
Kaisar cahaya tidak berada disini?
Wu Shen yang baru saja sampai di sekte Guan Qin paginya, mendengar apa yang dikatakan oleh Guan Wei jika Xiao Xing Chen sama sekali tidak berkunjung ke sekte-nya ataupun bermalam disini. Memang sebuah kesalahan yang besar ketika meninggalkannya sendirian bersama dengan seseorang yang tidak menentu di kota Fuye waktu itu. Apakah benar ia diusir dari alam surga?
Untuk apa anda menanyakannya jika anda telah meninggalkannya di kota Fuye dengan seorang yang memang sudah menghitam tanpa sepatah kata apapun, memangnya apakah anda tidak pernah berpikir jika apa yang anda lakukan saat itu membuatnya berpikir jika anda telah membencinya?
Guan Wei menjadi termenung sementara dan mencoba berpikir kembali. Jika tidak kembali ke sekte Guan Qin, apakah ia kembali ke Lianhua? Tidak! Itu tidak mungkin! Ia sudah meninggalkan sekte-nya sendiri bahkan patriark mereka juga menyatakan bahwa Xiao Xing Chen telah keluar dari sekte. Mungkinkah ia kembali ke Yiqun Jin hanya untuk menenangkan pikirannya?
Guan Wei berkata, "Maaf leluhur Wu Shen, saya tidak mengetahui kemana Xiao Ying pergi sekarang ini."
Wu Shen mendesah berkeringat banyak karena mungkinkah ini akan berbahaya untuk kaisar cahaya? "Bisakah anda mengatakan kemana biasanya kaisar cahaya pergi?"
Guan Wei perlahan menjadi bingung sekaligus tidak mengerti mengapa Wu Shen begitu sangat menginginkan untuk bertemu dengan Xiao Xing Chen sekarang ini, "Memangnya, ada apa dengannya? Bukankah Xiao Ying sudah kembali ke alam surga? Lalu, kenapa ia kembali kemari?"
Wu Shen akhirnya menjelaskan, "Terjadi perdebatan yang sangat kacau bahkan nyaris membuat suatu pertarungan besar jika dilanjutkan kembali. Saya sendiri juga, telah merasa bersalah karena membuat kaisar cahaya merasa bersalah besar dan membuatnya seperti kembali menghitam dan pergi dari alam surga. Saya juga tidak mengetahui jika ia memiliki pikiran yang sangat sensitif terhadap orang-orang yang menggunjingnya dengan perkataan melecehkan. Tapi, yang saya takutkan jika Xin Dao kembali mengunjunginya dan melakukan hal tidak senonoh padanya bahkan memancingnya untuk kembali ke alam iblis. Saya sangat tahu bagaimana sifat Xin Dao yang sebenarnya. Ia tidak akan menyerah ketika menginginkan apa yang ia sangat inginkan dan bahkan menyebar beberapa pasukannya untuk memburu kaisar cahaya dan membawanya di hadapannya."
Guan Wei seketika berubah abu-abu ketika mendengarnya. Ia sangat tidak mengetahui mengapa saat itu ia meninggalkan Xiao Xing Chen di kota Fuye sendirian dengan seseorang yang tidak bisa dipercaya sepenuhnya. Guan Wei kembali mengambil pedangnya dan kemudian berjalan keluar pegunungan hanya untuk mencari Xiao Xing Chen yang belakangan ini pesonanya sama sekali tidak bisa dirasakan.
Sementara ini, Xiao Xing Chen perlahan membuka matanya yang berat itu dan kemudian mengambil posisi ketika ia melatih kultivasinya.
Pada kedua tangannya, terlihat sebuah lingkaran merah yang melingkari pergelangan tangannya. Juga dengan leher yang tiba-tiba terbungkus perban itu, membuat sakit kepalanya kembali terasa.
Xiao Xing Chen kembali melihat kakinya yang terinfeksi itu dan melihat keadaannya, "Bahkan semakin parah dari sebelumnya. Saat Xin Dao datang kemarin malam, apa yang dilakukannya pada saya? Benarkah ia mengigit leher saya hingga separah ini?"
Racun iblis wabah semakin menyala dan semakin membuat kepalanya sangat berat, terasa ingin meledak. Benarkah ia harus mengikuti apa yang disarankan oleh Xin Dao dengan mengikutinya ke alam iblis?
Apa yang harus saya lakukan setelah ini? Rasanya seluruh orang disini sangat membencinya dan bahkan mereka tidak menginginkan, memandangi wajahnya sekarang ini. Apakah yang bisa dilakukan sekarang ini ketika semua orang disini sangat menbenci anda bahkan shifu anda sendiri?
__ADS_1
Luo Tian memasuki ruangannya kali ini, membawakannya senampan bubur gandum untuk memulihkan keadaannya sekarang ini. Mungkin saja, karena melihat keadaannya semalam yang begitu sangat mengenaskan dengan bersimbah darah itu, dan juga luka yang ada di leher serta kedua pergelangan tangannya yang seperti telah dicengkeram dengan sangat kuat hingga berbekas. Menurut anda, apakah ini masih terlihat bahwa ia baik-baik saja?
Luo Tian berkata, "Bagaimana keadaanmu sekarang ini? Apakah masih terlalu sakit untuk digerakkan?" Luo Tian menyentuh leher Xiao Xing Chen yang sudah diperban dengan rapi itu, hanya untuk memastikan apakah sudah terlihat baik-baik saja atau tidak, namun Xiao Xing Chen malah melepaskan (menampar) tangannya dengan cukup keras hingga membuat Luo Tian merasa jika tangannya terluka.
Apakah ini balasan karena saya telah mengobati anda selama dua hari tanpa tidur dan terus terjaga karena mengkhawatirkan anda?
Xiao Xing Chen kemudian menariknya membuatnya menaruh punggungnya di atas ranjang yang di tempati dengan memegang (mencengkram) kedua tangannya, terlentang dengan Xiao Xing Chen yang berada di atasnya, membuat Luo Tian semakin takut dengannya. Apa yang dilakukannya sekarang ini, sangatlah tidak pantas! Apa yang ia pikirkan sekarang ini! Apakah kali ini ia akan melakukan zina pada perempuan?
Xiao Xing Chen kemudian melihat mata Luo Tian yang terlihat berkaca-kaca seperti ingin menangis juga dengan ekspresi wajah ketakutannya, seperti menganggap Xiao Xing Chen sekarang ini adalah benar-benar seorang iblis!
Setelah menyadari apa yang dilakukannya, Xiao Xing Chen segera melepaskan cengkeramannya yang sangat menyakitkan itu dan kemudian mengambil pakaiannya kembali, pergi keluar dari Yiqun Jin berharap hal ini akan segera terlupakan olehnya.
Saya sangat tidak terpikirkan sebelumnya, kenapa saya melakukan perbuatan berdosa seperti ini? Bukankah itu berarti, nona Luo juga akan membenci saya?
Luo Tian tampak kembali meraih tangan Xiao Xing Chen yang hendak keluar dari ruangannya, memasang wajah yang sangat kecewa, ia seperti ingin melakukannya sekali lagi. Tidak bisa berpikir dengan jernih, Xiao Xing Chen melepas genggamannya tangannya dan kemudian akhirnya pergi meninggalkannya. Tidak terduga sebelumnya olehnya, Xiao Xing Chen dengan mudahnya merasa bersalah, meskipun ia tidak tahu berapa jumlah dosa yang di tanggungnya, itu sudah tidak terkira dan bahkan bisa melenyapkannya dalam beberapa hari kemudian.
Para pasukan penjaga itu menurut pada perintahnya dan kemudian mengejar Xiao Xing Chen kemana ia berlari. Sementara itu, tangannya tidak berhenti bertumpu pada sebuah pohon besar yang membantunya berdiri. Gemetar seluruh tubuhnya tubuhnya melihat sudah berapa banyak orang yang dikecewakan olehnya. Kemana anda akan berlari selanjutnya? Apakah anda akan kembali ke alam iblis yang seharusnya menjadi tempat tinggal anda?
Sebuah anak panah itu tiba-tiba menancap terbang di hadapan Xiao Xing Chen dan nyaris menancap pada kepalanya. Dibelakangnya, tepat berdiri beberapa pasukan penjaga yang menghunuskan pedang mereka ke arah Xiao Xing Chen dengan ekspresi penuh curiga jika ia telah melakukan sesuatu pada nona mereka.
Berhenti! Tidakkah anda merasa telah melakukan sesuatu pada nona kami!
Memangnya apa yang pernah saya lakukan padanya? Lagipula, ia sama sekali tidak keberatan jika saya melakukannya sekali lagi. Memangnya, apa urusan kalian mengikuti saya yang sudah jelas bisa menghabisi kalian dengan cepat?
Xiao Xing Chen berbalik dan menunjukkan senyum raja, dan perlahan membuka pesonanya. Tatapan kejam itu ditunjukkan oleh Xiao Xing Chen pada para pasukan penjaga tersebut. Mereka mulai merasakan adanya hal ganjal pada tanah yang mereka injak.
Seseorang telah meninggal!
__ADS_1
Pada barisan belakang mereka, satu orang diantaranya tergeletak bersimbah darah karena sebuah benda yang sangat besar menusuk tubuhnya dan menghilang dengan seketika. Melihat ada seseorang yang meninggal dengan mengenaskan, para pasukan itu mulai waspada terhadap serangan Xiao Xing Chen yang akan dikeluarkan secara mendadak dan bisa berasal darimana pun itu, nyawa mereka bisa-bisa tidak terselamatkan!
Xiao Xing Chen berkata dengan dingin, "Akan saya sisakan diantara kalian, sampaikan pesanku untuk semua orang yang berhubungan dengan saya, katakan pada mereka, saya telah mengkhianati mereka dan kembali pada tempat yang seharusnya. Akan saya berikan waktu selama tiga detik untuk kalian pergi dan menyampaikan sebelum nafsu membunuh saya menjadi brutal."
Lantas mendengar apa yang dikatakan oleh Xiao Xing Chen membuat para pasukan penjaga itu menurunkan pedang mereka dan kemudian berlari sebelum Xiao Xing Chen mulai menghitung,...
1,....
2,...
3,...
Tepat pada hitungan yang ke tiga, seluruh pasukan penjaga yang belum jauh dari tempatnya terkecuali satu orang yang berada di depan mereka, seketika ia memunculkan bayangan hitam yang keluar dari bawah tanah membentuk sebuah benda yang runcing cukup besar dan memisahkan tubuh mereka yang mengenainya. Salah satu dari mereka yang selamat ketakutan setengah mati saat melihat kepala rekan-rekannya yang terpisah dan berada di kakinya. Matanya yang tidak bernyawa itu masih terbuka serta mulutnya yang menganga.
Setelah usai membunuh mereka, Xiao Xing Chen berjalan menginjak-injak genangan darah yang perlahan membasahi kakinya, menghampiri salah satu dari mereka yang selamat. "Pergilah! Kau yang sudah terpilih oleh saya dan sampaikan apa yang saya katakan tadi, jangan sampai anda yang tertinggal."
Dasar kau monster!
Laki-laki tersebut kemudian berlari kembali ke Yiqun Jin mengatakan hal mengenaskan yang baru saja diterimanya. Ini gawat bahkan sangat gawat Kaisar cahaya memang diluar kendali!
Apa yang sebenarnya dia rencanakan? Apakah ia benar-benar akan membelot?
Luo Tian mengatakan apa adanya ketika Guan Wei juga dengan Wu Shen datang padanya menanyakan keberadaan Xiao Xing Chen sekarang ini. Tidak ada yang mengetahui kemana Xiao Xing Chen sekarang pergi dan berakhir tanpa jejak. Hingga seorang pasukan penjaga berlumuran darah rekan-rekannya itu datang sendirian menghampiri Luo Tian tanpa orang-orang yang menemaninya saat ia pergi.
Ini bahaya! Sangat mencengangkan! Nona Luo! Tuan muda Chen, benar-benar membunuh pasukan anda juga rekan-rekan saya sebagai pelampiasan nafsu pembunuhnya!
Ini bukanlah hal yang baik disaat laki-laki itu mengatakan jika Xiao Xing Chen kembali ke alam iblis dan sudah menjadi keputusannya karena tidak memiliki kepercayaan lagi dan bahkan shifu-nya juga terlihat sangat membencinya. Pasti dalam benaknya itu sangat sibuk memikirkan, untuk apa hidup di alam biasa seperti ini jika harus dibenci oleh semua orang?
__ADS_1
Dihadapan Guan Wei juga Wu Shen yang mencoba mencarinya hingga menemukannya di dalam hutan dekat dengan bukit Yaguan itu, Xiao Xing Chen tampak sekali seperti sudah menghitam dan tidak bisa memikirkan apapun. Apakah layak hidup untuk seseorang seperti saya? Bagaimana anda mengatakannya setelah anda seperti sangat membenci saya? Siapa yang akan meminta maaf lebih dulu, dan siapa yang salah?