
"jadi begitu kejadiannya..apa benar yang dia katakan jack..?"
bu Nina bertanya dengan nada keras kepada Jack
"Ayolah bu,, saya cuma bercanda.Sebagai seorang murid terpandai dikelas apa aku ada tampang penjahat.." kata Jack sambil mekirikku
Aku muak dengan tatapan matanya.
Setengah jam aku disidang diruang guru gara-gara dia.
Akhirnya aku bebas juga,herannya Jack pun tidak diberi hukuman.Hanya nasehat kecil untuk tidak lagi mengulangi perbuatannya.
Kutinggalkan ruang guru dengan cepat sebelum Jack selesai dengan nasehat guru untuknya.
Bagus juga, lain kali dia tak kan berani sembarangan padaku.
Kumasuki ruang kelas,mendadak suasana yang tadi berisik jadi hening.
"wooi.. gimana kamu bisa bebas ,dimana Jack?"
"mana Jack..?"
Gila..mereka masih sempat menanyakan Jack setelah apa yang dia perbuat padaku.
Kuacuhkan mereka dan menuju bangkuku.
Dimana tasku ...tasku hilang,buku-bukuku ...semua tidak ada.
Sial..aku dikerjai lagi.
Kulihat cowok didepanku,dia dari tadi acuh dan seakan tak peduli dengan sekitarnya.
Tapi mustahil dia tidak tau diman tasku.kupegang bahunya ,dia kaget dan menoleh ke arahku
"dimana tasku.."
Dia mengernyitkan dahinya,, dan menyipitkan pandangannya,,
Dia tepiskan tanganku ,,
Dan kembali asyik dengan hp nya.
Ingin sekali aku memukulnya.
Saat tanganku ingin meraih bajunya ,tiba-tiba ada yang menarik tanganku.
"jangan..."
aku menoleh,seorang anak perempuan yang imut.Kalo tidak salah dia duduk dibarisan depan.
__ADS_1
"ayo ikut aku..." ajaknya.
Apa masih ada yang bisa kupercaya di sini?? ya Tuhan..
"aku tidak mau..." kataku
dia berhenti ,,lalu kembali berjalan ke arahku.
"kamu harus ikut aku,atau kamu suka dibully terus.." dia berbisik ditelingaku
Kupandang wajahnya,,tidak ada kesan dia berbohong sih..
Oke ,, tak ada salahnya kucoba percaya kamu...batinku
Kuikuti dia dari belakang..
Hingga sampai di belakang sekolah.
Dia menunjuk keatas pohon..
"itu lihat..itu tasmu.."
Gila...siapa yang sudah melempar tasku keatas.
Gimana aku harus mengambilnya.
Pohon ini lumayan tinggi,dan aku tidak bisa menjangkaunya.
Aku bingung dan tak memgerti
"Rey..siapa Rey.." tanyaku
"Cowok yang duduk didepanmu tadi.Dia paling tidak suka diusik,dan yang penting jangan pernah bicara dengannya jika kamu tidak ingin terlibat masalah."
Ya mungkin kamu benar,tapi aku sekarang tidak sedang memikirkan itu.
Yang kupikirkan gimana cara ambil tasku.
"sudah ya..aku kembali ke kelas"
dia akan meninggalkanku disini sendiri..
"Tunggu .. jangan pergi dulu.
Gimana cara ambil tasku ..kumohon bantu aku.."dia berhenti
"aku sendiri gak bisa manjat pohon..
Kamu minta bantuan tukang kebun saja."
__ADS_1
Dimana aku bisa menemukan tukang kebun sekolah.
Sedih rasanya hari ini aku benar-benar sial.Disekolahku dulu tidak ada yang berani kejam begini padaku.
"hei ..kamu lagi ngapain disitu.
lagi nungguin bintang jatuh." suara yang kukenal.Jack...dia lagi,
"pergi ...aku tidak mau melihatmu,terserah apa yang kulakuin disini.bukan urusanmu." jawabku ketus.
Dia tak peduli,dia mendekat dan melihat ke atas pohon,dia tertawa seakan ada yang lucu
"mau ditungguin sampai kapan,baru dia mau turun..." tunjuk jack kearah tasku
Kuacuhkan dia,
"yakin gak mau minta bantuanku..
aku akan dengan senang hati lho mengambilnya buatmu.."katanya genit
Dasar cowok gak tau diri,apanya dia murid terpandai.Tingkahnya saja kaya gini.Nyebelin dan mesum
" ya sudah kalo gak mau diambilin.
Awas lho jangan berdiri lama-lama disini,katanya dipohon ini ada yang njagain.nanti kalo dia marah terus kluar gimana.."dia mencoba menakutiku.
Aku tidak akan takut hanya dengan lelucon macam itu,batinku.
"oke..aku kembali ke kelas.5 menit lagi pelajaran akan dimulai,pikirkan saja cara menjatuhkan tasmu hanya dengan memandangnya."
Sialan ..aku harus gimana.Masa iya aku minta bantuan cowok brengsek ini.
Nyari orang lain sudah tidak ada waktu,kalo aku tidak muncul dipelajaran berikutnya pasti akan timbul kesan tidak baik didepan guru-guru.
Jack melangkah pergi ..
Aku masih terdiam,berat banget mulutku terbuka untuk memanggilnya.Apalagi minta bantuannya.
"Jack . tunggu..."
Jack berhenti tapi tidak menengok ke belakang.
"aku....aku mau.. kamu....tolong.."
dia melihat kearahku..
"apa.. aku tidak jelas mendengarnya..kamu bicara apa.."
dia menempelkan tangannya ketelinganya,ingin aku mengulangi ucapanku.
Dasar brengsek...sabarr..sabarr..
__ADS_1
"aku ingin kamu membantuku ambil tasku..!" teriakku