
Jalan Qiongli, dataran rendah hutan lembah sekte Lan Qiren.
"Baiklah, A-Chen! Sambil berjalan, apa yang ingin kau pelajari dariku?" Li Fang Jun berkata sambil berjalan dengan Xiao Xing Chen melewati jalan Qiongli.
"Aku ingin langsung belajar kultivasi tingkat grandmaster!"
Mendengar permintaan Xiao Xing Chen yang mengejutkan itu, sontak membuat Li Fang Jun memuntahkan air yang baru saja ia minum. "A, apa kau bilang!? Ingin menjadi grandmaster!" Li Fang Jun berkata dengan sangat terkejutnya.
"Eh? Ada apa?"
"A-Chen,...aku tidak menyangka, impianmu besar sekali untuk menjadi seorang grandmaster,...aku sampai terharu." Li Fang Jun terus mengusap air matanya dan Xiao Xing Chen tahu itu hanyalah kesedihan tipuannya saja.
"Guru Fang Jun, aku serius dengan ini."
"Kau harus ingat saja A-Chen. Memperlajari kultivasi tingkat grandmaster atau dewa naga surgawi, tidak semudah yang kau bayangkan. Kau juga, harus merelakan orang yang kau sayangi dan juga kau harus merelakan pikiranmu dikuasai oleh niat jahatmu nanti. Tidak sembarang orang bisa mempelajari kultivasi di tingkat seperti itu, hanya orang-orang tertentu saja yang bisa melakukannya bahkan jika orang itu memang sejak awal tidak bisa dan tetap memaksa maka, dia akan mati."
"Apa ini yang selalu ingin guru Fang Jun katakan sebelumnya dirinya meninggal?" Batin Xiao Xing Chen yang melihat tatapan mata Li Fang Jun seketika berubah menjadi serius menatapnya.
"Karena kau terlalu lemah,..." Li Fang Jun mengejek dengan membalikkan tubuhnya dan menepuk dahinya.
"Aku jalan duluan saja!" Xiao Xing Chen berjalan lebih dulu meninggalkan Li Fang Jun sendirian disana.
"A-Chen! Memangnya kau tahu kemana kau akan pergi!?" Seru Li Fang Jun yang berlari ke arah Xiao Xing Chen dan melambaikan tangannya berkali-kali.
Li Fang Jun dan juga Xiao Xing Chen terus berjalan hingga menemukan sebuah desa milik kekuasaan sekte Lan Qiren yaitu desa Hua Wu. Desa itu terletak di pinggiran danau Shoji yang di katakan penuh dengan mayat hidup pemakan jiwa manusia didalamnya.
Meskipun desa mereka terancam bahaya, para penduduk di desa itu tampak tentram tidak ada perselisihan diantara mereka. Semua masih bisa tertawa disana tanpa mengkhawatirkan tentang danau Shoji.
__ADS_1
"Ternyata desa Hua Wu memang cukup dekat dengan desa Lianhua ya? Aku penasaran apa disini ada sesuatu yang bisa membuat seseorang mati tanpa merasakan sakit?" Li Fang Jun melihat sekeliling desa Hua Wu dan tampak biasa-biasa disana.
"Guru Fang Jun! Kenapa kita tidak beristirahat saja dan menginap di penginapan yang ada disini? Aku sudah mulai lelah,.."
"Mungkin kau benar, bagaimana kalau penginapan yang ada disana?"
Li Fang Jun menunjuk pada sebuah penginapan yang bernama penginapan daun gugur. Xiao Xing Chen mengingat pada kehidupan sebelumnya di penginapan itu. Semua mayat hidup yang ada di danau Shoji akan keluar dan mengepung penginapan itu. Banjir besar juga akan terjadi di desa tersebut yang menyebabkan hampir dari semua orang yang ada disini tewas dimakan oleh mayat hidup tersebut. Li Fang Jun juga akan terluka parah karena melawan roh dari sang pendekar legenda Bao Shi Xuan.
"Ah,...guru Fang Jun. Aku rasa kita tidak usah menginap di desa ini."
"Ada apa A-Chen? Kau takut disini tidak ada wanita cantik, ya?" Guru Fang Jun terus saja mengejek Xiao Xing Chen dengan berbagai kata.
"B, bukan begitu hanya saja,.."
"Apa?"
"Hanya saja,... penginapan ini.,.."
"Grandmaster Li Fang Jun!" Pemimpin Qiren Xi Jun memberikan hormatnya pada Li Fang Jun dan juga dengan para pengikutnya.
Generasi dari sekte Lan Qiren memang selalu berubah setiap 7 tahunnya. Sebelum Qiren Xi Jun menjadi pemimpin sekte-nya, pemimpin sebelumnya sangat membenci grandmaster Li Fang Jun karena ke angkuhannya itu. Dan beberapa bulan sebelumnya, akhirnya pemimpin sekte Lan Qiren menghembuskan nafas terakhirnya karena sakit dan posisinya saat ini sebagai pemimpin sekte di gantikan oleh Qiren Xi Jun, seorang tuan muda yang sangat menghormati grandmaster Li Fang Jun dan memiliki hati yang lembut.
Xiao Xing Chen sangat mengetahui bahwa pemimpin sekte Lan Qiren sangat berteman baik dengan Li Fang Jun dan pemimpin Lan Qiren adalah orang kedua yang selalu membelanya setelah seorang tuan muda yang berasal dari sekte Guan Qin.
"Wah, pemimpin sekte Lan Qiren. Lama tidak bertemu ya." Li Fang Jun juga memberikan hormat pada Xi Jun.
"Apa yang membuatmu ke desa Hua Wu? Apa kau ingin mengunjungi sekte Lan Qiren?" Xi Jun berkata dengan senyum ramahnya dan perkataan lembutnya.
__ADS_1
"Aku dan juga A-Chen, hanya kebetulan lewat saja."
"A-Chen? Apa itu anak laki-laki yang ada di belakangmu?" Xi Jun menunjuk ke arah Xiao Xing Chen.
"Ah, aku Xiao Xing Chen dari sekte Niao Jingshi desa Lianhua." Xiao Xing Chen memberikan hormatnya pada Xi Jun.
"Wah, jadi Li Fang Jun sudah memiliki seorang murid ya? Aku tidak menyangka itu. Bukankah kau tidak suka memiliki seorang murid?" Xi Jun tampak terkejut melihat Li Fang Jun yang sudah mulai memiliki seorang murid.
"Ini hanya sebagai balas budi pada A-Chen karena telah menyelamatkanku." Li Fang Jun seperti menyembunyikan sesuatu dari Xi Jun dan juga Xiao Xing Chen.
"Kalau begitu aku ucapkan selamat untuk A-Chen. Tapi, kau juga harus berhati-hati pada Li Fang Jun. Dia seorang maniak bunuh diri,.." Xi Jun mengejek Li Fang Jun dan seperti mengancam Xiao Xing Chen untuk berhati-hati.
"Pemimpin Lan Qiren, terimakasih atas perhatiannya. Saya juga sudah tahu kalau guru Fang Jun adalah seorang maniak bunuh diri dan juga pembawa masalah dari Min Wang." Xiao Xing Chen berkata tanpa melihat suasana yang sedang terjadi.
"Hah!? Sejak kapan kau tahu kalau aku ini berasal dari Min Wang?"
Li Fang Jun merasa terkejut Xiao Xing Chen bisa mengetahui semua hal tentangnya termasuk tempat tinggalnya yang belum pernah ia beritahu orang lain. Xiao Xing Chen hanya terdiam dan menoleh ke arah lain. Sesekali ia menundukkan kepalanya karena takut tentang kehidupan keduanya ini akan diketahui oleh grandmaster-nya itu.
"Wah,.... Hebat sekali! A-Chen, darimana kau bisa meramal seperti itu? Tunjukkan bagaimana caranya?!" Xi Jun tiba-tiba terpukau dengan kemampuan Xiao Xing Chen yang menurutnya bisa meramal seseorang.
"Sejak kapan imajinasimu tinggi seperti itu!?" Li Fang Jun membentak dan memukuli Xi Jun dengan sepatunya.
Selanjutnya setelah itu….
"Nah, bagaimana jika kalian menginap di sekteku saja? Jika kalian menginap di Hua Wu mungkin kalian pasti akan mengeluarkan uang banyak." Xi Jun berkata dan menawarkan rumah sekte-nya.
"Kenapa tiba-tiba kau bersikap baik seperti itu?" Li Fang Jun merasa bahwa saat ini Xi Jun tampak berbeda.
__ADS_1
"Kenapa? Apa aku salah?"
Xiao Xing Chen yang mendengar hal itu tampak senang karena takdirnya kali ini akan berbeda. Xiao Xing Chen berharap musibah saat itu tidak akan terulang lagi.