KEMBALILAH CINTA

KEMBALILAH CINTA
ANAK


__ADS_3

Arga menegak minuman beralkohol itu takda henti-hentinya.Dia hatinya terasa sakit sekali setelah mendapat tahu dia dipermainkan oleh kekasihnya.Selama ini apa yang tidak dia berikan.Apa yang kurang dari sang kekasihnya itu.Semuanya lengkap.Bahkan dia mengikut semua kemahuan serta kehendak wanita itu tanpa banyak bicara.


Rasa sakit hatinya ini dia ingin melampiaskan semahu-mahunya dengan minuman s***n ini.Berharap dia bisa melupakan segala rasa sakit di relung hatinya.


Dia dan Viona sudah menjalinkan hubungan selama empat tahun.Viona merupakan modelling majalah dewasa.Orangnya berperwatakan bebas,cantik,menarik dan menggoda.


Namun keluarganya tidak pernah untuk merestui hubungan mereka dengan alasan cara hidup Viona terlalu bebas dalam pergaulannya.Bahkan nyonya Aldeberght sudah menetapkan calon istri buat dirinya tanpa persetujuan daripada dirinya.Dia harus menikah dengan Quen,si pembantu rumah tangga di kediaman mereka untuk melahirkan penerus Aldeberght yang seterusnya.


Bahkan jika Arga berhasil mendapatkan anak bersama-sama Quen,mereka tidak akan mencampuri urusan pria itu lagi.Yang penting harus memiliki penerus Aldeberght.Bagaimana bisa memberikan mereka penerus sedangkan dia sama sekali tidak mencintai Quen.Jauh dari kata suka bahkan rasa cinta juga.


Dia mencintai Viona.Bukan Quen.Quen hanyalah pion bagi keluarganya untuk memutuskan hubungan dia dengan Viona.Arga tidak suka akan hal itu.Dia benci Quen kerna menurutnya bersengkokol dengan nyonya besar Aldeberght.Dia benci wanita itu dari hujung kepala sehingga hujung kakinya.


Selama pernikahan mereka berlangsung selama tiga tahun ini, sekalipun dia tidak pernah melihat wajah Quen dengan benar.Bahkan menatap wajah wanita itu dia rasa jijik sekali.Sebegitu enggannya dia kepada Quen yang bergelar istri kepada seorang Arga Vioelriz Aldeberght yang berkuasa dan tampan itu.


Arga tidak pernah memperkenalkan Quen kepada publik bahawa dia sudah menikah.Jauh dikatakan dia mahu memperkenalkan wanita itu sebagai istrinya.Bahkan setiap acara formal,Vionalah pasangan yang selalu digiring pergi dengan dirinya.

__ADS_1


Disaat Quen dan dia kembali ke kediaman utama Aldeberght,mereka sering ditanyakan soal anak.Bagaimana mau punya anak sedangkan dia tidak menyukai Quen.Bahkan dia tidak rela menyentuh wanita itu yang menurutnya wanita itu tidak layak digelar nyonya muda Aldeberght.Apa lagi menyandang nama keluarga Aldeberght yang berkuasa dan terpandang.


Selama pernikahan mereka,mereka tidur dikamar yang berasingan.Walaupun tinggal di bumbung yang sama mereka kurang bertemu,jauh dari kata bertegur sapa.Kadang-kadang untuk melampiaskan rasa kesalnya pada sang mama,dia selalu membawa Viona menginap di rumah mewah miliknya hanya semata-mata untuk membuat Quen sakit hati dan kecewa dengan dirinya.


Dia sengaja menunjukkan sikap bejatnya kepada Quen agar wanita itu tahu akan posisi dirinya di hati Arga.Dengan itu,dia akan menyerah akan hubungan yang sia-sia ini dan akhirnya memilih untuk pergi.Jika dia menceraikan Quen,sudah pasti keluarga besar Aldeberght akan marah besar.Namun jika wanita itu memilih mundur dengan sendirinya, setidak-tidaknya itu bukan sepenuhnya salah dia.Bahkan ianya salah Quen kerna sudah mencoba masuk ke dalam hubungan dia dengan Viona.


"Arggg!!Sialan.Apa yang aku perolehi setelah memanjakan kamu dengan segala kemewahan yang kupunya.Ternyata ini balasannya yang aku terima dari kamu.Dasar wanita j****g."Omelnya tanpa henti.


"Ga,kamu udah mabuk nih.Ayo,aku hantar kamu pulang ke rumah."Ujar Charles sahabat baiknya.


Setibanya di kediaman elit,Charles memakirkan mobilnya di garasi.Mereka tiba di rumah tepat jam empat pagi.Dimana semua penghuni rumah mewah itu masih lagi lena diulit mimpi indah.


"Tuan Charles,tuan muda mabuk lagi?"Tanya Paul sebaik saja pintu utama dibukakan.


"Ya pak.Dia mabuk lagi."Ucap Charles lalu membawa Arga masuk ke dalam kamar pria tersebut.Setelah Arga dibaringkan di atas kasur,pria itu tidak henti-henti memanggil nama Viona.Charles hanya menggelengkan kepalanya saja apabila melihat keadaan Arga yang begitu kacau.

__ADS_1


"Ga,aku tidak tahu apa yang kau lihat pada diri Vio.Vio itu bukanlah gadis yang baik-baik.Tapi kamu malah melebihi dia dalam segala hal ketimbang menyenangkan hati istri sendiri.Namun sekarang apa yang kamu dapet."Omel Charles sendiri.


"Tuan Charles,apa tuan menginap atau pulang lagi?"


"Saya menginap saja.Pak Paul rehatlah.Saya akan pergi ke kamar yang biasa."Ujar Charles lagi.


Setelah Paul pergi,Charles melangkah menuju kamar tidur yang selalu dia tempati jika bermalam di rumah Arga.Sebelum tiba dikamar itu,dia harus melewati tiga kamar yang lainnya terlebih dahulu.


Kakinya terhenti di pintu kamar Quen.Bila jam seperti ini,sudah pasti wanita itu lagi tidur.Charles mencoba untuk melihat kedalam.Kenop pintu diputar, ternyata tidak berkunci.


"Tumben tidak berkunci?Selalunya pintu sentiasa berkunci.Kenapa kamu begitu ceroboh sekali Quen."Ucapnya membatin.


Charles mendorong daun pintu dengan pelan-pelan agar tidak menimbulkan bunyi.Setelah pintu dibukakan sedikit, Charles mencoba mengintai ke dalam kamar wanita yang bergelar istri kepada sahabatnya.Sebaik saja pintu terbuka,keadaan di dalam kamar itu sungguh sepi sekali.Seakan-akan tiada makhluk hidup didalamnya.Wangian vanilla musk wanita itu juga terasa samar-samar di indera penciumannya.Seolah-olah wanita itu tidak terlalu lama pergi dari kamar itu.


"Kemana dia?"Gumannya lagi.

__ADS_1


❤️❤️❤️❤️ Bersambung...


__ADS_2