
Setelah semalam kencan berdua di puncak, pagi-pagi Ola dan Helmi sudah ada di bandara karena pesawatnya akan terbang ke Jogja jam tujuh.
Ola dan Helmi chek in di bandara setelah itu mereka masuk ke dalam pesawat, dan setelah terbang lebih dari satu jam mereka akhirnya sampai di bandara Jogja.
"mas besok kita ke pantai yuk, sudah lama kita tidak ke pantai" kata Ola setelah ada di dalam mobil jemputan.
"ayo, pasti anak-anak senang bermain pasir" jawab Helmi.
"aku terakhir main ke pantai Jogja waktu kecil sudah berapa puluh tahun" kata Ola mengingat-ngingat terakhir mereka ke sana.
"sama, mas juga terakhir ke sana kls 1 SMP pas liburan tengah semester. bukannya sama kamu sayang?" kata Helmi
"oh iya mas, berarti aku kls 3 ya. Lama banget ya" jawab Ola.
"iya sayang, dan besok untuk pertama kalinya anak-anak main ke pantai Jogja" kata Helmi.
"pasti pengalaman indah buat mereka, apalagi Daniel dia pasti suka main pasir" kata Ola.
Saking asiknya bercerita tentang anak-anak, tidak terasa mereka sudah sampai di villa perkebunan.
"hallo cantik dan gantengnya mommy" kata Ola sambil memeluk dan mencium pipi kedua anaknya bergantian.
"hallo mommy tantik" jawab mereka.
"daddy ko belum di peluk sayang" kata Helmi pura-pura merajuk kepada anaknya.
"hallo daddy" kata merwka sambir berhambur ke pelukan ayahnya.
"mom, dad, apa kabarnya?" kata Ola kepada mertuanya.
"kabar kami baik nak, setiap hari kami selalu bahagia mendengar celotehan mereka dan melihat tingkah lucu mereka" jawab nyonya Sri sambil membalas memeluk menantunya.
Mereka berkumpul di ruang keluarga sambil makan buah dan kue khas daerah.
"bagaimana kalau besok kita pergi ke pantai" kata Ola memulai obrolannya.
"ayo, kita semua piknik ke pantai" jawab tuan Hartono
"bu Eem dan pak Anwar kasih tau nak, sekalian kita piknik rame-rame supaya seru" kata nyonya Sri Rahayu.
"iya mom, nanti Ola telpon" jawab Ola.
Ola menelpon orang tua angkatnya, dia memberi tahu sudah tiba lagi di villa, dan dia juga mengajak mereka untuk pergi piknik besok pagi.
Sebelum makan siang bu Eem dan pak Anwar datang ke villa, mereka di undang makan siang bersama oleh nyonya Ayu.
Bu Eem membawa kacang panjang segar untuk di pencok dan membawa goreng ikan peda, dan juga tumis cumi pake petai. Beliau juga membawa nasi merah sesuai pesanan Ola.
__ADS_1
"mbak tolong bikinin pencok kacang panjangnya sekarang, jangan terlalu pedas ya mbak cabe rawitnya satu aja" kata Ola.
"baik nyonya" jawab art itu dan langsung melakukan tugasnya.
Setelah pencok kacang panjang jadi dan semua sudah siap di meja makan, merekapun makan siang bersama dengan nikmat.
Ola dan Helmi makan banyak, jarang-jarang mereka makan masakan kampung tapi nikmat.
Selesai makan siang mereka bercebgkrama lagi di ruang keluarga.
"besok kita bawa timel dan leupeut, kita piknik di pinggir pantai" kata nyonya Ayu.
"iya sepertinya seru mengenang jaman dulu ya mom" jawab tuan Hartono.
"kan restauran juga banyak berjejer di sana mom" kata Helmi kepada ibunya.
"sensasinya beda sayang, bakalan seru gelar tikar di pantai lalu kita makan di sana" jawab nyonya Ayu.
"iya, dan kita lebih santai piknik gelar tikar sambil bebas selonjoran dan anak-anak pasti senang" jawab Ola.
"iya deh, terserah komandan aja" jawab Helmi, mereka terkekeh mendengar jawaban Helmi yang pasrah.
"ibu dan bapak nginep aja disini, biar besok pagi langsung berangkat naik mobil" kata Ola.
"iya nak, tapi kami mau pulang dulu untuk mengambil pakaian ganti dan tas ibu. nanti sore kami ke sini lagi" jawab bu Eem.
Ola ngepacking pakaian anak-anak, pakaian suaminya dan pakaiannya di satukan satu koper karena mereka tidak nginap di sana, hanya buat jaga-jaga aja barangkali basah atau kotor setelah main di pantai besok.
Setelah makan malam art sibuk membuat leupeut beras merah dan peyek udang buat bekal besok, mereka juga membuat roti isi untuk bekal. Tinggal bikin timel daun pisang besok dini hari aja supaya anget sampai di sana.
"mbak bawa air panas di termos dua termos karena kita banyakan, susu anak-anak, gula, kopi dan teh jangan lupa" kata nyonya Sri kepada art.
"iya nyonya" jawab mereka lalu menyiapkan semuanya ke dalam wadah khusus.
Jam lima pagi mereka sudah berangkat ke pantai, karena Ola ingin menyaksikan mentari pagi yang indah di langit Jogja.
Sampai di pantai mereka menggelar tikar, lalu minum air hangat sesuai selera masing-masing sambil menikmati mentari pagi yang indah.
"wow badus banet matahalinnah" kata Daniel takjub dia baru bangun tidur dalam pangkuan mommynya.
"indah ya sayang mentari paginya, cuacanya cerah dan udaranya sangat segar" kata Ola sambil mengelus rambut anaknya.
"iya mom tantik sepelti mommy" jawab Daniel, dia pandai memuji mommynya mirip dengan daddynya.
"terima kasih sayang muach" kata Ola sambil menghadiahi ciuman kepada anaknya.
"cama-cama mom, eh si ade masih bobo tuh" kata Daniel sambil menoel-noel pipi aduknya yang masih tidur di pangkuan daddynya.
__ADS_1
"mmmmh hh bang" Dal Mi menggeliat di pangkuan daddynya dan membuka matanya.
"banun de, lihat matahalinnah badus banet" kata Daniel kepada adeknya
Dal Mi mengangguk sambil mengucek matanya.
"mbak tolong bikinin susu untuk anak-anak" kata Ola kepada pengasuh anaknya.
"baik nyonya" jawab pengasuh itu dan langsung membuat susu hangat untuk anak asuhnya, setelah selesai lalu di berikan kepada kedua anak asuhnya yang masih gelendotan di pangkuan orang tuanya.
"maacih mba" kata Daniel dan Dal Mi, mereka sudah terbiasa berterima kasih karena sudah di ajari dari bayi.
"sama-sama" jawab pengasuh itu dan mereka kembali ke tempat duduk semula.
"sayang, kamu cantik banget apalagi kalau pakai bikini" kata Helmi berbisik kepada istrinya.
"apaan sih mas" jawab Ola sambil melirik kanan kiri takut ada yang dengar.
"nanti kapan-kapan kita pergi ke pantai luar negeri berdua, dan kamu coba memakai bikini di sana sayang pasti indah dan tambah cantik" bisik Helmi lagi.
Ola hanya mengangguk saja sambil tersenyum, dia tidak menjawab karena takut di dengar orang-orang di sekitarnya.
"daddy bicik-bicik apa tih cama mommy" kata Dal Mi kepo.
"mommymu cantik banget sayang" jawab Helmi pelan.
"oooh mommy meman tantik dad" kata putrinya.
"terima kasih suamiku dan anakku sayang" kata Ola sambil tersenyum.
"dan putri mommy juga sangat cantik, putra mommy juga sangat tampan seperti daddy pokonya kalian terbaik" sambung Ola sambil tersenyum.
"maacih mom" kata putra putrinya.
"sama-sama sayang" jawab Ola.
Jam tujuh pagi mereka ada yang sarapan roti, ada yang sarapan leupeut dan peyek ada juga yang makan nasi timel dan ayam goreng, mereka sarapan sesuai selera masing-masing.
"seru ya botram sambil piknik gini, lain kali kita ke sini lagi" kata Ola.
"iya sayang, piknik memang seru. Ayo anak-anak kita main pasir" kata Helmi kepada kedua anaknya.
"ayo ded" jawab mereka antusias.
Helmi dan anak-anaknya membuat istana pasir, Ola dan mertuanya juga orang tuanya menyaksikan mereka sambil ngobrol di atas tikar.
Sungguh bahagia hati Ola menyaksikan suami dan anak-anaknya main pasir, dia teringat masa kecilnya dengan Helmi bermain pasir di sana. Dan sekarang dia menyaksikan suami dan anak-anaknya persis yang dia lakukan dulu dengan Helmi suaminya.
__ADS_1