
Untuk apa menerima Kultivator iblis seperti Xiao Xing Chen ini!?
Semua patriark sekte sama sekali tidak menerima Xiao Xing Chen untuk tinggal bersama mereka termasuk patriark Jingshi. Akhirnya, Guan Wei yang mengajukan dirinya untuk menerima Xiao Xing Chen meskipun sebenarnya sekte-nya sama sekali tidak setuju dengan hal itu.
Melihat mereka para kultivator yang masih memiliki sifat egois ini, sang kaisar Wu Shen berjalan maju dan berkata pada orang-orang itu; "Saya sangat menyayangkan sikap egios kalian. Kalian hanya tidak mengetahui mengapa tuan muda ini (Xiao Xing Chen) sampai beralih pada kultivasi iblis ini. Xin Dao merupakan orang yang paling berbahaya disini dan tidak mudah untuk dikalahkannya. Tuan muda Chen, berinisiatif untuk berkultivasi iblis ini, karena tahu jika akan berakhir pertarungan dengan dewa iblis ini. Apa dari kalian tidak ada yang menyangka bahwa tuan muda Chen ini, adalah orang yang mengalahkan Xin Dao?"
Xie Ling tiba-tiba berjalan maju mendekati. Dia berkata seolah-olah dirinyalah yang benar dan perkataan orang ini (Wu Shen) hanyalah kebohongan belaka! "Memangnya kau ini, siapa? Kenapa tiba-tiba datang dan malah membela Xiao Ying?"
Wu Shen hanya mampu tersenyum lalu memejamkan matanya sebentar dan berkata; "Kenapa kalian tidak bertanya pada Master Shizun kalian?"
Semuanya terlihat tercengang dan secara bersamaan melihat ke arah Guan Wei. Wu Shen sudah mengizinkan Guan Wei, Master ini untuk memberi tahu siapa sebenarnya dia ini pada semua Kultivator di depannya. "Dia adalah legenda kultivasi kaisar Wu Shen." Guan Wei berkata, matanya tertuju ke arah lain dan tidak ingin melihat ekspresi para kultivator itu setelah mengetahui bahwa orang ini adalah seorang legenda kultivasi.
Itu tidak mungkin!
Semua orang hanya terdiam tanpa perkataan apapun. Mereka terkejut bahwa orang ini adalah seorang legenda kultivasi. Wu Shen juga ikut terdiam tanpa kata membiarkan mereka melihat dirinya dengan jelas. Para kultivator itu seperti anak sapi yang pertama kali melihat induknya dengan mulut yang sedikit terbuka.
Wu Shen menepuk bahu Guan Wei dan pergi dengan Xiao Xing Chen yang dibawanya pada punggungnya saat ini. Xiao Xing Chen tentunya dibawa di kediaman Guan Wei, yang ada di puncak Jing Hao pegunungan Cang Qiong.
Rumah itu hanya sebuah rumah terbuat kayu halus sederhana namun di dalamnya sangat luas dan dipenuhi dengan buku-buku yang tersusun rapi di sebuah rak. Guan Wei sangat menjaga rumah kayu itu, karena merupakan peninggalan dari ibunya itu.
Guan Wei membiarkan Xiao Xing Chen tertidur di ranjangnya hingga sadar dari tidurnya ini. Guan Wei memilih untuk melatih kultivasinya selagi menunggu Xiao Xing Chen untuk bangun. Dan tepat 3 hari kemudian, Xiao Xing Chen akhirnya tersadar dan melihat Guan Wei, Master Shizun-nya sedang duduk bersila di hadapan sebuah meja duduk dengan menyalakan satu dupa di depannya. Guan Wei yang melihat pemandangan itu, segera menghampirinya dan memeriksanya saat ini. Laki-laki ini (Guan Wei) seperti sangat bersyukur dengan bangunnya Xiao Xing Chen dari tidurnya ini.
__ADS_1
"Master Shizun? Kenapa kau terlihat begitu khawatir?"
Jelas Xiao Xing Chen menanyakan hal itu karena melihat pandangan Guan Wei terlihat berkaca-kaca. Guan Wei mengangguk pelan dan menjawab; "Syukurlah, jika kau sudah sadar. Kaisar Wu Shen telah menunggu beberapa hari yang lalu."
Xiao Xing Chen yang sedang meminum seteguk teh hangat, kembali memuntahkannya karena mendengar Guan Wei menyebut kaisar Wu Shen. "Kaisar Wu Shen!? Bukankah dia sudah mati?!"
Suara laki-laki dan langkah kaki yang anggun melangkah mendekati rumah kayu sederhana ini. "Bukan hidup kembali tapi, aku mendapatkan tubuh dari seseorang yang baik padaku." Ya, suara itu adalah suara sang kaisar Wu Shen dengan senyum lembutnya yang ditunjukkan ke arah Xiao Xing Chen.
Segera, Xiao Xing Chen bangkit dari ranjang lembutnya dan membungkuk (Hormat) padanya. "Kaisar Wu Shen!"
Kaisar Wu Shen masih dengan wajah tersenyumnya dan berkata; "Syukurlah kau sudah sadar. Saya terus menunggu beberapa hari ini." Kaisar Wu Shen memanglah terlihat baik hati dan sangat lembut pada orang lain termasuk Xin Dao.
"Kaisar Wu Shen, jika boleh tahu kenapa anda menunggu saya untuk bangun?" Xiao Xing Chen bertanya karena sekarang ini dirinya sudah mengetahui bahwa orang ini (Wu Shen) adalah seorang pejabat surgawi yang seharusnya tidak disini.
Meskipun matanya tampak sebuah lingkaran hitam dikarenakan tidak tidur selama 3 hari ini, Wu Shen mencoba meraih tangan Kultivator iblis ini. "Aku menawarkan mu kontrak untuk bisa menjadi seorang pejabat surgawi."
Xiao Xing Chen saat ini sepertinya dibuat semakin terkejut dan tidak berkata. Wajahnya semakin merah dan bingung nyaris membuatnya tidak bernyawa kali ini. "M,... Maksud dari kaisar apa? Aku, terpilih untuk menjadi pejabat surgawi?"
Wu Shen tersenyum lembut dan berkata! "Iya."
Sungguh sama sekali tidak bisa dibayangkan oleh seorang kultivator Iblis sepertinya, bisa diangkat ke surga dan menjadi pejabat surgawi disana mewakilkan para kultivator sekte gelap di dunianya. Ini seperti tersedak daging hewan yang membuatnya tidak bisa bernafas. Tak lama, dewa pemanggil itu datang menuju puncak Jing Hao untuk menjemput Wu Shen dan juga Xiao Xing Chen.
__ADS_1
Senang bercampur sedih melihat muridnya Xiao Xing Chen yang akan diangkat ke surga dan menjadi pejabat surgawi disana. Guan Wei tidak mampu berkata apapun ketika sebelum pergi, Xiao Xing Chen menghampirinya dan memberikan pedang Miu Shi pemberian dari grandmaster Li Fang Jun ini.
Xiao Xing Chen tersenyum dan berkata; "Yah, sepertinya aku akan pergi dalam beberapa tahun ini. Jadi, kapan-kapan jika aku kembali turun, aku akan mengunjungi Master Shizun!"
Perkataan itu jelas membuat Guan Wei sangat tersentuh. Ia tidak menyangka seorang kultivator setan yang dibencinya dulu, kini mendapatkan kesempatan untuk naik ke surga! Tidak dapat di sangka!
Beberapa bulan setelah itu, patriark Jin Li tampak depresi karena dorongan kekuasaan yang melimpah. Belum juga, dirinya yang pernah nyaris terbunuh oleh Xiao Xing Chen dan melihat wajah-wajah mayat hidup yang sangat mengerikan dan terasa ingin berteriak melihatnya. Quan Shi, dikatakan oleh orang-orangnya telah melakukan bunuh diri karena hal itu. Posisinya saat ini, digantikan oleh senior dari Yuan Qiu, seorang pemuda yang ramah dan lembut, tidak peduli dengan kekuasaan sementara yaitu di dunia bernama Li Shui Xian (Shui\= air dan Xian\= Xianxia \= darah)
Begitu pula dengan sekte Jingshi yang mendapati patriark mereka telah jatuh sakit dan telah meninggal beberapa hari yang lalu. Kakak pertama Que Han juga sama sekali tidak ingin mengambil dan menggantikan posisi ayahnya sebagai patriark sekte dan memilih untuk pergi menjadi seorang kultivator pengelana. Akhirnya, posisi patriark di pegang oleh Zi Xian adik kedua.
Sedangkan sekte Lan Qiren dan juga Qing Fei tampak baik-baik saja setiap harinya. Patriark mereka masih tetap dan tidak berganti posisi. Perang ini sudah berakhir! Tidak ada bangsawan iblis yang akan menyerang mereka karena sudah dikalahkan oleh Xiao Xing Chen, meskipun hanya tersisa beberapa mayat hidup yang masih tersebar di jalanan.
5 tahun sudah Xiao Xing Chen menjalani hidupnya sebagai seorang pejabat surgawi meskipun dirinya tidak mendapatkan julukan dewa iblis karena saat ini dipegang oleh Xin Dao, Xiao Xing Chen berhasil mendapatkan julukan disana yaitu seorang kaisar cahaya kultivasi iblis.
Xiao Xing Chen menyempatkan dirinya untuk kembali turun ke dunia umat manusia dan menghampiri Guan Wei Master Shizun-nya di pegunungan Cang Qiong ini. Ia sudah lebih tampak terlihat dewasa dan tidak lagi bukan seorang anak kecil yang harus diasuh oleh ibunya. Wajah lembut dan merah, mengantarkannya pada perjalanan panjang yang berikutnya! Tentunya tugas-tugas yang akan diberikan oleh setiap dewa pada Xiao Xing Chen untuk melunasi hutang-hutangnya atas kesalahannya di dunia!
***Hari ini, kita bersambung dulu ya,..
__ADS_1
lanjut season ke dua dimana Xiao Xing Chen mendapatkan tugas dari para dewa untuk melunasi hutang-hutangnya!
***penulis sangat berterimakasih pada pembaca karena telah mau membaca karyanya yang menurutnya membingungkan ini. dadah******.....