Kakakku sayang

Kakakku sayang
Episode 6


__ADS_3

Aku kembali kekamarku untuk beristirahat.Kubayangkan pertemuan dengan kak Aska tadi,sosok kakak yang kuidamkan.Penuh kasih sayang,hangat dan humoris.


O,iya aku tidak melihat William dari tadi,kiranya kemana anak itu.


Sikap William jauh berbeda dengan tante Lilian oopps mama Lilian,dan kak Aska yang ramah.


 


Kukenakan seragam yang sudah disiapkan bibi dikamarku.


Seragamnya saja sudah sebagus ini,gimana dengan sekolahnya.Pasti sekolah bagus dan andalan.


Tapi rok ini apa tidak terlalu pendek.


Setelan seragam atasan yang terlalu ketat dan rok yang terlalu pendek menurutku.


Tapi aku tidak ingin membuat Mama kecewa,kukenakan baju itu.


Tidak terlalu buruk,,kamu harus terbiasa dengan kehidupan barumu Widya,batinku.


Semua kebutuhan sekolah sudah lengkap tersedia,mama benar-benar telah mempersiapkan kehadiranku disini.


Aku keluar dari kamar dengan malu-malu,bagaimanapun tetap belum terbiasa aku dengan pakaian seperti ini.


Mama sudah menungguku dimeja makan,,dia melihatku dengan seksama membuatku jadi tambah canggung.


"sayang ,,kamu cocok banget pake seragam itu".


aku tersenyum simpul


" ma... apa seragam ini tidak terlalu pendek dan ketat.."kataku sembari duduk disampingnya.


"tidak ,,untuk ukuran semua sudah ditetapkan ya memang harus begitu.Ayolah sayang,nanti lama-lama kamu akan terbiasa." bujuk mama


"ya ma..."


Kulihat will berjalan masuk ke ruang makan,sudah rapi juga dengan seragamnya.


Dia duduk didepanku,memakan sarapannya seakan tidak ada siapapun disitu.Mama melihat ke arah will

__ADS_1


"semalam kamu pulang jam berapa will,mami tungguin kamu sampai ketiduran".Will melihat ke arahku dan berdiri,dia tidak menjawab pertanyaan mamanya.


Jujur aku merinding dengan tatapan mata will,tatapan yang tajam dan dingin.


" mam,, aku pergi dulu.."kata will


"Will,,kamu berangkat sekolah barengan sama widya ya..."


"tidak ..!.aku buru-buru." kata will berlalu


Kulihat mama menghela nafas panjang,dia melihatku dan tersenyum


"nanti sopir akan mengantarmu ,,


kamu langsung temui tante bella ya.


Dia teman baik mama,guru disana.Dia akan membimbingmu dan memberitahu kelasmu."


 


Sekolah yang bagus,aku minder berjalan dikoridor sekolah.Banyak mata menatapku aneh.Aku terus berjalan keruangan yang telah mama arahkan.


Tiba-tiba dari belakang ada beberapa orang berlarian.Aku tidak sempat minggir hingga aku tertabrak salah satu orang,aku terjatuh.


"hai ..kamu gak punya mata!" kataku marah,sakit banget lututku.


Aku mencoba berdiri tapi percuma kakiku masih sakit,aku duduk kembali.


Orang yang menabrakku tadi menghampiriku.


Seorang cowok,, tubuhnya tinggi dan sispek.Pantas saja aku sampai jatuh terpental.


"kenapa kamu gak minggir, kamu sendiri yang pasang badan ditengah jalan."


"Kalian datang dengan tiba-tiba,berlarian kearahku"


Cowok itu tersenyum,aduhai cakep banget senyumnya.Boleh gak aku terpesona ya Tuhanku.


"kamu berani nyalahin aku,kamu belum tau siapa aku.."

__ADS_1


Kulihat semua orang berbisik-bisik dan menatap tajam kearahku seperti mencemooh.


Teman-teman si cowok yang tadi berlarian mereka ikut berkerumun mendatangi kami.


Aduh gimana nih,kenapa jadi begini.


Jujur aku takut juga dengan situasi ini.


Tiba-tiba cowok itu mengangkat tubuhku.Aku meronta dan minta turun


"diam atau kamu kujatuhkan.." bentaknya


Aku diam saja,kemana aku akan dia bawa.


"Rey ,, menggendongnya.siapa sih perempuan itu.aku iri" sayup-sayup kudengar gerombolan anak-anak perempuan membicarakanku.


Aku dibawa ke ruang UKS,


"aku sudah membawamu kesini.


Masalah hari ini selesai.."


katanya dan membalikkan badan.


"tunggu dulu,, aku tidak menyuruhmu mengantarku ke sini." kataku


Dia berbalik dan menatap tajam kearahku.


"dasar tidak tau terimakasih,harusnya tadi kubiarkan saja kamu disana jadi bahan tontonan anak-anak"


"bukan..bukan ..itu maksudku..aku.."


kataku terbata-bata,dia tidak peduli.


Dia berjalan kearah pintu ,,


"terimakasih..." kataku


dia berhenti dan melihat kearahku,berlalu dengan dingin.

__ADS_1


__ADS_2