
Dua hari setelah pesta penyambutan Roula di perusahaannya, tuan Hwan kembali lagi ke negaranya karena di sana juga beliau seorang pemimpin perusahaan.
Roula sudah menguasai semuanya dia sudah merekrut sekretaris baru seorang perempuan, selain asisten pribadinya Jonatan dia juga membutuhkan sekretaris untuk menghendle pekerjaannya.
Hari ini adalah hari pernikahan Mila sahabat Ola, pagi-pagi Ola sudah siap untuk menyaksikan akad nikah sahabatnya walaupun berbeda keyakinan dengan Ola tapi dia mau menyaksikan proses akad nikah Mila.
"mommy kita mau ke nikahan aunty Mila ya?" tanya Dal Mi
"iya sayang, hari ini kita mau ke nikahan aunty Mila" jawab Ola sambil mengikat rambut anak perempuannya di kuncir kuda dan memakaikan jepit rambut warna warni.
"tapi mommy tidak pakai gaun plinses" tanya putrinya lagi.
"karena acara akad nikah para mommy memakai kebaya semuanya, nanti kalau resepsinya sore hari baru memakai gaun prisces sayang" jawab Ola.
"ooh beditu ya" kata Dal Mi sambil memainkan bros besar di kebaya ibunya.
"tapi mommy kita tantik dek muach" kata Daniel sambil mencium pipi ibunya dia baru selesai memakai tuxedo seragam dengan Helmi ayahnya.
"iya mommy memang cantik, makanya daddy sangat mencintainya" kata Helmi sambil mencium kening istrinya.
"terima kasih semuanya, ayo kita berangkat nanti keburu telat" kata Ola sambil berjalan mengambil tasnya setelah itu mereka berangkat ke gedung tempat di adakannya akad nikah Mila.
Selesai acara akad nikah Mila, Ola dan suaminya juga anaknya menghampiri pengantin untuk mengucapkan selamat dan mendoakan kedua mempelai Ola memeluk sahabatnya dengan erat.
"selamat ya Mil, semoga pernikahan ini langgeng sampai kakek nenek dan di karuniai keturunan yang membanggakan kalian" kata Ola.
"amiin terima kasih do'a dan sumbangannya bos, tanpa bantuan dari bos gue tidak bisa menikah di gedung ini" jawab Mila terharu sambil membalas pelukan sahabatnya sekaligus bosnya.
"sama-sama Mil kamu juga selalu membantu aku, tanpa kamu butik itu tidak tau nasibnya" jawab Ola
"oh ya bos, butik sementara di pegang Gina selama aku cuti, tapi akan selalu aku pantau ko" kata Mila.
"iya Mil enjoy aja cutinya, oh ya tiket bulan madunya sudah gue pesan dan sudah dikirimkan ke no kamu. Besok jadwal penerbangannya jam tujuh malam tapi jam lima sore sudah harus di bandara ya" kata Ola.
__ADS_1
"iya bos terima kasih banyak atas hadiahnya dan semuanya, semoga lebih sukses, selalu sehat dan panjang umur juga hartanya semakin melimpah biar gue dapat bonus terus hehe" kata Mila doanya malah di tambahin candaan.
"amein, lah ujungnya gak enak hehe" jawab Ola terkekeh mereka sudah biasa bercanda.
Ola menggandeng tangan putranya dan Helmi juga menggandeng tangan putrinya, tuan Hartono dan nyonya Sri juga bu Eem dan pak Anwar mengekor di belajang mereka berjalan menuju meja makan.
"sayang kamu duduk aja dengan anak-anak, biar mas yang mengambilkan makanannya" kata Helmi kepada Ola, melihat istrinya jalan aja dia sudah khawatir karena memakai rok kain batik perpaduan kebaya dan memakai high heel yang 12 cm.
"iya sayang, terima kasih mas" jawab Ola
Helmi mendudukan anak-anaknya di kursi samping istrinya, lalu dia mengambil makanan sesuai seleranya seperti biasa.
Pulang dari acara akad nikah Mila, Ola dan keluarga kembali ke mansion. Mereka akan kembali nanti sore buat menghadiri resepsinya.
Keesokan harinya karena hari ini hari minggu mereka masih libur kerja, jadi Helmi dan Ola punya kesempatan penuh untuk mereka berdua.
Mereka menghabiskan waktu berdua di kamar tanpa di ganggu anak-anak, selain masih pagi anak-anak juga banyak yang ngasuh.
Helmi menggenjot dengan lebih cepat dan akhirnya mereka berteriak menyebutkan nama masing-masing, peluh bercucuran membanjiri tubuh mereka lalu mereka terkulai sambil tersenyum puas karena mereka baru menyelesaikan babak ke duanya.
"sayang sakit tidak?" tanya Helmi sambil mengelus-elus perut istrinya, dia khawatir gerakan cepatnya membuat perut istrinya sakit karena baru dua bulan lebih pasca operasi pengangkatan rahim istrinya.
"tidak sakit lagi mas, duh malah enak banget malah di elus-elus gitu mas jadi ngantuk" jawab Ola manja sambil mendusel-dusel kepalanya ke dada bidang suaminya.
"tidurlah sayang, mumpung masih pagi dan anak-anak belum merecokin kita" jawab Helmi sambil mencium pucuk kepala istrinya.
Mereka akhirnya tidur lagi sampai siang, jam sepuluh siang Ola dan Helmi sudah rapi dengan memakai pakaian santai karena hari ini mereka akan kuality time di rumah aja.
Ola memakai celana hotpen jeans dan atasannya kaos putih tangan pendek, dia hanya memakai riasan tipis dan memakai lipglos saja rambut panjangnya di kuncir kuda persis seperti anak SMA kelas satu padahal usianya sudah 32 tahun.
"sayang, kamu cantik banget jadi gemes aku ingin selalu mengungkungmu" kata Helmi sambil memeluk erat pinggang istrinya lalu menciuminya, Ola membalas perlakuan suaminya mereka saling bertukar salvinya. Kriuk kriuk perut mereka bersuara, karena sudah siang mereka belum makan apa-apa dari pulang acara resepsi Mila.
"maaf sayang membuatmu telat makan, ayo kita makan mas sudah sangat laper" kata Helmi sambil merapikan riasan wajah istrinya yang di berantakin olehnya.
__ADS_1
"ayo mas" jawab Ola dia memeluk manja suaminya, mereka berjalan keluar dari kamar lalu menuruni tangga menuju meja makan.
Ola dan suaminya makan berdua karena yang lain sudah sarapan dan makan siang belum waktunya karena masih jam sepuluh tiga puluh.
Selesai makan, Ola dan Helmi masuk ke ruangan bermain anak-anaknya.
"selamat siang anak-anak, ayo cium dulu" kata Ola sambil mencium kedua anaknya bergantian, Helmi juga mencium kedua anaknya bergantian.
"selamat siang mommy dan daddy" jawab mereka hampir bareng.
Ola dan Helmi bergabung dengan anaknya bermain di sana, lalu mereka menyuruh pengasuhnya untuk istirahat.
"kalian istirahat aja dulu gih, nanti setelah makan siang di lanjut lagi" kata Ola kepada para pengasuh anaknya.
"baik nyonya, permisi" jawab pengasuh itu barengan, lalu mereka keluar menuju ke kamarnya di belakang mansion.
"mommy sepelti kakaknya kak Lisa cantik" kata putrinya sambil menyilangkan jarinya tanda cinta khas Korea.
"Lisa yang mana sayang?" tanya Ola kepada putrinya.
"Lisa temannya kak Ica, waktu momny kemalen kelja kak Ica ke sini sama temannya di tungguin kakaknya cantik sepelti mommy lambutnya di kuncil" jawab Dal Mi
"oh iya, senang tidak main bersama mereka?" tanya Ola lagi.
"senang banget mommy, kami belajal mewalnai gambal aku gambal kelinci kalau abang gambal lobot" jawab putrinya
Daniel anteng main robot robotan di samping ibunya anak lelakinya lebih kalem beda dengan anak perempuannya yang agak cerewet.
Helmi bahagia menyaksikan anak-anaknya tumbuh sehat dan cerdas, dia juga bangga kepada istrinya walaupun sesibuk apapun dia selalu melayaninya dan mengurus keluarga kecilnya.
"daddy sangat mencintai kalian, terima kasih sudah hadir di hidup daddy" kata Helmy sambil memeluk dan mencium keluarga kecilnya.
"i love you more daddy" jawab Ola dan putra putrinya.
__ADS_1