
Pagi- pagi Ola sudah siap untuk berangkat ke butiknya jam tujuh pagi dia diantarkan supir pribadi tuan Hartono supaya tau alamat butik Ola, karena hari ini rencananya ibu Eem dan nyonya Sri mau datang ke butik Ola.
Ola datang di butik jam tujuh tiga puluh karena butik bukanya jam delapan dia langsung naik ke atas.
"holla Mila lagi apa ini wangi bangett"
"gue lagi bikin nasi goreng udang La, sok cobain ini udah mateng ko"
"emmm enak Mil, tapi gue udah sarapan sandwich sebelum berangkat tadi"
"gaya ya sekarang sarapannya sandwich"
"iyalah gue kan kaya mendadak hahaha..."
"wih yang OKB, mulai sombong ya sekarang hahaha..."
"emang gue sombong ya?"
"bercanda La baper amat lo"
"iya santai aja gue juga becanda tau"
Ola dan Mila sarapan sambil ngobrol Ola cerita pernikahannya dan pembatalan pernikahannya, Mila merasa prihatin pernikahan sahabatnya seperti itu dia mendo'akan Ola supaya dapat pengganti yang tulus mencintainya.
Selesai sarapan Ola turun ke bawah dan mulai membuka butiknya, dia mulai mengerjakan pesanan yang paling urgent dulu.
Mila juga tak kalah sibuknya dia juga mahir membuat baju-baju dengan waktu yang cepat tapi rapih, mereka sangat tekun bekerja walaupun sesekali mengahapi pengunjung yang mau belanja pakaian yang sudah jadi ataupun yang pesan model dan ukurannya.
Jam tiga sore Ola dan Mila sudah selesai mengerjakan pesanan seragam untuk pesta pernikahan klayennya, mereka selesai mengemas dan siap mengantarkannya kali ini Mila yang berangkat karena jaraknya dekat.
Nyonya Sri dan bu Eem tiba di butik Ola, beliau sengaja datangnya sore supaya tidak mengganggu pengunjung yang lain karena beliau mau santai melihat-lihat butik anaknya.
"wih bagus ya paduan warna catnya momy suka La tampak luas dan segar ruangannya, ruangan ini dapat desain kamu?"
"iya mom sebetulnya waktu beli bangunannya bekas toko pakaian mom, nah setelah Ola beli Ola mengganti cat dan pake sekat ruanganya supaya ada tempat privasinya tapi pakai cermin besar di sini supaya kesannya luas sekaligus berpungsi buat yang berkaca biasa ibu-ibu suka tidak puas kalau hanya berkaca di kamar pas"
__ADS_1
"iya momy juga tuh jadi senang di depan cermin ya bu Eem hihihi"
"iya kita para emak sangat suka berkaca ya, terutama habis dandan"
Mereka bersenda gurau sambil melihat-lihat ruangannya sampai lantai dua.
"ibu mau baju model apa sok pilih yang ibu suka, nanti Ola buatin"
"ibu kan sudah beberapa potong pake baju buatan kamu malah ada satu lagi belum ke pake"
"enggak apa-apa buk yang kemarin kan Ola asal bawa aja asal seukuran ibu, nah kalau sekarang ibu boleh milih modelnya sendiri"
Ola menyodorkan buku desainnya yang dia gambar kepada ibunya, satu buku di sodorkan di hadapan nyonya Sri.
"momy juga wajib pilih model kesukaan momy, nanti Ola buatkan yang spesial mom"
"spesial pake telor ya hahaha..."
"iya mom telor burung unta malah hahaha..."
Para ibu asyik membuka buku melihat-lihat model pakaian, Ola juga meneruskan menjahit pesanan lainnya mereka sibuk dengan kegiatannya masing-masing.
Tiba-tiba Mila masuk habis mengantar pesanan, dia senyum-senyum senang.
"sore, pasti ini nak Mila kan"
"iya bu saya Mila"
"eh Mil ini kenalin nyonya Sri"
"sore nyonya"
"sore Mil, dari mana barusan?"
"habis nganter pesanan seragam pernikahan nyonya"
__ADS_1
"oh iya, ayo gabung sini"
Mereka semua berkumpul, nyonya Sri dan bu Eem kembali melihat-lihat model pakaian.
"Mil gimana komplen gak?"
"enggak La justru gue seneng karena di kasih ongkir yang banyak, mereka puas hasil karya kita dan malah mereka juga pesan buat acara lain"
"wih senangnya kalau kerjaan kita di hargai orang ya, smoga kedepannya tambah sukses ya kita"
"iya amen La"
Ola dan Mila senang karena pekerjaannya memuaskan malah tambah bonus lagi.
"momy mau model ini, ini, ini dan ini, pokonya setiap model bikin dua-dua dengan warna yang berbeda juga"
"siap mom laksanakan... Kalau ibu mau yang mana?"
"ini dan ini, dua model aja nanti gampang minta lagi hehe..."
"siap bu laksanakan"
"La mau pulang bareng kita enggak? Momy sama ibumu mau pulang sekarang tapi mau mampir ke supermarket dulu"
"Ola nanti aja mom, ini masih belum selesai dua lagi buat diantar besok"
"oh ya udah momy dan ibu duluan ya, ini buat beli bahan"
Nyonya Sri menyodorkan cek senilai seratus juta kepada Ola, dia sudah biasa beli baju-baju mahal walaupun jarang tapi dia tau kwalitas dan harga barang di butik.
"ya ampun mom ini banyak banget, kan kata Ola gratis buat momy dan ibu"
"iya bajunya momy minta gratis, cek itu hadiah buat kamu La inpaskan?"
"iya mom terima kasih ya, Ola jadi tambah kaya nih"
__ADS_1
"mau dong ikutan kaya La"
Hahaha.... Semua orang tertawa gembira melihat kelucuan gaya Ola, nyonya Sri dan bu Eem memeluk Ola dan Mila bergantian, beliau pamit untuk pulang ke mansion.