
Aditia dan Sintia tidak banyak bicara selain merasa malu dan merasa bersalah, dia juga merasa tidak pantas lama-lama berada di tengah-tengah keluarga besar tuan Hartono. Makanya dia pamit setelah makan malam bersama di villa itu, dia mau ke hotel dan besok pagi mau langsung kembali ke Amerika.
Nyonya Sri gak bisa menahan anak angkatnya, beliau mengerti perasaan Aditia dan Sintia pasti merasa gak nyaman berada di sana maka beliau mengijinkan mereka pergi dari villa itu.
Setelah Aditia dan Sintia pergi dari villa semua orang berkumpul di ruang keluarga, mereka bercerita tentang rencana ke depannya.
"mom, besok kami mau pulang ke Jakarta karena pekerjaan sudah menunggu kami. Mommy ikut dengan kita ya?" mbak Mona memulai percakapannya.
"mommy di sini aja dulu sampai 3 bulan ke depan, pamali kata orang tua dulu kalau mommy meninggalkan sebelum 3 bulan" jawab nyonya Sri.
"gitu ya mom, terus mommy dengan siapa di sini?" mbak Mona khawatir meninggalkan ibunya di sini sendirian.
"kan banyak art di sini, lagian bu Eem tiap hari ke sini dan momny juga sering ke sana jadi mommy ada teman ngobrol" jawab nyonya Sri.
Ya bu Eem dan pak Anwar hampir tiap hari ke villa begitupun sebaliknya nyonya Sri dan tuan Hartono sering datang ke rumah bu Eem, karena besan itu seperti sahabat/bestie buat mereka.
__ADS_1
"mommy yakin gak apa-apa kami tinggal?" Helmi merasa gak tega ninggalin ibunya sendirian.
"gak apa-apa kalian harus bekerja dan anak-anak harus sekolah, biar nanti mommy dan bu Eem nyusul ke Jakarta setelah tiga bulan" jawab nyonta Sri.
"oma ikut kami ke Jakarta ya" Dal Mi bergelayut manja di lengan omanya.
"iya nanti sayang, kalau sekarang gak boleh dulu kata nenek moyang kita kan opa baru aja meninggal" jawab nyonya Sri sambil mengelus rambut cucunya lembut.
"ooh gitu ya oma, coba kalau aku dan abang libur sekolah pasti di sini nemenin oma" Dal Mi memainkat kulit tangan omanya yang sudah keriput.
"nanti dua bulan lagi kami libur semester, kita liburannya di sini dengan oma" ujar Daniel
"nah bagus itu, oma senang di temani kalian" jawab oma Sri
Dal Mi, Daniel dan Ica mengangguk setuju, dan kebetulan dua bulan lagi libur semester mereka mau nemenin omanya di villa perkebunan itu.
__ADS_1
"ayo mommy istirahat dulu, dan kalian ayo bobo sekarang karena besok pagi kita kembali ke Jakarta naik penerbangan paling pagi" kata Helmi.
"iya sayang" jawab nyonya Sri
"siap dad" jawab Daniel dan Dal Mi serentak.
"baik om" jawab Ica dan adiknya
Mereka semua masuk kamar masing-masing karena sudah hampir jam 10 malam, mereka harus cepat tidur karena jam 4 pagi harus berangkat ke bandara Jogja.
Keesokan harinya jam 5 pagi mereka semua sudah berkumpul di bandara Jogja, dan semua langsung chek in di sana.
Sesuai jadwal penerbangan jam 6 pagi pesawat itu sudah terbang meninggalkan bandara menuju bandara soetta Tangerang, setelah satu jam lebih di udara pesawat itu sampai di bandara soetta dan mereka sudah ada yang menjemput.
Helmi, Ola, Daniel dan Dal Mi naik mobil jemputan karena sopirnya sudah menunggu di sana, mbak Mona dan keluarga juga naik mobil jemputan dari rumahnya. Dan mobil mereka keluar dari bandara menuju tujuan masing-masing
__ADS_1