KEMBALILAH CINTA

KEMBALILAH CINTA
KENYATAANNYA


__ADS_3

"Dan,apa kau sudah mempersiapkan mobil untuk pergi ke permakaman?"Tanya Samuel kepada anaknya.


"Sudah Pah.Semuanya sudah siap.Kita berangkat sekarang yah?"Ujar Danvern pula kepada papanya.


"Hufff!!"


Kedengaran pria paruh baya itu mengeluh dalam.Wajahnya ditundukkan seketika menekur tanah.


"Ada apa Pah?"Tanya Danvern lagi.


"Lapan tahun,sudah lapan tahun Quen tidak kembali ke rumah.Apa dia tidak merindui keluarganya?Apa dia tidak menjiarahi makam arwah orang tuanya?"


Serasa dada Samual dihantam bongkah batu yang besar disaat dia mengingati satu persatu keperitan dan ketidakadilan Quen disaat dia kehilangan orang tuanya lapan tahun yang silam.


Dia tau waktu itu dia tidak bisa berdiri di pihak Quen kerana perusahaan keluarga Smith berada di hujung tanduk setelah Denson ditahan kerana dipercayai telah korupsi.


Perusahaan Smith hampir saja berada di posisi yang tersulit,apa lagi Perusahaan Denson yang dia bangun oleh dirinya sendiri merupakan investor terbesar bagi perusahaan Smith.Dana yang telah disuntik terpaksa ditarik kembali untuk siasatan pihak berwajib.


Quen pergi juga murni d kesalahan mereka.Setelah khasus itu terselesaikan,ternyata papa Quen dijebak dan dijadikan kambing hitam oleh beberapa orang dewan direksi yang tamak akan perolehan perusahaan dan menikmati hasilnya tanpa bersusah payah.


Yang paling parah,mama Quen juga turut meninggal kerana overdosis obat tidur kerana terlalu depresi setelah kematian Denson.


Ini menyebabkan Quen menerima pukulan yang berat.Apalagi ada diantara ahli keluarga menyalahkan dirinya dengan apa yang telah terjadi di perusahaan Smith serta mamanya yang telah membunuh diri.


Setelah Quen pergi barulah khasus itu terselesaikan.Denson,papa Quen didapati tidak bersalah.Perusahaan Smith bisa bernapas lega.Begitu juga dengan perusahaan milik Denson.


Setelah dua bulan Quen pergi,pengacara Denson membacakan wasiat kepada Samuel dimana pria itu akan menjadi wakil Presdir perusahaan milik Denson seandainya jika ada sesuatu yang berlaku kepadanya.


Disaat umur Quen genap duapuluh satu tahun,dia harus mempelajari selok belok perusahaan sebelum dia mengambil alih perusahaan itu setahun kemudiannya.

__ADS_1


Namun sayangnya,Quen telah pergi dari rumah.Tiada siapa yang mengetahui keberadaannya.Setahun sejak orang tua Quen pergi,Samuel mengirimkan penyiasat persendirian untuk mencari keberadaan Quen,namun nihil.


Keponakannya itu hilang tanpa jejak sehinggalah lima tahun kemudian.Disaat dia melihat wajah Quen terpampang di majalah top interior designer yang paling mahal di Asia barulah dia tau keberadaan sebenar gadis kecil mereka itu.


Akhirnya dia bisa menghela napas lega.Setidak-tidaknya kini dia sudah tau dimana keponakannya itu kini.


"Dan,menurutmu apakah tahun ini Quen akan menjiarahi makam Danson dan Celia?"


"Maaf Pah.Dan tidak tau."Jawab Danvern dengan perasaan bersalahnya.Lagi-lagi keluhan terhembus dari bibir pria paruh baya itu.


"Pah,maafin Dan kerana tidak bisa memujuk Quen untuk kembali."Ujar Danvern lekas-lekas.


"Bukan salah kamu Dan.Jika Quen tidak bersedia untuk kembali,papa tidak bisa buat apa-apa.Apa lagi memaksanya.Tapi jika bisa,papa mau menyerahkan semua miliknya selekas mungkin agar papa bisa beristirehat dengan tenang."Ungkap Samuel lalu berjalan pelan-pelan menuju mobil yang sudah dinyalakan.


"Pah,sebenarnya Quen bukan tidak mau kembali tapi.."Danvern merasa ragu-ragu untuk mengatakan apa yang sebenarnya terjadi kepada Quen pada papanya.


"Tapi mengapa Dan?"Alis pria paruh baya itu mengkerutkan tidak paham.


Dia paling tidak suka jika ada sesiapa yang membohongi dirinya.Apa lagi itu adalah ahli keluarganya sendiri.Jika tidak dia akan kecewa dengan sikap orang itu.Tidak kira dia memiliki pertalian darah mahupun pertalian saudara.Dia tetap tidak akan terima itu.


"Sebenarnya,Quen sudah menikah sejak lima tahun lalu.Sebelum dia berangkat ke London.Dan sekarang dia bekerja di DN GREDD DESIGNER yang ternama di kota sebelah.Mungkin itu alasannya dia bum bisa kembali."Ucap Danvern takut-takut.


Mendengar kenyataan yang dikatakan oleh Danvern,sekali lagi Samuel menghela nafas dalam.Bahkan menarik napasnya berkali-kali untuk menetralisir emosi yang hampir saja meledak ulah putra sulungnya ini.


"Sudahlah,gak udah dibahas lagi hal ini.Jika dia memang tidak bisa kembali,yah sudahkah.Kita kasi waktu buat dia."Ucap Samuel akhirnya.


Mobil yang telah disiap akhirnya meluncur pergi meninggalkan perkarangan rumah kediaman Smith yang megah dan mewah itu.


******

__ADS_1


"Jadi disini orang tua mu dimakamkan?"Tanya Arga setelah mereka selesai sesi berkenalan dengan orang tua Quen disana.


"Emm.."Jawab Quen dengan gumananya saja.


Saat mereka mau meninggalkan kawasan pemakanan itu,mereka berpapasan dengan Danvern dan Samuel.


"Quen sayang,akhirnya kamu pulang juga."Ujar Samuel dengan girangnya sehingga dia mengalirkan air mata sambil memeluk tubuh keponakannya itu.


"Mengapa tidak mengabari sama paman kalo Quen pulang."Tanya Samuel tanpa jeda.Bahkan dia menyalahkan diri atas kehilangan Quen dan orang tua Quen beberapa tahun yang lalu.


"Bukan salah paman.Quen lah yang salah kerana tidak cukup kuat untuk menanggung malu serta derita keluarga kita."Jawab Quen dengan isak tangisnya.


"Maafin Quen Kerna terlambat untuk kembali."Jawab Quen dengan tangisan yang sudah reda.


"Tunggulah sebenar.Kamu maukan kambali sama paman ke rumah kita.Sebentar juga tidak apa jika kamu tidak nyaman dengan situasi di rumah."Ujar Samuel seakan-akan tau kesulitan Quen.


"Katanya kamu sudah menikah.Apa dia ikut sekali?"Tanya Samuel setelah menyadari beberapa orang pria berdiri dibelakang Quen.Tampaknya suami Quen ini bukan dari sebarangan keluarga.


"Paman,kenalin ini suami saya."Quen memperkenalkan Arga kepada Samuel dan juga Danvern.


Melihat wajah Arga,Samuel dan Danvern melogo tidak percaya.Benar-benar keberuntungan jatuh dari langit.Mau bermimpi juga tidak berani mengimpikan sesuatu yang tidak bisa dijangkau dengan tangan.Meskipun mau mengejar bayang-bayangnya juga hampir sukar.


"Tuan muda Arga Violeriz Aldeberght?"


♥️♥️♥️Hi semuanya.Maaf baru bisa up hari ini.Semoga anda semua tidak kecewa sama author yah.Author juga punya kesulitan sendiri di dunia nyata.Harap maklum.


♥️♥️♥️Jangan lupa dukungan buat karya Author juga.


♥️♥️♥️Like👍

__ADS_1


♥️♥️ Vote


♥️ Komentar


__ADS_2