
Apa yang anda inginkan lagi, tuanku Xin Dao?
Xin Dao terlihat sedang memegang sebuah cangkir gelas keramik ditangannya namun, ia menunjukkan ekspresi tidak biasanya pada pengikutnya. Seketika hawa di dalam ruangan yang sengap, Xin Dao melemparkan gelas keramik yang dipegangnya berisikan beberapa tetes darah di dalamnya hingga hancur seperti itu, serpihannya bergelimpangan terbang kemana-mana.
Kaisar Yan Feng, hanya datang menemui Xin Dao dan menyampaikan apa yang terjadi saat ia melakukan pertarungan dengan Xue Jing juga melihat apa yang dilakukan oleh Xiao Xing Chen selama ia berada di wilayah Peng Yan. "Tuanku, apa yang membuat anda sangat marah seperti ini? Apakah karena minuman yang diberikan untuk anda terasa sangat menyengat di tenggorokan Anda?"
Xin Dao kemudian menjadi lebih tenang dibandingkan sebelumnya ketika kaisar Yan Feng sudah berada di depannya sekarang ini, "Saya melihat anda seperti menyembunyikan hal yang sangat bagus. Katakan, apa sebenarnya hal bagus tersebut?"
Kaisar Yan Feng menunjukkan senyum tipisnya dan kemudian menjawab, "Saya melakukan penyelidikan terkait iblis wabah yang menyerang hanya di wilayah Peng Yan dan tentang kedua iblis bangsawan yang memperebutkan gelar, tepatnya saya menemukan kaisar cahaya, Xiao Ying yang juga seperti penduduk wilayah Peng Yan, ia juga terinfeksi iblis wabah."
Xin Dao merasa seperti ada yang aneh dalam pengakuan ini. Maksudnya, bagaimana bisa seorang pejabat surgawi sepertinya, penghianat alam iblis juga orang yang nyaris saja mengalahkan saya, bisa jatuh lumpuh hanya karena iblis wabah?
Kaisar Yan Feng kembali menjawab, "Tuan, anda tidak mengetahui bagaimana efek sampingnya jika tertular racun iblis wabah itu? Setelah saya melihatnya dengan mata kepala saya sendiri, orang yang terkena racun iblis wabah akan mengalami sakit kepala yang sangat tidak bisa diutarakan bagaimana sakitnya juga dalam beberapa hari kemudian, ia akan menjadi lemah karena racun yang mulai menyerang organ penting. Dan selain itu, saya juga melihat Xiao Ying yang tidak mengeluarkan pesonanya lebih dalam lagi ketika melakukan pertarungan dengan Feng Yin. Jadi, yang bisa disimpulkan dalam apa yang saya lihat ini adalah, kondisinya sekarang ini adalah buruk. Tidak bisa mengeluarkan pesonanya dengan baik, akan menjadi kelemahannya juga dengan racun iblis wabah yang menyebar di tubuhnya itu, pastinya ia akan kesulitan untuk mengalahkan atau membunuhnya, tuanku."
Xin Dao memang terlihat cukup senang mendengarnya namun, ada sesuatu yang membuatnya mengelak semua pernyataan itu. "Saya rasa, saya tidak akan membunuh Xiao Ying dengan segera. Masih ada yang harus saya lakukan dengannya. Posisinya sebagai pejabat surgawi, pastinya akan memudahkan saya untuk menyerang alam surga dan menghancurkannya. Dan mungkin malam nanti, saya akan melakukannya."
Dewa kultivasi, anda melakukannya lagi.
Perjamuan alam surga di tengah-tengah istana megah, menjadi suram dan mengerikan. Tidak ada yang bisa melerai pembicaraan dewa petarung tersebut. Pandangan tidak biasa, serta setajam pedang itu, saling ditunjukkan oleh kedua dewa petarung tersebut.
Tentunya ini hanya sebuah perselisihan mengenai siapa yang bersalah dan yang disalahkan? Memperebutkan kehormatan orang lain, tidak semudah hanya dalam perkataan saja namun, harus dilakukan untuk membuktikannya hingga pada akhirnya hanya memicu pertarungan disana.
Tentunya orang itu akan sangat marah dan tidak terima ketika melihat ada seseorang yang mencoba menjadi pahlawannya ketika dalam keadaan terpojok.
Memangnya apa yang dipikirkannya sekarang ini? Apakah saya hanyalah sebuah mainan untuk anda?
Dewa bela diri akhirnya angkat bicara, "Dewa kultivasi, Wu Shen. Bukankah ini adalah kedua kalinya anda mengangkat seorang anak iblis? Setelah anda membuat Xin Dao kecil anda itu, masuk dalam kehidupan anda namun tidak bisa dibayangkan, ia yang menjadi malaikat maut untuk anda. Ingat saat anda kembali dihidupkan oleh kami para pejabat surgawi sebelum anda? Tidakkah anda merasa jika pengalaman buruk anda dengan Xin Dao cukup satu kali saja terjadi? Dan kenapa sekarang ini anda malah membela Kaisar cahaya yang sudah diputuskan bersalah? Apakah tujuan dari semua ini adalah untuk mencari muka?"
Wu Shen menjawab, "Saya tidak pernah berharap pada bantuan anda ketika saya bertarung dengan Xin Dao. Juga, saya tidak keberatan jika ia menjadi malaikat maut saya. Ketika saya dalam keadaan terpuruk karena iblis milik Xin Dao, apakah saya berdoa pada anda? Tidak sama sekali bukan? Saya tahu jika anda tidak akan memberikan kekuatan berlebih pada saya hingga saya meminta pada dewa yang lain termasuk dewa murah hati juga para hakim dewa."
Dewa bela diri marah dan kemudian melempar meja duduk di depannya hingga membuatnya sangat berantakan, bergelimpangan dimana-mana buah-buahan serta minuman anggur yang membuat karpet merah tersebut basah. Dewa bela diri kemudian menghunuskan pedangnya ke arah Wu Shen. "Katakan sekali lagi dan saya akan benar-benar mengirimkan anda ke neraka!"
Berhenti!
__ADS_1
Salah satu hakim dewa akhirnya angkat bicara menyuruh kedua dewa petarung tersebut berhenti membuang-buang waktunya hanya untuk memperdebatkan apa yang sudah terlanjur terjadi. Semua sudah terlanjur, bagaimana lagi? Kita tidak bisa mengulang waktu menjadi beberapa ratusan tahun ketika Wu Shen menemukan Xin Dao dijalanan dan menganggapnya sebagai adik baginya.
Jalankan saja apa yang sudah terjadi! Dan sesuai dengan rencana, jangan sekali-kali membuat kesalahan yang sama!
Seorang pelayan wanita tersebut, kembali memasuki istana dengan tergesa-gesa membawakan sebuah gulungan milik Xiao Xing Chen yang tidak dibawanya. Wajahnya pucat setelah ia membungkuk pada para hakim dewa tersebut yang mengatakan, "Maaf atas ketidaksopanan dan kelancangan saya ini tapi, ada hal penting yang harus saya katakan. Saat saya memasuki ruangan kaisar cahaya, ia sama sekali tidak membawa gulungan tugasnya."
Mendengar pernyataan tersebut membuat para pejabat surgawi serta hakim dewa dibuat terkejut tidak karuan, memikirkan apa yang direncanakan olehnya. "Apa yang kaisar cahaya pikirkan sekarang ini!? Apa dia berencana untuk kembali melenceng!"
Dewa bela diri kembali berkata, "Sepertinya, Kaisar cahaya menginginkan kembali sebuah hukuman. Dewa kultivasi, sepertinya anda kembali salah dalam hal ini. Anda tidak benar-benar mengerti tentang orang itu bukan?"
Wu Shen menghampiri pelayan wanita tersebut dan kemudian mengambil gulungan yang di pegangnya, "Saya akan menghantarkannya pada kaisar cahaya."
Senyum pahit itu mulai membeku diwajah dewa beladiri juga dengan para pejabat surgawi lainnya yang melihat Wu Shen berjalan keluar dari istana megah turun gunung hanya untuk menghantarkan gulungannya untuk Xiao Xing Chen.
Tidak terbayangkan oleh mereka, Wu Shen akan seperti melawan mereka dan bahkan perilakunya seperti mencoba untuk melenceng. Tidak! Tidak bisa seperti itu! Dewa kultivasi tetaplah dewa kultivasi yang memiliki sifat lembut seperti ratusan tahun lalu!
Disaat semua orang sibuk untuk membicarakan dan menggunjingnya dengan berbagai perkataan, Xiao Xing Chen membuka sebagian pakaiannya dan memperlihatkan punggungnya yang dipenuhi luka memar tersebut, untuk diobati oleh Luo Tian yang seorang tabib.
Rata-rata dari luka memar yang berbekas di punggungnya ini karena ia mengeluarkan pesona yang berlebih. Juga dengan menyebarnya racun iblis wabah yang semakin menyampah pada aliran darahnya, membuat luka memarnya semakin parah dan sulit untuk diobati.
Setelah ia melakukannya, Xiao Xing Chen kembali memakai pakaiannya kembali kemudian melihat ke arah Luo Tian dengan tidak berekspresi dam seperti sesuatu ada yang mengganjal pikirannya. "Ada apa?"
Xiao Xing Chen mengangguk pelan dan memalingkan wajahnya kembali, "Saya, tidak bisa mengetahui apa yang terjadi sekarang ini tapi, bisakah kau memberikan ruangan untuk saya menjernihkan pikiran?"
Ruangan yang berada di samping ruangan pemimpin sekte, itu sama sekali tidak terpakai. Mungkinkah ini bekas orang-orang yang bermalam disini? Ah, mungkin tidak apa-apa. Saya akhirnya bisa berhenti memikirkan apa yang menjadi beban untuk saya dan memejamkan mata sebentar.
Malam harinya, sangat senyap membuat Xiao Xing Chen akhirnya bisa tidur dengan baik. Namun, tidak berlangsung lama ketika Xiao Xing Chen kembali membuka matanya dan merasakan perasaan dingin yang tepat berada di sampingnya.
Xiao Xing Chen mengambil posisi duduk setelah ia terbaring di ranjangnya, sebuah suara yang mengerikan itu tiba-tiba terdengar di telinganya. Di belakangnya, seseorang telah duduk seperti sedang menduduki bahunya dan melakukan perlawanan terhadap Xiao Xing Chen berupa pukulan tinju yang dilepaskan hingga membuatnya terhempas sampai di ujung ruangan.
Setelah memejamkan matanya sebentar, seorang laki-laki bertubuh besar dan menghitam, berdiri tepat di hadapannya ketika ia sedang duduk bersantai di atas lantai perunggu yang kemudian laki-laki tersebut menarik rambutnya dengan sekuat tenaga hingga membuatnya melihat wajahnya dengan jelas.
Tidak ada yang bisa memanipulasi pesona seorang iblis seperti Xin Dao yang ada di hadapannya sekarang ini. Wajahnya terlihat muram, warna merah matanya yang menyala-nyala serta tangan kotornya yang menarik rambut hitam panjang Xiao Xing Chen.
__ADS_1
Kekuatan apa yang kau buat untuk mengalahkan Feng Yin di kota Fuye waktu itu? Siapa yang pernah nyaris kau kalahkan padahal dia yang memberikanmu kekuatan seperti ini? Kenapa bisa-bisanya kau menjadi seorang penghianat alam iblis? Bukankah kau memang berasal dari sana?
Perkataan seperti apa yang membuatnya akan membelot ke arah yang salah? Saya tidak akan mengulanginya kembali dan saya tidak akan menjadi pelayan untuk anda!
Meskipun pesonanya sekarang ini memang tidak bisa dikeluarkan dengan baik, Xin Dao sangat mengetahui akan hal itu dan berusaha memanfaatkannya dengan baik, "Saya melihat, anda terinfeksi racun iblis wabah bukan dan anda tidak bisa mengeluarkan pesona anda dengan baik. Anda tahu jika, saya bisa menghilangkan racun iblis wabah yang semakin menggerogoti tubuh anda? Saya sangat begitu penasaran dengan anda ini, kenapa tidak kembali ke alam iblis saja dan memulainya kembali?"
Xiao Xing Chen melepaskan pukulannya yang mengenai perut Xin Dao hingga ia membuatnya melepaskan dirinya. "Kenapa saya harus mengikuti apa yang anda katakan sekarang ini? Adakah hukum yang menjelaskan jika saya harus mengikuti anda ke alam iblis dan menjadi pelayan untuk anda?"
Xin Dao memegangi perutnya dan benar ini bukanlah sebuah pukulan biasa! Tangannya terdapat bercak darah, terluka akibat pukulan Xiao Xing Chen yang begitu keras seperti ia memegang sebuah pedang. Wajahnya tampak kesal dan memerah. Xin Dao menggertakan giginya dan kemudian memegang kedua tangan Xiao Xing Chen menggunakan kedua tangannya dan membanting punggungnya pada dinding yang ada di belakangnya.
Xiao Xing Chen merasa punggungnya telah dihancurkan hanya dengan dorongan keras membentur dinding dengan kedua tangan yang menempel di atas bahunya karena tangan Xin Dao yang menahannya, kanan dan kiri itu sejajar.
Xin Dao berkata dengan dingin, "Tidak adakah rasa terimakasih yang ada di benak pikiran anda karena kekuatan yang sangat besar telah saya berikan? Bagaimana itu tidak bermanfaat untuk anda?"
Xiao Xing Chen menjawab dengan senyum tipis, "Memangnya, apa yang harus saya syukuri dari pemberian anda? Apapun yang anda berikan pada saya adalah sebuah bencana yang besar dan sebab semua orang menjauh dan semakin menjauh!"
Xin Dao tersenyum tiga perempat, mendekatkan wajahnya pada telinga Xiao Xing Chen. "Lupakan yang saya katakan barusan. Menurut anda, saya adalah seseorang yang seperti apa?"
Perasaan tidak mengenakkan itu muncul ketika nafas panasnya terasa di telinganya, Xiao Xing Chen akhirnya mencoba untuk terlepas dari pegangannya, yang tidak juga melepaskan kedua tangannya. "Apa yang anda inginkan dari saya?"
Xin Dao menjawab, "Bukankah saya sudah mengatakannya berulang kali? Ya sudahlah, kebetulan sekali, sesuatu seperti mengganjal tenggorokan saya, bisakah anda memberikan saya segelas minuman?"
Tangan Xin Dao masih mencengkram erat kedua tangannya ditempelkan pada dinding ruangan. Katakan bagaimana saya bisa mengambilkan segelas air untuk anda jika masih dalam posisi yang seperti ini?
Bukan! Bukan segelas air yang saya minum! Tapi, sesuatu yang berada di dalam tubuh anda yang mengalir itu, adalah yang saya butuhkan.
Xin Dao melepaskan tangan kirinya yang memegang tangan kanan Xiao Xing Chen, sengaja untuk membuka kerah pakaiannya dan menggigit tepat pada bagian lehernya, meminum sedikit dari darahnya yang belum terinfeksi racun iblis wabah.
Pastinya itu akan membuat Xiao Xing Chen lebih merasakan sakit ketika Xin Dao kembali mengaktifkan racun iblis wabah dan membuatnya mendorong Xin Dao sekuat tenaga menggunakan satu tangannya yang sudah dilepaskan olehnya. Hentikan! Apa yang sebenarnya anda lakukan!?
Suara hentakan kaki yang sangat banyak itu terdengar lebih jelas seperti sedang menghampiri ruangan ini dan membuat Xin Dao merasa tidak aman hingga akhirnya melepaskan Xiao Xing Chen, pergi bersembunyi menjadi orang lain berpura-pura itu bukan ulahnya.
Para penjaga pertahanan itu mulai merasa terkejut ketika mereka mendengar suara kebisingan dari ruangan yang ditempati oleh tuan muda Chen yang kemudian mereka diperlihatkan dengan pemandangan Xiao Xing Chen yang sedang duduk berlutut bersimbah darah dengan memegangi terus lehernya yang terluka.
__ADS_1
Cepat! Panggilkan nona Luo sekarang juga untuk mengobati luka tuan muda Chen!