Kaya Mendadak

Kaya Mendadak
Merekrut Mila


__ADS_3

Hari ini Roula mulai membuat pakaian beberapa potong buat contoh, tapi butiknya belum di buka dan belum pasang plang juga karena belum siap semua.


Tiga hari berlalu pakaian yang Ola buat sudah beberapa potong dan di pajang, rencananya mulai besok dia mau buka butiknya dan kebetulan dari percetakan sudah mengirim plang nama butiknya ROULA sesuai namanya dan langsung di pasang di depan toko.


"hallo ini dengan siapa ya?"


"hallo bu, ini no Ola yang baru apa kabar ibu sama bapak?"


"ibu dan bapak sehat nak, ganti no toh"


"iya bu, tiga hari lalu Ola ganti nomer, maaf baru ngabari ibu lagi habisnya Ola sibuk"


"iya nak sekarang kamu tinggal di mana?"


"Ola tinggal di butik bu dua minggu yang lalu Ola beli ruko, dan akan di jadikan butik Ola dan rencananya besok akan mulai di buka"


"oalah anak ibu buka butik toh, smoga usahamu lancar dan sukses yo nduk"


"yo bu amen"


Ola menutup telponnya dia melanjutkan menjahitnya membuat pakaian untuk di pajang buat contoh, sampai hari berganti malam dia baru berhenti menjahit karena merasa sudah cukup membuat pakaian untuk contoh.


"keren juga modelnya kekinian, smoga banyak peminatnya nanti"


Roula bergumam sendiri sambil merapikan sisa benang dan menyimpan gunting ke tempatnya, dia mengambil ponselnya lalu mempoto bajunya satu-satu.


"kalau di poto malam-malam hasilnya kurang bagus, besok harus poto lagi sepertinya"


Ola keluar melihat plang nama butiknya yang sudah menyala, dan banyak orang yang membicarakan butiknya ketika melewatinya dia tersenyum senang dan masuk lagi ke dalam terus menguncinya.


"sudah jam delapan ini pantesan aku lapar banget aku hanya makan tadi pagi, sepertinya aku harus pasang alarm untuk makan supaya aku selalu sehat dan kuat...semangat"


Ngomong sendiri jawab sendiri berpikir sendiri dan melakukannya sendiri begitulah kalau hidup sendiri, tapi Ola sudah terbiasa dengan hal itu dari mulai dia bekerja di garment delapan tahun lalu.


Sambil nunggu nasi matang Ola pergi ke kamar mandi untuk mandi dan ganti baju, selesai memakai piyama dia keluar kamar menuju meja makan.


Keesokan harinya Ola sangat bersemangat untuk memulai usaha butiknya, jam enam pagi dia sudah selesai bersih-bersih ruangan dari atas sampai bawah dan bagian depan juga. Setelah itu dia masak untuk sarapannya dengan menu andalannya nasi campur ala Ola hehe....

__ADS_1


Jam delapan teng Roula membuka butik setelah berdo'a sebelumnya, dia mempoto baju satu-satu yang di pajang di patung dan yang di gantung juga dia juga menyusun gambar-gambar desain pakaian yang dia gambar sendiri.


Seminggu berlalu butik Ola mulai diminati orang, selain modelnya yang simpel, jahitannya rapih, bahannya berkualitas dan harganya lebih murah dari butik lain selain masih promo dia juga tidak mau mematok harga tinggi yang penting butiknya lancar dan laris manis pikirnya.


Ola mulai kewalahan mengerjakan semua sendirian dari mulai gambar desain sampai jahit, kadang-kadang mengantar pakaian ke rumah pelanggan.


"Aku harus mencari penjahit yang sudah berpengalaman untuk membantuku, tapi harus kenal orangnya biar nyaman... Mila mau gak ya kalau di ajak kerja sama???"


Mila teman Ola waktu kerja di garment dia juga berpengalaman dalam menjahit karena sudah lima tahun bekerja di garment itu, Ola berniat menghubungi Mila esok pagi karena hari minggu biasanya garment libur.


-


"hallo selamat pagi, ini dengan siapa?"


"hallo Mil ini gue Ola"


"ya ampun La kemana aja bagaimana kabar mu? Sudah pulang dari LN belum?"


"sudah lama lagian di sana cuma seminggu ko, eh Mil ada waktu gak? Kita ketemuan yuk"


" ada, ayo ketemuan di mana La?"


"aku di kontrakan La"


"kamu bisa datang ke butik aku gak sekarang, alamatnya dekat super market jalan kaki dua menitan juga sampai setelah itu lihat ke kanan ada plang butik ROULA nah itu nama butiknya"


"wiih keren baru aja sebulan berenti kerja dari garmen sekarang sudah punya butik"


"belajar buka usaha sendiri Mil"


"bagus itu La, gue juga kalau punya modal mau buka butik tapi yah hanya mimpi"


"gak apa-apa mimpi dulu nanti wujudkan pelan-pelan, ya udah buruan ke sini"


"ok bentar ya gue mandi dulu"


"hooh di tunggu ya"

__ADS_1


"siap"


Jam 9 pagi Mila sudah sampai di butik Ola, dia kagum sama temannya bisa buka butik yang lumayan besar untuk ukuran pemula.


"hi Mil gue kangen"


"sama gue juga kangen"


Mereka berdua berpelukan dan duduk bersama sambil minum jus mangga yang sudah di siapkan Ola tadi.


"Mil bagaimana kerjaanmu du garment?"


"baik la, cuma gitu yang namanya borongan harus kejar target supaya dapat gajinya agak besar, kalau gak memenuhi target harian kita yaa gitu deh kamu juga tau"


"iya gue ngerti Mil aku malah udah 8 tahun kerja borongan"


"iya ya lo senior gue La haha"


"gini Mil, kalau kamu tidak keberatan boleh enggak kamu gabung di butik gue, soalnya sekarang mulai keteteran di kerjakan sendiri ini juga tadi jam delapan sudah ada yang pesan seragam nikahan buat seminggu kedepan buat 10 orang gamis brukat dengan ukuran yang berbeda"


"gue sih ok kalau gajinya ok La hahaha..."


"siap Mil gue tau itu, jadi Lo siap kan?"


"ok lah, cuma gue besok minta surat pengunduran diri dulu ya sekalian ambil gaji gue yang seminggu ini"


"Ok ya deal Mil"


"deal"


"pake surat kontrak kerja gak Mil"


"dih gaya lo, kaya orang lain aja tapi kalau lo bikinin ya gue terima juga sih"


"hihi dasar lo Mil so nolak lo padahal mau"


"hahaha..."

__ADS_1


Akhirnya Mila mau bergabung untuk bekerja sama dengan Ola.


__ADS_2