
Sudah tiga hari Roula berada di rumah sakit dan hari ini sudah di perbolehkan pulang, orang tua angkatnya dan mertuanya sudah tiba di Jakarta kemarin sore dan sekarang mereka berkumpul di rumah sakit untuk menjemput cucu-cucu dan ibunya.
Helmi menggendong istrinya dan mendudukannya di kursi roda anak-anaknya di gendong sama oma-omanya, mereka beriringan menuju parkiran sampai di sana mereka masuk mobil dan pulang ke mansion.
Hari-hari Roula di sibukan dengan mengurus kedua buah hatinya, di bantu suami dan oma-omanya karena nyonya Sri dan bu Eem belum pulang ke Jogja mereka ingin membantu momong cucunya.
Nama anak laki-laki Ola adalah Daniel Dirgantoro, Daniel nama Amerika kebangsaan neneknya dan Dirgantoro diambil dari nama belakang ayahnya (Helmi Dirgantoro). Untuk nama anak perempuannya Dal Mi Dirgantoro di ambi dari nama Korea asal negara kakeknya dan nama belakang ayahnya supaya semuanya kebawa dalam nama anaknya.
Ola bahagia pertumbuhan anak-anaknya baik dan sehat dia selalu semangat ketika bermain dengan si kecil, masa cuti kuliah Ola sudah selesai hari ini dia mulai masuk kuliah.
Pagi-pagi Ola memerah ASI nya untuk persediaan anak-anaknya setelah itu dia berangkat kuliah di antar suaminyq, ketika jam istirahat anak-anaknya sudah nunggu di parkiran untuk menerima ASI langsung dari ibunya. Tiap hari selalu begitu sampai usia anaknya dua tahun.
Ola nampak seperti gadis lagi sekarang selesai memberikan ASI kepada anak-anaknya dia mulai perawatan diri, karena memang bodinya bagus dan berwajah cantik di tambah dengan perawatan dia semakin cantik dan glowing.
Rutinitas yang di jalani dengan tekun dan ikhlas akan membawa kebahagiaan dan semangat yang tinggi, begitupun dengan Ola walaupun sesibuk apapun dia tetap berseri-seri padahal repot ngurus anak kembar walau di bantu pengasuh, ngurus suami, kuliah dan mengelola butik. Di tambah dengan kasih sayang yang lebih dari suaminya jadi dia terlihat sepeeti baru 20 tahun.
"pagi anak-anak mommy yang ganteng dan cantik" Ola masuk ke kamar anaknya.
"pagi mommy tantik" mereka menjawab serentak dan menghambur kepelukan ibunya.
"pagi semua kesayangan daddy muach" Helmi tidak mau ketinggalan dia memeluk dan mencium istri dan anaknya yang sedang bersimpuh di karpet.
"pagi daddy" mereka bertiga menjawab serentak.
"ayo kita sarapan dulu sayang" Ola menggendong Daniel sedangkan Helmi menggendong Dal Mi karena Dal Mi lebih manja kepada daddynya dan Daniel lebih manja kepada mommynya.
Mereka sampai di meja makan dan nanynya sudah menyiapkan sarapan untuk mereka, mereka sarapan di selingi celotehan anak-anaknya.
__ADS_1
"daddy atu mau itut daddy ke kantol" Dal Mi merengek ketika melihat daddynya siap-siap berangkat kerja.
"nda boleh de daddy tan telja, main lumah-lumahan ada tama tata" Daniel lebih dewasa dia mengerti kesibukan orang tuanya.
Ola dan Helmi bersimpuh di dekat anaknya mereka membelai kepala kedua anaknya.
"sayang mommy berangkat dulu ya, kalian baik-baik di rumah dengan mbak. mommy usahakan cepat pulang ya sayang" Ola mencium pipu anaknua bergantian.
"dan daddy kerja dulu ya nanti kalau daddy pulang kita main sama-sama, sekarang anak cantik dan ganteng daddy sama mbak dulu yaa" Helmi juga mencium pipi kedua anaknya.
Setelah pamit dengan anaknya mereka berangkat beriringan, Helmi pakai mobilnya ke kantor dan Ola memakai mobilnya juga berangkat ke kampus.
Rutinitas Ola begitu setiap hari gak ada lelahnya karena di sirami kasih sayang yang berlimpah dari suaminya.
***
"selamat ya sayang, kamu sekarang sudah jadi sarjana" Helmi memeluk istrinya yang baru selesai turun dari podium.
"terima kasih mas, hahh leganya sekarang" Ola membalas pelukan suaminya.
Semuanya memberikan selamat secara bergantian, termasuk anak-anaknya mereka mencium mominya untuk memberikan selamat.
"daddy Dal Mi mau makan pizza, kaka mau ndak?" Dal Mi menggelendot daddynya dia minta pizza.
"kakak mau juga, boleh ya mom?" Daniel minta ijin sama mommynya.
"ayo kita makan pizza sama-sama, daddy juga sepertinya mau tuh" Helmi menggendong Dal Mi tapi anaknya tidak mau di gendong sekarang.
__ADS_1
"aku jalan sendili aja dad kan sudah besal, kita sudah tiga tahun loh" Dal Mi memegang tangan kakaknya satunya lagi megang tangan daddynya dan tangan Daniel yang satu lagi memegang tangan mommynya mereka beriringan menuju mobil.
Sampai di sana mereka memesan pizza dan ice cream kesukaan mereka rasa coklat dan strowberry, hari ini Helmi memenuhi permintaan anaknya.
Beberapa menit kemudian pesanan mereka datang, pelayan menyajikannya di meja dan langsung di santap dengan lahap.
"wow anak mommy suka sekali makan pizza ya, ingat sayang makan ice creamnya jangan banyak-banyak ya supaya giginya bagus" Ola senang melihat anaknya sedang makan, pipinya yang cuby tambah cuby lucu banget mereka sangat menggemaskan.
"ok mom" mereka berdua menjawab serentak.
"duh anak-anak daddy dan mommy pinter sekali" Helmi mencium pipi gembul anak-anaknya.
Selesai makan pizza dan ice cream mereka siap-siap untuk pulang.
"daddy dan anak-anak mommy tunggu aja di mobil ya mommy mau ke toilet dulu" Ola gak tahan mau buang air kecil.
"iya sayang, sini tasnya sama daddy kamu kan pegangin kain" Helmi mengambil tas istrinya karena pulang wisuda Ola memakai kebaya dan kain jadi jalannya agak lambat di tambah highilsnya yang tinggi.
"iya mas, aku bawa ponsel aja ini" karena ponselnya ada talinya panjang jadi Ola tidak usah memegangnya.
Ola berjalan menuju toilet perempuan sambil mengangkat kainnya biar lebih cepat jalannya, Helmi mengajak anak-anaknya menunggu di mobil.
Selesai dari toilet Ola cuci tangan di wastafel dia di hampiri 2 ibu-ibu yang menggunakan masker, Ola melihat gerak gerik mencurigakan orang itu dari pantulan kaca dia siaga dan berbalik arah jadi menghadap mereka. Satu orang memeluk Ola dari samping satunya lagi mau membekap Ola tapi Ola menepisnya dan menendang mereka karena Ola pandai bela diri, Ola lari keluar dari toilet dan menekan nomor panggilan ke suaminya panggilan tersambung, baru aja Ola mau bicara dia melihat penjaganya sudah terkapar di lantai dan ada dua orang lelaki berbadan kekar memakai masker hitam menangkap Ola.
"hei mau apa kalian" Ola berontak tapi tidak bisa.
"diam kau cantik" salah satu penjahat membekap Ola
__ADS_1
Ola tidak bisa melawan karena tangan dan kakinya di angkat dan mulutnya di lakban, dua orang itu menggotong Ola dan membawanya ke mobil, sampai di mobil tangan dan kaki Ola di ikat ke jok setelah itu mereka membawa Ola pergi.