
tok tok tok..
Bunyi ketukan pintu dikamarku.Aku baru selesai mandi,hanya mengenakan handuk.Ah mungkin pembantu,pikirku.
Kubuka pintu kamar.. tapi cepat kututup kembali.Will...
Mau apa dia,, haduhh malu banget.Aku belum pake baju.
"hai.. buka pintu,," kata Will
"aku belum pake baju, ada apa.Cepat ngomong.." balasku dibalik pintu
"Kamu malu ya.Lagian tadi aku dah liat juga.ngapain malu-malu sih."
dasar Will selalu saja bicara sembarangan.
Aku coba bersabar,
"ada apa Will.. cepat bilang"
Will diam saja, tidak ada sahutan.Jangan-jangan Will sudah pergi,syukurlah.
Aku tunggu beberapa saat tetap tidak ada suara apapun.
Aku berjalan menuju lemari dan mengambil bajuku.
Kupakai bajuku,, setelah selesai aku menuju lemari rias dan duduk disana
Kusisir rambutku,,dan saat kulihat dicermin hendak memastikan sudah rapi atau belum,setengah mati aku terkejut.Will bersandar dipintu dan pintu terbuka..
huuuaaaaaaaa....
aku teriak saking kagetnya,
Will menutup telinganya..
Aduhhhh,
Sejak kapan tuh anak disitu.
Jangan-jangan......
"ngapain kamu disitu,, kamu ngintip ya..."
kuambil bantal dan kulemparkan ke arah Will,dia mengelak lemparanku.
"dasar mesum ...awas kamu.."
__ADS_1
lagi kulempar dia dengan bantal,dia terus menepisnya.
"apaan sih..aku gak liat apa-apa.
aku baru datang .." bantah Will.
Aku tidak percaya,aku malu banget
Jangan-jangan dia melihat semuanya
Oh ..tubuhku ,Kututup mukaku
"Kamu ditungguin mama tuh.."
Will hendak berlalu,aku kejar dia
kuhalangi jalannya.
"Tunggu dulu, cepat katakan.Kamu liat gak.?" tanyaku serius
Will tersenyum,dia dekatkan mukanya kemukaku ,,dekat banget hingga nafasnya terasa hangat dipipiku
Dia liat aku cukup lama tanpa menjawab.
Lalu dia tertawa ,, dan di jitaknya pelan kepalaku
dia menyingkirkan tubuhku dan berjalan lagi.
Aku diam saja ,,terdiam bagai patung.
Beberapa langkah Will menengok kebelakang dan berhenti
"Tapi kamu lumayan seksi juga sih..hahahha..."
dia mengejekku ,,tuh kan beneran dia tadi ngintipin aku.
Aku marah ,,kukejar dia awas kamu Will.
Dia berlari menuruni tangga,,aku tidak akan membiarkannya lolos.
Aku akan pukul dia,biar tau rasa.
Sial.... kakiku tersandung karpet.
Tuhan tolong aku...
Kyaaaaaa
__ADS_1
Will menengok kebelakang ,dia melihatku hampir jatuh dan langsung berbalik menangkapku.
Brukkk
Aku jatuh menimpa sesuatu,tapi tidak terlalu sakit sih.Aku mencoba duduk.
uuhh, kepalaku agak pusing.
"cepat menyingkir dari tubuhku.."
Aku lihat arah suara itu.
Ternyata aku terjatuh diatas tubuh Will.
Dan aku duduk di atas tubuhnya.
Aku langsung menyingkir,mama keluar dari kamarnya.
Dia kaget melihat kami seperti itu
"Suara apa tadi ,,kalian kenapa..?"
Aku mencoba berdiri,demikian pula Will
"Will ,,kamu tidak apa-apa?'
Mama melihat kearahku
" Ada apa ini sebenarnya ,,kamu baik-baik saja kan sayang..?"
aku mendekati mama
"gapapa ma,, tadi aku terjatuh dan Will menolongku."jawabku
Gak mungkin lah aku bilang kejadian yang sebenarnya,aku malu sama mama.
Sore ini benar-benar menyebalkan.
Seperti biasa Will sudah menghilang,entah kemana.
sedikit sambutan dari author: hai..salam kenal semuanya.Semoga kalian suka dengan cerita ini,,ini asli cerita karangan dari saya.Mohon dukungan,likenya terimakasih🙏
__ADS_1