Kaya Mendadak

Kaya Mendadak
Ultah Si Kembar Di Sekolah.


__ADS_3

Setelah tiga hari istirahat di rumah sekarang Ola mulai lagi masuk kerja, memulai kesibukan baru lagi dengan semangat baru karena badannya sudah segar lagi.


"sayang nanti jam dua belas harus istirahat dan tidur siang ya minimal tiga puluh menit" kata Helmi kepada istrinya ketika mereka sampai di ruangan Ola.


"iya mas, aku akan menyempatkan waktu untuk istirahat" jawab Ola.


"ok satang, sekarang mas mau langsung ke perusahaan. Hati-hati ya" kata Helmi dan mencium istrinya sebelum keluar dari ruangan Ola.


"ok sayang, hati-hati di jalan" jawab Ola.


Helmi keluar dari ruangan Ola dan menutup pintu ruangan istrinya, Ola membuka laptopnya dan menyalakannya untuk mulai bekerja.


Hari berganti hari kegiatan masih sama seperti biasa, karena kesibukannya tak terasa sekarang usia anaknya hampir lima tahun.


Dal Mi dan Daniel meminta ulang tahunnya di sekolah saja seperti teman-temannya yang sering ulang tahun di sekolah.


Helmi dan Ola meminta jasa kepada EO yang biasa membuat acara pesta ultah anak-anak, mereka memesan dua tema yaitu tema princes dan robot sesuai dengan kemauan putra putrinya mereka juga memesan dua kue ultah dengan tema itu dan sekalian pesan untuk supenir dan ketringnya dari EO itu juga biar mudah.


Ola juga merancang gaun ulang tahun putrinya dan dirinya, dia juga merancang tuxedo untuk suaminya dan putranya.


"hallo Mil apa kabar?" kata Ola di seberang telpon.


"kabarku baik La, ada apa bos tumben telpon malam-malam?" jawab Mila


"gini Mil, gue mau minta tolong bikinin gaun Dal Mi dan gaun untuk gue juga buatin tuxedo suamiku dan untuk Daniel buat ulang tahun anakku. Warnanya senada ya beb, dan bahannya yang seperti biasa gue pakai desainnya nanti gue kirim" kata Ola.


"siap bos laksanakan, acaranya kapan?" kata Mila.


"sepuluh hari lagi" jawab Ola.


"ok siap, kirimkan aja gambar desainnya" kata Mila.


"ok beb aku kirim sekarang" jawab Ola dan langsung mengirim gambar desainnya.


"ok besok aku mulai kerjakan" kata Mila


"terima kasih ya beb kamu memang sahabatku yang keren" kata Ola.


"sama-sama beb, salam buat ponakan dari aunty Mila yang cantik jelita" jawab Milla.


"hahahaha... Baiklah aunty cantik bye" kata Ola sambil tertawa mendengar ke narsisan sahabatnya.


"bye, goid night pren" jawab Mila.


"sok soan Inggris lagi hahaha" kata mila


"biarin kan lo orang luar negeri, jadi kalau bicara kepada orang luar negeri harus bahasa Inggris tau" kata Mila sambil nyengir.

__ADS_1


"iya iya bule kampung gue mah Mil, ya udah gue tutup telponnya" kata Ola.


"mau bule kampung mau bule kota yang penting lo orang bule titik" jawab Mila.


Ola melambaikan tangannya dan mematikan vcnya, dia tersenyum mendengar celotehan sahabatnya yang gesrek.


"telponan dengan siapa sayang senyum-senyum terus?" tanya Helmi ketika dia duduk di samping istrinya.


"itu si Mila mas, katanya aku orang bule makanya dia sok soan bicara denganku memakai bahasa Inggris tapi logatnya medok Jawa tulen hehehe" jawab Ola.


"oh ya, ko aku baru nyadar ya kamu itu orang bule asli sayang... tapi karena tinggal di kampung dan biasa bermain dari kecil walaupun kulit dan rambutmu beda dengan yang lain. Tapi bener deh aku baru ngeh, padahal aku naksir dari kecil lho" kata Helmi dan memelukbistrinya erat, dia mengamati lagi wajah istrinya yang putih kemerah-merahan perpaduan wajah Korea dan Kanada.


"apaan sih mas orang tiap hari selalu bersama juga ko baru ngeh segala" kata Ola cemberut membuat gemas suaminya


Helmi malah mencium istrinya gemas.


"kan kita kenal dari kecil dan tinggal di desa sayang, jadi mas tidak menyadarinya kalau kamu orang luar negri meski kamu berbeda, dan sekarang aku semakin mencintaimu lebih dari hidupku" kata Helmi sambil mengecup seluruh wajah istrinya membuat wajah Ola memerah.


Helmi begitu beruntung memiliki istri yang sempurna menurutnya, dan Ola pun merasakan hal yang sama dengan suaminya mereka saling mencintai dan saling melengkapi.


Mereka bermesraan di sofa kamar mereka, mereka sama-sama bucin jadi setiap ada kesempatan langsung tancap gas.


Jam sebelas malam mereka baru pindah ke tempat tidur, dan langsung tidur pulas karena kecapean.


Keesokan harinya mereka sudah berkumpul di meja makan untuk sarapan, si kembar juga sudah siap di sana dan sudah rapi memakai seragam sekolah.


"pagi momy, pagi daddy" jawab mereka dan membalas mencium ibunya dan ayahnya.


"udah pada rapi semuanya, sekarang ayo kita mulai makan. Daddy yang mimpin do'anya" kata Ola


Helmi mulai memimpin do'a setelah itu mereka mulai makan bersama tanpa suara, selesai makan lalu mereka siap-siao untuk berangkat.


Helmi dan Ola mengantarkan anaknya sampai sekolah, setelah itu baru berangkat ke tempat kerjanya.


Hari hari begitu cepat berlalu karena kesibukan mereka, tidak terasa sekarang sudah weekend lagi.


Mila datang ke mansion Ola untuk mengantarkan gaun dan tuxedo pesanan Ola, lalu semua mencoba gaun itu dan tuxedonya dan sangat pas dan cocok di tubuh mereka.


"gimana beb ada yang kurang gak?" tanya Mila.


"aku udah ok, pas banget. Bagaimana mas cocok ga?" jawab Ola dan bertanya kepada suaminya.


"ok juga, pas ko" jawab Helmi.


Ola memeriksa gaun yang di pake putrinya dan tuxedo putranya, semua terlihat oke.


"gimana sayang enak gak di pakainya?" tanya Ola kepada anaknya.

__ADS_1


"enak mom, gaunnya badus sepelti plinses" jawab Dal Mi.


"jas aku kelen mom" jawab Daniel mereka puas dengan hasil rancangan mommynya dan jahitan Mila.


"tank you aunty Mila yang cantik se butik, ayo potoin kita dulu" kata Ola sambil memberikan ponselnya kepada Mila.


"sama-sama beb, kalian keluarga yang hebat dan keren, ayo berposeu" jawab Mila, lalu menerima ponsel sahabatnya dan mengambil gambar mereka.


Mereka di poto dengan berbagai gaya, setelah merasa cukup lalu Mila mengembalikan ponselnya.


"terima kasih kang poto dan kang jait" kata Ola sambil tersenyum bercanda.


"sama-sama kang bos eeh, ko aneh ya kang bos hahaha" jawab Mila, dan semua yang di sana tertawa.


Ola dan keluarga kecilnya membuka gaun dan tuxedonya karena untuk acara ulang tahun lbesok lusa, mereka ganti pakaian santai lagi dan berkumpul di ruang keluarga.


Mila pamitan kembali ke butik, karena sebentar lagi jam makan siang Ola meminta Mila untuk makan siang bersama di mansionnya.


"beb gue pamit kembali ke butik ya" kata Mila.


"nanti dulu lah, kita makan siang bersama dulu di sini" kata Ola.


"mmm baiklah, lagian udah lama aku gak makan bersama bos" jawab Mila.


"nah gitu dong, bentar aku mau tf" kata Ola sambil mengutak ngatik ponselnya.


Beberapa detik kemudian ponsel Mila berbunyi ada notifikasi masuk ke ponselnya, lalu dia mengeceknya ternyata ada transferan masuk ke rekeningnya dan jumlahnya lumayan banyak.


"udah masuk belum beb" kata Ola.


"udah beb, banyak banget tfnya kan itu butik milik bos tapi selalu aja bayar semuanya dan pake lebih segala" jawab Mila.


"ya kan namanya bisnis tetap aja bisnis sama aja dengan beli ke orang, cuma nanti ada untungnya kembali lagi ke kita. Dan yang di luar itu bonus buat lo beb" kata Ola.


"terima kasih beb, smoga tambah makmur" kata Mila.


"sama-sama... Ayo semuanya kita makan siang bersama" kata Ola.


Ola langsung berdiri dan mengajak makan semuanya, karena pelayan sudah memberi tahu makanan sudah siap dihidangkan.


Selesai makan siang Mila pamit untuk pulang, setelah Mila pulang Ola bermain bersama anak-anaknya.


Keesokan harinya semua sudah siap untuk berangkat ke sekolah, dan hari ini adalah hari ulang tahun si kembar.


Ulang tahun si kembar cukup meriah walaupun di adakan di sekolah, anak-anak sangat antusias memakai berbagai kostum kesukaan mereka.


Dal Mi dan Daniel pun senang dengan pestanya membuat Ola dan Helmi bangga dan bahagia.

__ADS_1


__ADS_2