
"Kejutan yang luar biasa. Aku dipertemukan kembali dengan pemimpin sekte-ku sendiri."
Li Fang Jun tampak melihat pemimpin sekte Xin Jin Li "Li Quan Shi" wajahnya masih terlihat sama seperti dulu, ya! Dia sangat membenci Li Fang Jun. Sudah jelas apa alasannya, Li Quan Shi menganggap Li Fang Jun terlalu angkuh padanya.
"Grandmaster Li Fang Jun, apa kau cukup terkejut melihat pemimpin sekte-mu ada dihadapanmu saat ini?"
Ming Su seperti sedang bergumam ketika mengatakannya. Li Fang Jun hanya tersenyum tipis dan menurunkan satu alisnya. Ia seperti sedang merendahkan pemimpin sekte-nya sendiri dan juga Ming Su.
Sebelum mengatakan hal apapun itu, Quan Shi tiba-tiba memukul wajah Li Fang Jun hingga mengeluarkan darah segar dari mulutnya. "Cukup bagus, disaat kedua tanganku menggantung seperti ini, kau lebih memanfaatkan kesempatan saat calon lawan mu lengah."
"Tidakkah kau itu cukup angkuh grandmaster Li Fang Jun! Kau melupakan rumahmu bahkan sekte yang sudah mengajarkan mu!" Quan Shi berkata dan mencekik leher Li Fang Jun perlahan.
"Bagaimana mungkin aku masih tinggal dan betah berlama-lama di sekte itu sedangkan pemimpinnya hanya memikirkan keselamatannya sendiri?" Li Fang Jun menunjukkan senyum tipisnya seakan-akan ingin merendahkan mereka yang sudah memberontak-nya.
"Akan lebih bagus jika kau mati saja." Quan Shi seperti semakin mengancamnya saja dan wajahnya juga tampak mengerikan ketika dilihatnya.
"Aku juga sudah mencobanya berkali-kali Quan Shi. Tapi, seseorang selalu menghalangi ku untuk mati."
Quan Shi tidak berekspresi dan melepaskan tangannya yang mencekik Li Fang Jun. Wajahnya tampak menyedihkan, ia akhirnya pergi keluar dari penjara bawah tanah tersebut. Ming Su mengambil kesempatan selagi Quan Shi pergi dari sana, Ming Su seperti membisikkan sesuatu di telinganya.
"Jika kau tidak punya tempat tinggal untuk pulang, kau bisa tinggal di sekte ini selama kau mau." Ming Su berkata dan berjalan pergi keluar bersama para pengikutnya.
Li Fang Jun tidak berekspresi melihat ke arah kanannya. "Apa mungkin aku harus menunggu A-Chen untuk mengeluarkan ku dari sini?"
__ADS_1
Sementara itu, Xiao Xing Chen akhirnya tersadar dan berada di tempat yang sama dalam beberapa hari yang lalu. "Apa yang terjadi padaku barusan?"
Xiao Xing Chen mengambil posisi duduk dan mengusap-usap kepalanya sambil memulihkan kultivasinya dan juga aliran Qi dalam tubuhnya. Setelah berusaha mengingatnya, Xiao Xing Chen tiba-tiba tersedak dan batuk pelan. Ia ingat saat ini Li Fang Jun sedang dibawa oleh orang-orang dari sekte Qing Fei.
"Pantas saja semua terlihat biasa dari sebelumnya." Xiao Xing Chen menutup wajahnya dan tersenyum pahit.
"Kau sudah sadar, tuan muda Xiao Xing Chen?" Luo Tian berjalan membawakan hidangan untuk memulihkan luka yang ada di punggung Xiao Xing Chen.
"Nona Luo? Apa kau yang menjagaku selama ini?"
"Jika bukan aku memangnya siapa lagi? Tidak mungkin kan, jika para orang-orang itu!?" Luo Tian berkata dengan tegasnya pada Xiao Xing Chen.
"Kalau begitu, terimakasih. Tapi, Li Fang Jun saat ini,.."
"Nona Luo, bisakah anda membantuku untuk sekali lagi saja menyelamatkan Li Fang Jun?"
"Tidak bisa. Sayangnya aku tidak bisa keluar dari kantor pengawas Yiqun Jin karena tidak ada yang bisa menggantikan ku saat ini."
"Memangnya kenapa? Apa itu sudah menjadi aturan disini!?"
"Jika aku meninggalkan kantor pengawas ini, mereka akan melaporkan kepada Ming Su dan aku juga pasti akan menerima hukuman darinya."
"Ming Su yang payah itu, kenapa dia membuat aturan semacam itu seakan-akan dia adalah pemimpin disini!?"
__ADS_1
"Berhati-hatilah jika bicara di wilayah sekte lain."
Wajah Luo Tian tiba-tiba berubah sepenuhnya ketika Xiao Xing Chen mengatakan tentang pemimpin sekte mereka. "Nona Luo, kau sedang bicara dengan siapa?" Seorang laki-laki yang memiliki rambut perak panjang dengan pakaian seragam mirip dengan Luo Tian, tampak berumur 91 tahun dan memiliki wajah sekitar 30 an tahun seperti memiliki kultivasi untuk menjadi awet muda. Ya, laki-laki itu bernama Fei Hung Ji, kakek tetua dari sekte Qing Fei.
"Kakek Hung Ji. Senang bertemu anda saat ini." Nona Luo memberikannya hormat ketika Hung Ji berjalan menghampirinya.
"Nona Luo, sedang bicara dengan siapa saat ini? Apa ini laki-laki yang kau tolong tadi?" Hung Ji berkata dengan lembutnya wajahnya tersenyum dan tampak tidak ada rasa bermusuhan dalam wajahnya.
"Kakek Hung Ji, laki-laki ini Xiao Xing Chen murid dari grandmaster Li Fang Jun."
"Saya, Xiao Xing Chen murid dari grandmaster Li Fang Jun. Tetua sekte." Xiao Xing Chen berdiri dan memberinya hormat.
"Murid dari Li Fang Jun ya, tapi bukankah saat ini Li Fang Jun sedang di sekap oleh sekte Qing Fei? Lalu, kau tampak baik-baik saja."
"Iya, tetua sekte. Karena itu, aku meminta bantuan dari nona Luo untuk menyelamatkan Li Fang Jun keluar dari sana."
"Kalau begitu, kenapa kau tidak membantunya saja, nona Luo?"
"Tapi, kakek Hung Ji." Nona Luo bersikap waspada ketika Hung Ji menyuruhnya untuk membantu Xiao Xing Chen.
"Sudahlah tidak apa-apa, aku yang akan berjaga disini. Kalian berdua harus menyelamatkan Li Fang Jun saat ini mungkin saja ia sedang mengharapkan bantuan dari kalian." Hung Ji mengelus dagunya memutuskan sebuah keputusan.
"Kalau begitu, kakek Hung Ji. Luo Tian pergi kembali ke sekte." Luo Tian memberinya salam dan pergi berjalan keluar menarik Xiao Xing Chen untuk menyelamatkan Li Fang Jun yang saat ini berada di sekte Qing Fei. "Semoga kalian berhasil ya."
__ADS_1