Kakakku sayang

Kakakku sayang
Episode 24


__ADS_3

Aku terdiam cukup lama dikamarku,


aku tidak punya tabungan banyak.


Tapi cukuplah untuk membayar uang kost dan aku akan segera cari kerja nantinya.


Tapi tempat kerja seperti apa yang bisa mempekerjakan aku.


Aku bahkan belum lulus dan tidak punya ijazah SMA.


Jika tidak salah mama dan Will sedang keluar.Dan baru kembali nanti malam.


Ini kesempatan bagus untukku.


Kukemas beberapa helai baju.


Kumasukkan tas ransel.


Aku berjalan keluar kamar,mengintip kalau ada pembantu atau perawat disitu.


Sepii ..aman.


Aku berjalan keluar dengan berdebar-debar.


Aku berhasil keluar dari rumah itu.


Segera kumenuju halte bus dan menunggu bus datang.


Begitu bus datang aku langsung naik dan bus itu membawaku jauh-jauh menjauh dari situ.


Aku termanung,apakah ini baik..


Apakah keputusanku baik.


Entahlah,, biarlah.


 


Aku turun diterminal dan segera berganti bus.


"yoyga yogya...."


suara kernet menawarkan bisnya.


nggak,aku gak mau kejogja.


Pasti nanti mereka menemukanku jika aku kembali kesana.

__ADS_1


Aku asal masuk bis,entah bis itu tujuan kemana.


Bis segera berjalan membawaku.


Aku perhatikan,penumpang disini tidak banyak.Hanya beberapa orang


Diseberangku duduk seorang wanita,


aku segera beralih duduk disampingnya.


Wanita itu melihat ke arahku.


Aku tersenyum padanya


"tante ,mau kemana ?"


tanyaku sok kenal,dia bergeser seakan memberiku tempat disampingnya.


"tante mau ke Bogor dek,adek sendiri mau kemana.?" dia balas bertanya


Ini ternyata bus jurusan Bogor.


"aku juga mau kesana ,kebetulan banget tante.." kataku berbohong.


"oh.. kebetulan dong.Adek sendiriankah?" tanyanya dilihatnya kursi tempat ku duduk sebelumnya ,kosong.


"ooohh,, mau ketempat saudarakah?"


nih tante kepo banget sih


"iyaa tan ," jawabku singkat


"Kamu masih sangat muda,masih sekolahkah?"


Waduh,aku gak mau tambah banyak boong.Tapi gimana lagi


"aku udah gak sekolah tan,,"


Tuh kan jadi boong lagi deh."


"oooohhh..."


huuft. ,aman deh.


Aku pura-pura memejamkan mataku.


Biar dia kira aku tidur,jadi gak banyak nanya lagi,pikirku.

__ADS_1


 


Hari sudah malam,perjalanan ini belum juga sampai.Aku tidak membawa hp.


Kutinggalkan dirumah mama,aku tidak ingin membawa apapun yang mereka pernah berikan padaku.


Hp itu pemberian Will,dia berikan saat hpku rusak tak sengaja kujatuhkan.


Bahkan uang sakuku pun yang kutabung dicelengan ayam tak kubawa ,biarlah.


Yang kubawa mutlak sisa uangku dulu,


dan sedikit tabungan ayah.


Aku cuma meninggalkan secarik kertas


"Maafkan saya dan terima kasih banyak,tolong jaga ibu"


Sudah itu saja.


Biarlah semua akan jadi kenangan.


Itu bukan tempatku.Aku terisak,rasanya dadaku sesak.


Untung tante disebelahku tertidur,jadi dia tidak tau kalo aku menangis.


 


"dasar bodoh"


Will sangat marah.Dia berjalan keluar.


Mama menahannya,


"Will ,,sayang,,sabar dulu..kamu mau kemana.." cegah mama


"Aku mau cari dia dan kupukul dia,kuseret kembali kerumah",


Will terlihat marah,tapi tak bisa disembunyikan raut mukanya ada kekhawatiran yang berlebih.


Mama terisak dia duduk.


Will mendekati mama,dan memeluknya.


" Widya..kemana kamu.."


batin Will cemas.

__ADS_1


 


__ADS_2