Kakakku sayang

Kakakku sayang
Episode 33


__ADS_3

Kepalaku pusing banget.


Aku capek dan sangat lapar,pandanganku mulai berkunang-kunang.


Aku duduk dibawah pohon besar,angin sepoi membuatku sedikit lebih nyaman.


Keroncongan diperutku semakin menjadi.Rasanya cacing-cacing dalam perutku berusaha berontak minta makan.


Aku tak sadar,entah berapa lama aku sudah disitu.


Hingga seseorang datang mendekatiku


"hai,, apa kamu baik-baik saja?"


aku tatap dia dengan lemas


Dia ambil tanganku dan memeriksa pembuluh darahku.


Dia sentuh keningku.Aku hanya diam saja,rasanya badanku tak bertenaga.


"kamu sangat pucat,ayo kita ke Klinik terdekat ,," dia berusaha mengangkat badanku


Aku tepiskan tangannya,


"jangan takut,aku tidak berniat jahat." dia berusaha menjelaskan


Tak berguna aku berontak ,aku lemas banget.


Kepalaku bersandar dipundaknya,dia angkat aku kemobilnya.



"dia kecapean dan belum makan,kita beri dia vitamin dan biar dia istirahat yang cukup,"dokter memberi saran


" baik dok,terimakasih."


Daniel ,,laki-laki itu bernama Daniel.


Dia yang tadi menolongku.


Daniel menghampiriku,yang masih terbaring di tempat tidur periksa.


"ayo kita pulang,aku akan mengantarmu ke rumahmu,"


Rumahku ??


Aku bingung,aku akan pulang kemana.

__ADS_1


Aku gak mau pulang ke rumah Mama Maria.Aku serasa asing disana,


Bagaimanapun aku masih tidak bisa terima,bagaimana bisa dia memberikanku pada orang lain.


Meski pun aku bersyukur jadi bertemu ibu dan Ayah.


Tapi aku bukan boneka,aku juga punya perasaan.


Dan sekarang mereka ingin aku kembali,Aku tau rencana mereka.


Mereka sudah mengatur,untuk perjodohanku dengan rekan bisnis Papa.


Aku menangis,aku sudah tidak punya seseorang yang bisa kujadikan tempat bersandar,bahkan ibu pun meninggalkanku.


"hei,, kenapa kamu malah menangis"


Daniel menyeka airmataku.


Aku palingkan wajahku ,


"Kamu bisa cerita sama aku,ada apa denganmu.Sejak tadi aku mengamatimu.Kamu tidak terlihat baik-baik saja." bujuk Daniel.


"aku tidak punya rumah. .tidak ada siapapun.." bisikku


Daniel tersenyum,dia pegang tanganku.


Ikut dia?? yakin Widya??


dia siapa? kamu belum mengenalnya.


Tapi kamu tidak punya pilihan lain


Aku mengangguk.



"istirahatlah dan makan makananmu,,,"


Aku berada disebuah rumah mewah,rumah Daniel.


"aku akan keKantor,ada beberapa pekerjaan yang harus kuselaikan.Jika kamu butuh apa-apa,bilang pada pelayan", aku mengangguk.Dia berlalu meninggalkanku.


Aku harus cari cara agar bisa tau dimana Henry sekarang.


Aku harus menolongnya keluar,tapi gimana caranya.


Siapa yang bisa menolongku.

__ADS_1


Stev terlalu,dia jahat sekali.


Telah menuduh Henry sampai memasukkannya kepenjara.


Will,,,,,


Pikiranku tertuju pada Will, apa aku bisa minta tolong pada anak itu.


Dia tidak suka padaku.


Tapi meski begitu bukannya selama ini dia banyak menolongku.


Aku masih berfikir ,dengan pelukan terakhir saat dia bertemu denganku.


Jika dia tidak menyukaiku,kenapa dia memelukku waktu itu.


Widyaa,, sudah deh jangan baperr.


Mikir apaan sih...


Aku masih hapal nomer rumah mama Lilian,nanti aku bisa nanya no hp Will ,,tapi apa tidak bahaya jika aku telpon dari rumah ini?


Nanti akan ketauan aku berada dimana.


Mereka pasti akan melacakku,seperti kemarin.


Hemm,aku pinjam hp pelayan saja.pikirku



" Widya ......"


Suara Will terdengar kaget ,saat aku menelponnya.


"yaa ,ini aku.kumohon jangan bilang siapa-siapa,,"


Diam,sunyi...


"Will,,hallo,,apa kamu masih disitu.?"


"e..em..yah..Kenapa sih,kamu hobi banget kabur dari rumah,"protes Will.


Will kamu tidak tau,tidak tau perasaanku.


" Will,,jangan bahas itu.Aku mau minta tolong sama kamu,kumohon bantu aku,sekali ini saja,,"


Aku sangat berharap padamu,,bantu aku Will.

__ADS_1


 


__ADS_2