatan anda apakah anda pantas untuk disebut sebagai kaisar cahaya." 


Xiao Xing Chen sama sekali tidak mengerti apa yang dikatakan olehnya. Yang hanya di mengertinya adalah, orang ini seperti sedang menantangnya untuk bertarung dengannya. "Apa maksud anda, ingin bertarung dengan saya? Lalu, kenapa anda bisa meragukan saya untuk menjadi seorang kaisar cahaya?" 


Zhi Lian kemudian kembali menghunuskan pedangnya ke arah Xiao Xing Chen dan ekspresinya serius menatap tajam ke arahnya; "Seorang kultivator Iblis, tidak pantas tinggal di alam bawah dan harus dikembalikan ke alam iblis sesegera mungkin!" 


Rasanya tidak mungkin jika melakukan pertarungan di desa orang lain seperti ini. Bisakah kita berpindah ke tempat lain yang lebih luas dan jauh dari desa manapun? Karena bisa-bisa dengan pertarungan ini, akan memicu korban jiwa dan saya tidak ingin bertanggung jawab. 

__ADS_1


__ADS_2