Kakakku sayang

Kakakku sayang
episode 53


__ADS_3

Rriiiingggggg ,,,


jam pelajaran sudah usai,aku segera keluar.


Lay sudah menungguku di parkiran.


Kalo memang benar ini orang hanya sopir pribadiku,mungkin aku bisa ngajakin dia kompromi.


Aku segera masuk kedalam mobil.


"Aku belum ingin pulang,aku ingin mampir kesebuah tempat"kataku


Lay tidak membantahku ,kutunjukkan sebuah tempat dan dia mengangguk.


Aku segera turun,, kulihat Lay diam saja.


"kamu ,ikut aku..."kataku bak majikan


Lay memandangku dan segera turun dari mobil.


Dia mengikuti langkahku.


Aku duduk disebuah tempat ,kupilih tempat duduk dekat kolam ikan.


Banyak sekali ikan-ikan koi didalam kolam itu.


Aku suka melihat tingkah mereka yang berenang dengan lucu.


"duduklah... "kusuruh Lay duduk,karena kulihat dia hanya berdiri terus


Seorang pelayan datang dan menyerahkan buku menu.


Kupilih beberapa menu dan pelayan itu segera pergi.


"langsung saja .. "aku membuka percakapan.


Lay memandangku dengan seksama.


"Gini.. kalo memang kamu adalah benar sopirku...anu maksudku,sopir yang Stev kirim untukku.Aku mau kamu bekerja sama denganku.."kataku


Lay mengerutkan keningnya


"kerja sama...?"tanyanya


"iyaa.. kerjasama."jawabku


"lha iya ...orang aku kerja sama kakakmu kok."kata Lay pura-pura bodoh.


"maksudku ,,gini.Untuk apapun yang kulakuin.Kamu gak boleh laporan sama Stev."


kataku dengan dongkol.


Lay tertawa lebar ...


"hahahaha ...imbalannya apa..?"tanyanya


"apa saja,, ehm .aku akan membayar gajimu lebih.."kataku


Lay mendekatkan mukanya padaku..

__ADS_1


"gajiku sudah cukup lumayan..aku gak butuh uang kamu ."bisiknya


Aku mundurkan mukaku


"oke... kamu mau apa..?"tanyaku


Lay duduk bersandar dikursinya.


Dia menatapku dengan tajam.


"aku tidak akan mengatakannya sekarang,tapi aku tertarik untuk bekerja sama denganmu.Jadi aku terima.."katanya


Kupicingkan mataku


"kamu lagi gak ngerjain aku kan? gak sekongkol sama Stev?"tanyaku


"gak.. gak ada."


"oke.. deal..."kuulurkan tanganku


Lay menjabat tanganku dan meremasnya dengan kuat


"aduhh... lepasin.."teriakku


Lay melepasnya dengan tersenyum penuh arti.


Tetap aja aku harus hati-hati sama anak ini.


Mencurigakan.


*************


Dia sedang membaca koran diruang tengah ketika aku dan Lay masuk.


"aku... ah kami..."belum selesai aku menjawab Lay memotong ucapan ku


"Aku mengajak Widya makan siang diluar,,"katanya


Stev tersenyum,dia tidak marah karena aku terlambat pulang


Baguslah..rupanya Lay bisa diandalkan.


Aku segera masuk ke kamarku.


Kubuka hp,beberapa panggilan tak terjawab dan beberapa chat,


Salah satunya dari Will.


Will bilang lusa dia akan ke sini dan meminta jawabanku atas pertanyaannya kemarin.


Aduh..gimana nih.Untuk sekarang aku akan sulit cari selah untuk lari dari Lay.


Dan lagi jawaban apa yang harus kuberi pada Will.


Aku gak mau ngasih harapan,sementara aku sendiri tau gimana hubungan keluarga kami.


Dan yang terpenting gimana dengan perasaanku saja aku gak tau.


********

__ADS_1


Aku duduk ditaman belakang,memberi makan ikan-ikan kecil dikolam.


Aku masih bingung mikirin soal Will.


"doooorrr.. "


Lay datang mengagetkanku


"apaan sih ..gak lucu tau.."paling gak suka aku dikagetkan.


Lay tertawa saja dan ikut duduk disampingku


Diambilnya pakan ikan yang ada di tanganku.


"ngapain sih,, kulihat bengong Mulu.."Lay berusaha menyelidik


Aku cuekin aja,bodo amat sama kamu.


Aku beranjak berdiri,Lay menahan tanganku.


"duduk kembali.."perintahnya


Aku memandang tak mengerti.


Lay memberi isyarat dengan mata.


Aku tak paham..


"duduk dulu beberapa saat.."katanya


Aku terpaksa duduk kembali ,


"ada apa..."tanyaku bingung


"Stev sedang melihat kita dari jendela kamarnya.."kata Lay lirih.


Aku hampir menengok ke arah jendela kamar Stev.


Lay memegang daguku dan mendekat kemukaku dengan segera.


"jangan menengok.. pura-pura saja tidak tau."katanya


Aku masih tidak mengerti dengan tingkah Lay.


Aku mundurkan mukaku dan tersenyum kaku.


"gak harus gitu juga kali...Lagian kenapa sih.."


tanyaku tak mengerti.


"sudah sekarang kamu boleh pergi,,hush hush hush.."Lay mengusirku,emangnya aku ayam.


"dasar aneh.."gerutuku.


Aku segera beranjak pergi.


Lay tersenyum menatap kepergian ku.


Dengan pandangan mata yang menyimpan sejuta misteri.

__ADS_1


__ADS_2