Kaya Mendadak

Kaya Mendadak
Pembatalan Pernikahan


__ADS_3

Adit, Sintia dan temannya minta kembali ke darat karena tidak kuat udara dingin bilangnya, mereka bersandiwara kepada nahkoda dan awak kapal. Karena kapal ini di sewa Adit jadi nahkoda menuruti keinginan Adit untuk kembali ke darat.


Satu jam berlalu mereka sampai di pantai itu lalu keluar dari kapal itu teman Sintia menggendong tas ransel besar dan sudah di tutup dengan jaket bulu yang di pasangkan Sintia di ranselnya, Adit menggenggam tangan Sintia berjalan menjauhi pantai itu mereka berdua jalan di belakang menghalangi temannya jalan duluan yang seolah-olah sedang menggendong perempuan di punggungnya.


Mereka senang rencananya berhasil dan berjalan lancar, lalu mereka semua pergi ke bandara untuk balik lagi ke Paris.


"wah idemu benar-benar hebat ya, nanti gue kasih bonus"


Adit menepuk pundak teman Sintia, sekarang mereka telah keluar dari bandara dan menuju hotel. Mereka semua sampai di hotel dan temanannya Sintia memakai kamar bekas Ola.


Keesokan harinya Adit dan Sintia pulang lagi ke Indonesia tanpa memberitahukan orangtua dan kak Mona.


Adit dan Sintia masuk ke rumah Adit yang sebelumnya di tempati Ola, mereka berdua seperti tuan dan nyonya yang baru pulang bulan madu jalan bergandengan dan sesekali berciuman.


Mereka berdua langsung menuju kamar untuk mandi dan ganti baju, tapi bukan hanya mandi mereka berdua melakukan itu juga sampai puas.


-


-


Bu Eem membuka ponselnya dia menekan nama anaknya telpon terhubung tapi tidak ada yang ngangkat, setelah mematikan dia menunggu beberapa detik lalu menekan kembali tomnol hijau tapi belum di angkat juga.


"pak kenapa ya ko gak di angkat?"


"mungkin anak kita sedang bersama suaminya jangan ganggu dulu biar kita cepat punya cucu udah tunggu aja nanti juga dia telpon balik sama kita"


"iya sih pak tapi hati ibu gak enak kepikiran Ola terus"


"bapak juga sama kepikiran dia tapi kita harus gimana, tunggu aja sebentar"


...****************...


Helmi menonton siaran langsung di ig Ola dia merasa senang melihat langsung wajah teman kecilnya walaupun lewat video, sedang asik memperhatikan tiba-tiba layarnya buram tidak ada gambar hanya gelap terlihat di layar tapi siaran langsung masih berlangsung dan terdengar suara Adit dan perempuan tapi tidak jelas apa yang mereka bicarakan. Banyak komentar menanyakan kenapa tapi tetap aja layarnya begitu.

__ADS_1


"apa hpnya jatuh ya, ko gak langsung di ambil atau jangan-jangan???"


Helmi jadi berpikir yang tidak-tidak dia langsung menelpon mbak Mona.


"hallo dik ada apa telpon mbak, bagaimana kuliahnya?"


"kuliahnya lancar mbak, Adit sama Ola kan lagi bulan madu di Paris ya tapi tadi Ola siaran langsung di ignya di laut Kepulauan Faroe mbak"


"lho kok bisa mereka di sana ya, padahal mbak ngasih tiket dan vocer menginap di hotel dan vocer belanja hanya untuk di Paris selama seminggu"


"mungkin mereka ingin ke pantai mbak Ola kan suka pantai, tapi anehnya pas lagi siaran langsung tiba-tiba tidak ada gambar hanya hitam saja dan terdengar suara Adit dan perempuan berbicara tapi tidak jelas apa yang mereka bicarakan"


"mungkin hpnya jatuh"


"tapi mbak lama sekali satu jam lebih masih siaran langsung tapi tidak ada gambarnya, dan suara perempuan itu bukan suara Ola"


"ada apa ya? coba mbak telpon Adit dulu ya"


...****************...


"kenapa ya bu ko gak diangkat -angkat telpon kita dari kemarin sudah dua hari ini"


"iya pak hati ibu semakin cemas apa signal di sana lagi ada gangguan ya?"


"mungkin saja bu"


Orang tua Ola mencemaskan anaknya, walaupun mereka pikir anaknya bersama menantunya lagi bersenang-senang tapi perasaannya gak enak terus.


Adit dan Sintia sudah rapi mereka rencananya akan menelpon orang tuanya bahwa Ola jatuh di laut dan belum di temukan, padahal mereka sudah pulang dari Paris dan ada di rumahnya. Mereka mau mulai bersandiwara pura-pura sedih.


"hallo daddy apa kabarnya dengan momy?"


"kabar kami baik, bagai mana bulan madu kalian?"

__ADS_1


"maaf dad aku tidak bisa menjaga Ola hik"


"ada apa dengan Ola, kamu kenapa nangis?"


"Ola jatuh ke laut dad dan belum di temukan padahal kami sudah tiga hari mencarinya "


"lho kok bisa jatuh ke laut, bukannya kalian bulan madu di Paris?"


"iya dad awalnya di Paris tapi Ola ngajak ke pantai dan aku bawa ke pantai kami naik kapal, pas di tengah laut Ola jatuh mungkin karena berdiri terlalu pinggir"


"kenapa tidak langsung di cari saat itu juga, masa belum ketemu?"


"langsung di cari ko dad tapi belum di temukan juga, mungkin di makan hiu atau paus"


"ko gitu sih ngomongnya, ya udah kamu tenang aja dulu serahkan semuanya kepada tim SAR di sana"


"iya dad"


Adit menutup telponnya di susul gelak tawa Sintia, dia mengacungkan jempolnya di depan Adit.


"sandiwaramu benar-benar hebat baby, mari kita bersenang-senang untuk merayakan keberhasilan kita ini, aku akan memberi serpis yang memuaskan untukmu"


Mereka berdua melanjutkan kegiatan mereka dengan berbagai gaya dan berpindah-pindah tempat, di sofa, di meja makan, di dapur, di kamar dan terakhir di bathtub seolah-olah tidak pernah puas.


Keesokan harinya jam sembilan pagi Adit mendatangi kantor catatan sipil dia mengajukan pembatalan pernikahannya dengan Ola, setelah semuanya di setujui karena Adit memberikan bukti bukti palsu. Akhirnya pernikahannya dengan Ola batal/tidak sah jadi sekarang dia statusnya sendiri/tidak terikat perkawinan.


Adit kembali ke rumahnya dengan hati yang gembira, dia langsung mengangkat Sintia tinggi-tingi dan berputar, mereka tertawa dan berteriak seperti orang gila.


"stop baby aku pusing hahaha"


"aku bahagia sekarang aku orang yang kaya raya dan statusku tidak terikat pernikahan dengan Ola dan aku akan segera menikahimu"


Adit menurunkan pacarnya mereka berpelukan dengan erat, seolah-olah dunia milik mereka berdua.

__ADS_1


__ADS_2