
Sejak pemergian Quen dengan Christian,wanita paruh baya itu tidak henti-hentinya tersenyum.Dia bahkan memiliki angan-angan untuk mendekatkan Arga dengan Quen kembali.
Apalagi sekarang wanita muda itu sudah benar-benar tumbuh menjadi wanita dewasa dan juga penampilannya lebih menarik dari lima tahun lalu.Apa lagi putranya itu sudah jomblo dua tahun sejak berpisah dengan Viona dan bercerai dengan Quen.Ini satu kesempatan yang baik untuk memperbaiki hubungan mereka yang telah terkandas dimasa lalu.
"Aduh,aku lupa nanya lagi.Darimana Quen bisa mengenal Christian.Apa anak itu tidak mengetahuinya rahasia Quen ya."
"Rahasia apa lah."sela satu suara yang berbicara dari arah belakangnya.
"Ga,ngagetin mama aja.Dari mana saja kamu,ninggalin mama sendirian disini."Pekik Nyonya Aldeberght sembari mengelus dadanya sendiri kerna kaget akibat sapaan secara tiba-tiba dari Arga.
"Tuh mah,dari tokoh perhiasan sana.Oh ya,tadi mama berbicara sama siapa?Mana lagi panjang tuh senyumnya."Tanya Arga.
"Tadi mama ketemu sama Chris sama cewek cakep.Mana sopan lagi.Mama malah kepengen menantu lagi."Ujar Nyonya Aldeberght santai.Kemudian dia lalu meninggalkan Arga yang masih berdiri kaku ditempatnya.Wanita itu amat memahami apa yang anaknya tidak suka.Kerna itulah dia sengaja menggantung ucapnya di akhir obrolannya.
"Malam ini mama pergi ke rumah tante Tantri kamu.Ada ulang tahun keponakan Christian disana.Katanya malam ini Chris ngajakkin cewek itu dateng sekali.Tuh,kamu juga seharusnya mencari pengganti mereka.Bukannya jomblo kayak gini.Qarin juga butuh sosok seorang ibu.Apa kamu mau anak kamu membesar tanpa seorang ibu?"Soal Nyonya Aldeberght lagi.
Arga memilih untuk mendiamkan diri.Jika berdebat terus-terusan dengan mamanya sudah pasti dia kalah.Mana tidaknya setelah berpisah dengan Viona,ternyata wanita itu mengandungkan anaknya.Dia hanya memberi bayi kecil itu tanpa mahu dinikahi oleh Arga.Orang tua Arga juga tidak menghalang lagi hubungan mereka.Tapi entah mengapa Viona tidak mahu.Wanita itu lebih memilih kerjayanya ketimbang mengurusi anak sendiri.
Setelah anak itu dibawah jagaan nyonya Aldeberght,wanita paruh baya itu juga pernah mengomeli dirinya.Seandainya dia dan Quen tidak bercerai, setidak-tidaknya anak itu tidak akan kehilangan sosok seorang ibu.Meskipun dia tidak pernah menganggap wanita yang dinikahinya itu sebagai seorang istri setidak-tidaknya hidup bayi itu lebih terjamin.
__ADS_1
Ini juga dua kesilapan dan kegagalan buat pria itu.Memang malang sekali.Menyimpan seketul batu tapi malah membuang sebutir permata yang berharga.Hanya seketul batu yang tidak bermakna dia mengabaikan semua kebaikan cahya yang tersinar dari sebutir mutiara.Begitu konyol sekali.
****
"Selamat ulang tahun sayang.Nah ini hadiah buat kalian."Ujar Christian kepada keponakannya setelah selesai acara potong kueh.
"Ini untuk kalian juga."Ujar Quen.
"Maaf,kakak tidak tahu apa yang kalian suka."Ucap Quen dengan sebaris senyuman yang mempersona.Tamu yang menghadiri acara ulangtahun ini juga turut kagum dengan pesona yang Quen tebarkan meskipun wanita itu bersikap biasa-biasa saja.
"Jeng,kapan mau memperkenalkan calon mantu?"Goda Nyonya Aldeberght kepada Tantri,Nyonya besar Fantio.
kerna wanita ini terlalu posesif terhadap kehidupan peribadi anaknya.
"Gak tau deh jeng.Saya juga tidak tahu.Anak itu susah sekali diatur.Maunya kehendak dirinya saja.Dia ada pacar atau tidak,saya juga tidak tahu.Sekarang saya sudah malas untuk mencampuri urusan peribadi dia lagi.
"Yang cewek cantek dateng bareng sama Chris itu siapa?Setahun saya,Chris tidak pernah bawa siapa-siapa cewek ke acara keluarga.Ini yang pertama.Apa Chris sudah memiliki calon yah."Tanya Nyonya Aldeberght.
Pertanyan yang mengandung seribu makna.Begitu Nyonya Tantri menolak kehadiran Quen, peluangnya semakin besar untuk mendapatkan Quen kembali.Menurutnya tiada yang lebih baik dan memiliki sopan santun yang baik seperti Quen.Bahkan dia cukup mengenali anak itu.
__ADS_1
Jika waktu dulu Arga tidak menyadari kehadiran Quen disisi anaknya itu,kini dia harus menyusun rencana bagaimana untuk memperkenalkan kedua-duanya dengan cara yang berlainan.Yang dia khawatirkan adalah Quen.Entah bagaimana kehidupan wanita itu setelah bercerai dengan Arga.Namun setelah melihat penampilan anak itu,dia percaya bahawa Quen berjaya melewati masa keterpurukannya dimasa lalu.
"Mah,kamu disini?Hi tante."
"Nak Arga.Kamu ikut mama kamu kesini juga?Qarinnya mana?"Tanya Nyonya Tantri.
"Ada disana juga tan.Sama pengasuh."Jawab Arga singkat.
"Kamu kapan menikah lagi Ga.Kalo gak ada calon,tante bisa nyariin buat kamu.Pasti dijamin dari keluarga yang baik-baik loh."Selorah tante Tantri dengan kekehannya.
"Tante emang pandai bercanda yah?"Tukas Arga kembali.Meskipun wajahnya tidak sedingin waktu lalu, setidak-tidaknya diacara keluarga pria itu bisa merasakan kehangatan didalamnya.Sejak ditinggalkan dua orang wanita dalam satu malam,sikap pria itu langsung berubah.Dan yang pasti kini sikapnya lebih bertanggungjawab daripada masa lalu yang gemar kesenangannya saja.
"Chris dimana tan.Kok gak kelihatan?Apa dia sudah sampai yah?"Tanya Arga lagi.
"Sudah tuh.Tu,ada disana.Dateng bareng sama Tess."Tante Tantri menunjukkan dagunya saja kearah dimana Chris dan Quen berdiri.
Arga mengikuti arah tatapan wanita paruh baya disampingnya kearah dimana Chris dan Quen berdiri.Dalam cahya yang temaram dia dapat melihat sosok wanita yang cantek mengendong sorang balita usia dua tahun.Balita yang diyakini sebagai Qarin iaitu bayi kecilnya yang tidak menyukai sebarangan orang.Tetapi malam ini dia bisa terkaget besar disaat anak kecilnya itu bisa tertawa di gendongan Quen.Bahkan wanita itu tidak sedikitpun canggung dengan anak kecil.Dalam diam-diam hati Arga menghangat melihat pemandangan yang luar biasa indah ini.
❤️❤️❤️❤️ Bersambung..
__ADS_1