Kaya Mendadak

Kaya Mendadak
Helmi Pergi Ke Kepulauan Faroe


__ADS_3

Bu Eem dan pak Anwar berusaha menelpon Ola, tapi sekarang malah tidak terhubung hp Olanya tidak aktif.


"pak gimana ini ponselnya malah tidak aktif?"


"bapa juga bingung buk, coba kita telpon tuan Hartono"


"takut mengganggu pak"


"ya harus menghubungi siapa lagi kita kan tidak punya no Aditia dan Mona"


"coba hubungi sama bapak, ibu enggak berani"


Bu Eem memberikan ponsel kepada pak Anwar, lalu pak Anwar mencari no tuan Hartono untuk menelponnya.


"selamat siang pak Anwar apa kabar?"


"baik dan sehat tuan, bagaimana kabar tuan?"


"kabar kami baik pak"


"tuan maaf saya mengganggu waktunya"


"tidak apa-apa pak, ada apa ya?


"begini tuan, saya dan istri saya kemarin lusa nelpon Ola namun tidak di angkat tapi nyambung dan barusan saya telpon lagi malah tidak nyambung dan ponselnya tidak aktif "


"itu dia pak kami mohon maaf atas kelalaian kami yang tidak bisa menjaga nak Ola menurut Aditia nak Ola jatuh ke laut, sekarang lagi mengupayakan pencarian tapi bapak dan ibu jangan khawatir kami akan melakukan yang terbaik"


"ya ampun ko bisa jatuh nagaimana ceritanya itu tuan bukannya mereka ada di Paris"


Tuan Hartono menjelaskan kronologi kejadiannya sesuai cerita Adit, beliau juga minta maaf tidak langsung memberitahunya di karenakan langsung menyusun rencana.


Hari berganti hari tidak terasa sudah seminggu Ola menghilang, tuan Hartono meminta Helmi untuk datang langsung ke Kepulauan Faroe karena Helmi lebih megerti cara berkomunikasi di eropa.

__ADS_1


Helmi sebenarnya mau langsung datang ke sana setelah di beritahu daddynya tapi dia sedang ujian, jadi baru sekarang dia pergi ke sana.


Tiba di kepulauan Faroe dia mendatangi kepolisian dan menanyakan perkembangan pencarian tentang Ola yang jatuh di laut sesuai cerita Aditia, tapi polisi di sana malah belum menerima laporan ada orang yang jatuh ke laut.


Saat itu juga semua pihak yang terkait mencarii data pengunjung pantai tersebut dan benar Ada nama Aditia dan Roula pada tanggal tersebut tapi bunkan hanya berdua tapi bersama Sintia dan Julian dalam catatan itu.


Helmi kaget kenapa ada nama pacar Aditia di sini bukannya lagi bulan madu dengan Ola, dia semakin tidak mengerti ada nama Julian juga karena Helmi tau bahwa Julian temannya Sintia.


Ola, Adit dan Sintia juga tercatat di tamu hotel dekat pantai itu mlah manager hotel menyerahkan koper Ola karena saat petugas kamar mau membersihkan kamar ternyata menemukan koper tertinggal di situ.


Polisi dan Helmi membuka koper itu ternyata isinya pakaian dan jaket Ola, semakin mencurigakan kenapa Adit dan Sintia sudah chek out dari hotel itu pada hari itu juga, sedangkan Adit cerita ke orang tuanya dia mencari Ola pada saat itu juga dan sudah tiga hari belum di temukan katanya.


...****************...


Ola membuka matanya perlahan dan memutar pandangannya ke segala arah.


"dimana aku ini, pantai mana ini???"


Perlahan Ola mendudukan dirinya di pasir dia terpesona melihat keindahan pantai itu dia menghirup udara dalam -dalam.


Roula semakin takjub dengan keindahan ini seolah - olah dia sedang bermimpi, dia merentangkan tangannya dan meluruskan kakinya selonjoran di pasir dia juga memejamkan matanya menikmati keindahan pantai ini.


Tiba-tiba dia terperanjat ketika mengingat kejadian tadi dia jatuh ke laut karena di dorong Sintia, ya Ola melihat Sintia mendorongnya saat dia hendak meraih ponselnya.


Ola bertanya-tanya dalam hatinya kenapa dia di dorong ke laut, padahal Ola tak perduli dengan hubungan mereka lalu apa tujuan mereka melakukan ini padanya...


Ketika lagi pusing memikirkan kenapa mereka berbuat begitu tiba-tiba Ola mendengar suara kapal mendekat, ola berdiri melihat kapal mendekat ke pantai itu.


"halllo help me.... Help meeee..."


Ola berteriak minta tolong dan melambai-lambaikan tangannya ke arah kapal itu ketika dia menyadari bahwa di pantai itu tidak ada orang lain selain dirinya, kapal semakin mendekat ke pantai itu.


Roula senang sekali ketika melihat awak kapal dan nahkoda itu dari jarak dekat, dia mengenali orang-orang itu yang kemarin bersama dirinya di kapal yang sama.

__ADS_1


Kapal berhenti di bibir pantai lalu awak kapal itu bertanya kepada Ola dslam bahasa Inggris, karena mereka tau bahwa Ola seorang turis asing bukan penduduk negara itu.


"anda baik-baik aja nona?"


"ya saya baik tuan"


"apakah nama anda Roula?"


"iya tuan, darimana anda tau nama saya"


"kami menemukan tas dan ponsel anda di kapal kami, kami memeriksa tas anda ternyata ada identitas anda dan paspor anda dalam tas ini. Dan kami juga menemukan ponsel anda dalam keadaan mati lalu kami charge sampai batrenya full, ini sudah di dalam tas anda semuanya"


"terima kasih tuan-tuan saya tidak akan melupakan jasa tuan-tuan semua, lalu kenapa bisa tau saya ada di sini?


"kami curiga kepada teman anda pada saat mereka keluar dari kapal ini seolah-olah anda digendong teman lelaki anda nona tapi setelah menemukan tas dan ponsel anda kami baru menyadarinya yang di gendong teman anda tidak ada kaki yang menjuntai. Lalu kami bertanya kepada petugas keamanan pantai ini, katanya mereka hanya bertiga setelah memastikan ada yang janggal kami kembali kelautan mencari anda dari pulau ke pulau untung saja anda sekarang kami temukan dalam keadaan baik-baik aja nona"


"ya saya bersyukur saat sadar tadi saya berada di pantai indah ini sendirian lalu siapa yang menolong saya dari lautan dalam ke pantai ini"


"mungkin saja anda di tolong lumba-lumba nona karena di kepulauan Faroe ini terdapat banyak lumba-lumba dan paus, kalau anda di tolong paus itu tidak mungkin karena paus sipatnya membunuh sedangkan lumba-lumba penolong"


"siapapun yang menolong saya saya sangat bersyukur tuan"


"iya nona ayo sekarang naik ke kapal anda bisa-bisa membeku lama-lama di sini dalam keadaan pakaian basah"


Awak kapal itu memegang tangan Ola untuk membantunya naik kapal setelah Ola naik lalu mereka menyuruh Ola untuk ganti pakaian bersih dan kering yang telah mereka siapkan tadi untuk menjaga kemungkinan Ola di temukan, dan ternyata filing mereka benar Ola di temukan dalam keadaan baik-baik saja.


Ola keluar dari ruangan di kapal itu dan sudah ganti pakaian kering lalu awak kapal memberikan Ola minuman panas yang baru di tuangkan dari termos untuk langsung di minum, setelah Ola minum mereka memberikan makanan kepada Ola dia makan burger dengan lahap karena dari kemarin perut Ola belum terisi apa-apa.


Menurut mereka tubuh Ola sangat kuat dalam cuaca dingin dengan pakaian basah tapi dalam keadaan baik-baik saja, sungguh suatu keajaiban dan kejadian yang sanhat langka.


Mereka memberikan tas Ola dan ponselnya mereka semua sangat baik krpada Ola, bahkan nahkoda itu mengajak Ola tinggal di rumahnya karena istrinya sendirian kalau dia lagi melaut jadi nahkoda itu meminta Ola untuk menemani istrinya.


Dan sekarang Ola berada di kediaman nahkoda kapal itu dan istrinya memperlakukan Ola seperti keluarganya, sekarang Ola sudah empat hari di rumah nahkoda itu.

__ADS_1


Sengaja Ola tidak menyalakan ponsel karena dia takut, dia takut ketahuan Adit dan Sintia karena Ola mengira ini sudah di rencanakan oleh mereka.


__ADS_2