
Roula bangun jam lima pagi karena dia mau mempelajari isi materi untuk dia presentasi nanti, karena semalam dia membuat itu tapi tidak membaca ulang karena sudah malam dan sangat ngantuk setelah di kerjai suaminya.
Ola mengambil laptopnya dan duduk di sofa, lalu dia membuka laptopnya dan menyalakannya. Setelah itu dia membaca materi dan memperbaikinya sedikit untuk menyempurnakannya.
Jam tujuh pagi Ola dan suaminya sudah rapi, mereka tidak melakukan olah raga pagi karena hari ini jam sembilan Ola mau meeting jadi Helmi tidak mau mengganggu istrinya yang sedang mempelajari materi.
"sayang ayo kita sarapan dulu" kata Helmi sambil mencium pucuk kepala istrinya.
"iya mas ayok" jawab Ola sambil meraih tas dan laptopnya di atas meja, lalu mereka keluar dari kamar dan menuruni tangga untuk ke lantai satu menuju meja makan.
Selesai sarapan mereka berdua pamit kepada kedua orang tuanya dan mertuanya, lalu mereka masuk mobil untuk pergi ke kantor bersama.
Tiga puluh menit kemudian mereka sampai di perusahaan D'TWINS, Ola dan Helmi turun dari mobil mereka langsung naik lift untuk menuju ruangan Ola.
Ola dan Helmi sampai di ruangan Ola lalu mereka duduk di sofa, setelah lima menit Helmi berdiri dia mau berangkat ke perusahaan.
"sayang mas berangkat dulu ya" kata Helmi sambil mencium pucuk kepala istrinya.
"iya mas" jawab Ola sambil memeluk suaminya, kalau udah di peluk mana bisa dia langsung pergi dia membalas pelukan istrinya sambil menciumnya.
Beberapa saat kemudian mereka melepaskan pelukannya, mereka lebih semangat bekerja karena sudah mendapatkan asupan vitamin.
"sayang kalau ada apa-apa langsung telpon mas ya" kata Helmi sambil tersenyum menatap wajah istrinya.
"iya mas hati-hati di jalan" jawa Ola sambil bergelayut di tangan suaminya.
Mereka berjalan ke arah pintu, Helmi membuka pintu ruangan istrinya Ola melepaskan tangan suaminya lalu mereka berciuman lagi. Hmmmm gitu terus si autor menghalu mulu, abis autor bayangin punya suami yang romantis eeeeh🤭🙏
Setelah suaminya keluar dari ruangannya Ola menutup pintu ruangannya dan menguncinya, lalu dia mulai bekerja sambil nunggu jam sembilan untuk meeting dengan para manager perusahaannya.
***
Jam lima sore Helmi menjemput istrinya karena jarak perusahaannya dan perusahaan istrinya dekat juga searah, dan untuk keamanan juga mereka selalu berangkat dan pulang bersama.
Dalam perjalanan pulang Helmi meminta sopir berhenti di toko bunga, Helmi turun dari mobil dan membeli buket bunga sesuai pesanan dia tadi setelah itu dia kembali ke mobil.
"ini bunga untukmu sayang" kata Helmi.
"terima kasih mas bunganya indah dan cantik" jawab Ola
Ola menerima bunga itu lalu mencium bunga ke sukaannya.
__ADS_1
"hmmm harumnya segar sekali" lanjut Ola
Helmi tersenyum melihat istrinya menyukai bunganya, dia gemas melihat tingkah istrinya dia tak mau kalah sama bunga itu lalu dia mencium istrinya setelah menutup batas di belakang jok depan.
"ini lebih indah dan lebih cantik" kata Helmi.
Napas Roula terengah-engah dapat serangan mendadak dari suaminya, setelah pasokan nafasnya cukup lalu mereka mengulang lagi dengan yang lebih lembut.
Sampai di mansion, Roula dan Helmi langsung masuk kamar mandi mereka melanjutkan olahraga di wastafel juga dalam bathtub.
Mereka menyudahinya ketika sama-sama puas, lalu mereka lanjut mandi dan ganti naju.
Setelah rapi mereka keluar dari kamar menuju ruang makan, karena sudah waktunya makan malam.
"salamat malam semuanya" kata Ola lalu mencium kedua anaknya bergantian.
"malam mommy, Daniel kangen mommy" jawab Daniel sambil mencium pipi ibunya lalu memeluknya, Ola juga membalas memeluk ke dua anaknya yang baru bertemu dari kemarin malam karena pas tadi berangkat pagi anaknya masih tidur.
"maaf ya hari ini mommy belum bermain dengan kalian, nanti habis makan kita bermain ok" kata Ola
Helmipun tak ketinggalan dia mencium dan memeluk anak-anaknya karena dia juga sama belum bertemu dengan anaknya dari semalam, dalam hatinya ada perasaan bersalah karena tidak bisa selalu di dekat anaknya hsnya weekend mereka bisa bisa kumpul bersama.
Helmi mendudukan kedua anaknya di kursi khusus untuk anak balita, lalu mereka makan malam bersama sampai selesai.
Helmi menggendong anak-anaknya memindahkannya ke kamar secara bergantian, karena Ola tidak boleh menggendong karena baru sembuh.
Ola dan Helmi bergandengan berjalan menuju kamarnya lalu mereka tidur sambil berpelukan, jam lima pagi Helmi bangun duluan dia tersenyum melihat istrinya sedang terlelap.
Dia tidak menyia-nyiakan kesempatan emas itu lalu Helmi mengerjai istrinya, karena kegiatan suaminya Ola terbangun dan meracau akhirnya dia ikut berlomba sampai keduanya banjir lahar panas.
Jam tujuh pagi Ola dan Helmi sudah ada di meja makan, kebetulan pagi ini anak-anaknya sudah bangun malah mereka sudah duduk di kusinya menunggu pengasuhnya membuatkan susu formula.
"pagi semuanya, duh pinternya anak mommy dan daddy sekarang sudah bangun" kata Ola sambil mencium kedua pipi anaknya bergantian.
"pintel dong mom, kan kita sudah besal" jawab Dal Mi.
"oh ya, ternyata anak kita sudah besar ya mom" kata Helmi sambil mengelus rambut anak-anaknya.
"iya dad mereka pinter banget, kita kalah karena datangnya terlambat" jawab Ola membuat anaknya bertepuk tsngan gembira membuat para orang tua gemas dengan tingkahnya.
"ini susunya den, nona" kata pengasuh itu sambil meletakan susu di depan mereka.
__ADS_1
"maacih mba" kata Dal Mi dan Daniel bareng.
"sama-sama" kata dua pengasuh itu bareng.
Lalu para orang tua sarapan nasi goreng seafood, kalau Dal Mi dan Daniel sarapan susu dan roti isi daging.
"besok pagi kami akan kembali ke Jogja, karena di sini sekarang sudah kondusif" kata tuan Hartono.
"Daniel mau ikut oma dan opa ya mom" kata Daniel dia ingin tau Jogja tempat perkebunan opahnya.
"Dal Mi juga mau ikut dad" kata Dal Mi.
"lho anak-anak mommy mau ikut oma ya, terus mommy di sini di tinggal gitu?" kata Ola pura-pura manyun.
"mommy sama daddy kelja aja, kami mau ikut oma dan opa" kata Dal Mi sambil melipat tangannya di dada, membuat para orang tua gemas melihatnya.
"ok baiklah lalian ikut oma dan opa, tapi kalian harus patuh ya sama mereka" kata Helmi lagian ke sana ada orang tuanya dan mertuanya, juga pengasuhnya pasti ikut serta.
"mom,dad, ibu, bapak titip mereka ya, nanti kalau mereka sudah mau kembali ke sini nanti kami jemput" lanjut Helmi.
"iya tenang aja, kami akan selalu menjaga mereka. Kalian jangan khawatir di sana juga orang-orangnya baik dan setia" jawab nyonya Sri sambil menatap Ola, dia merasakan perasaan seorang ibu.
Ola tidak berkata apa-apa dia hanya mengangguk saja, sebenarnya dia agak berat melepaskan anaknya pertama kalinya ke luar kota tanpa dia, tapi dia juga sibuk di sini tidak bisa full jaga anak-anaknya paling hanya sejam dua jam aja kalau hari biasa kecuali kalau weekend baru bisa full.
"terima kasih mom" kata Helmi.
Helmi memesan tiket pesawat untuk dua belas orang buat besok pagi, selain enam orang untuk orang tua, mertua dan anak-anaknya ada dua pengasuh dan dua pengawal juga dua art yang selalu di bawa oleh orang tuanya.
Setelah itu mereka melanjutkan rutinitasnya seperti biasa, Helmi dan Ola berangkat bersama ke perusahaannya.
Keesokan harinya Helmi dan Ola mengantar anak-anaknya ke bandara, mereka memakai mobil minibus karena banyak anggotanya yang berangkat. Mobil pribadi mereka mengekor di belakang di kemudikan sopirnya, karena sepulang dari bandara mereka akan langsung berangkat kerja ke perusahaannya.
Sampai di bandara mereka cek in di sana, Daniel dan Dal Mi di gendong pengasuhnya.
Ola meneteskan air matanya dia memeluk dan mencium kedua anaknya bergantian.
"mommy jangan nanis, abang akan cepat pulang" kata Daniel sambil mencium pipi ibunya dan mengusap air mata ibunya.
"abang dan adik baik-baik ya di sana, nanti mommy dan daddy nyusul ke sana" kata Ola.
"ok mom, dadah mommy, dadah daddy" kata putra dan putrinya melambaikan tangannya karena mereka mau masuk ke pesawat.
__ADS_1
"dadah sayangnya momy dan daddy muach" jawab Ola dan Helmi kissbye, di balas anak-anaknya kiss bye juga.
Setelah keluarganya tidak terlihat, Ola dan Helmi masuk mobil dan menuju perusahaannya.