
Arga menggenggam erat tangan Quen yang sedang terbaring di atas brankar rumah sakit dengan wajah yang benar-benar murung.Hatinya berdenyut nyeri setelah mengetahui apa yang telah menimpa sang istri di masa lalu.Dan sialnya,hal ini juga masih lagi mempengaruhi kehidupan dimasa kini.
Selama ini dia tidak mengetahui apa pun yang wanita itu suka atau tidak.
Semua yang berkaitan dengan kehidupan peribadi si istri,tidak satu pun dia cari tau.Sungguh seorang suami yang benar-benar tidak baik dan terlendor dalam menjalankan tugas sebagai seorang suami.
"Sayang,maafin aku.Aku benar-benar menyesal kerna tidak memperhatinin kondisi kamu.Aku yang salah."Isak Arga tergugu disitu.
Saat melihat keadaan Quen yang terbaring lemah dan kaku diatas brankar rumah sakit,hatinya juga turut sakit.Sejak kecil dia tidak pernah mengalami kesukaran dalam hidup.Apa yang dia maukan,semuanya dengan mudah dia dapetin.
Soal urusan hati,inilah kali pertama dia merasakan dirinya benar-benar tidak berguna.Sewaktu masih jadian sama Viona,kehidupannya amat simple.Dia memperlakukan wanita itu bak ratu.Apa yang yang wanita itu maukan dia turutkan.Apa pun yang wanita itu minta,pasti dia berusaha untuk penuhi.Wanita seperti Viona cukup disodorkan dengan uang dan harta yang banyak,pasti tidak menolak.Kerana itu dimasa lalu dengan mudahnya dia memperolehi segala-galanya termasuk cinta.
Tapi sejak menemukan Quen semula, kehidupannya mulai berubah.Quen bukan tipe wanita yang mudah disogok dengan uang mahupun harta.
__ADS_1
Harta?Wanita itu miliki lebih apa dari yang dia maukan.Malah dia tidak pernah bergantung hidup pada siapa-siapa meskipun masa lalu dia hidup dalam keadaan yang mewah.
Mereka berpisah dalam jangka waktu yang tidak lama.Namun wanita itu berjaya membangunkan karier sendiri dalam bidangnya.Arga tidak pernah mencari tau masa lalu Quen seperti apa.Siapa orang tuanya,asal dia dari mana,gimana kehidupan masa lalu wanita itu bahkan siapa teman-teman terdekat istrinya juga dia tahu.
Boleh dikatakan dia tidak tau apa-apa pun tentang Quen.Saat Christian mengatakan Quen merupakan orang yang dicarinya selama tujuh tahun,bukankah seharusnya dia bisa menebak kehidupan masa lalu wanita itu.Namun apa yang dia lakukan?
Dia tidak melakukan apapun soal itu.Malah dia berusaha mengejar Quen sedekat mungkin untuk memperbaiki masa lalunya dengan wanita itu.Kini malah ada orang lain yang lebih mengenal istrinya daripada dirinya sendiri.Dan mirisnya orang itu adalah sahabat baiknya sendiri, Christian.
Arga mengelus-ngelus pipi pucat pasi milik Quen.Pipi yang halus dan lembut itu tampak mengecil kerana berat tubuh wanita itu sudah menyusut sedikit sebanyak dari sebelumnya.
Arga bangkit dari tempat duduknya,mendekati Quen dengan lebih dekat dan melabuhkan ciuman pada bibir pucat wanita itu.Dingin.Bibir Quen terasa dingin disaat bersentuhan dengan bibir hangat miliknya.Tak terasa air matanya jatuh lalu menimpa wajah Quen.Untuk sesaat di memeluk tubuh ringkih Quen untuk melepaskan segala kekesalan dan kerinduannya selama ini kepada manusia yang bernyawa namun terlihat seperti mayat kerna wajahnya yang pucat pasi.
"Maafin segala kesalahanku,sayang.Aku mohon,sadarlah."Entah beberapa banyak kata maaf yang diucapkan olehnya.Namun wanita yang terbaring lemah dan kaku itu masih juga tidak sadarkan diri.Bahkan sekadar untuk merespond kata-katanya juga tidak ada sama sekali.
__ADS_1
"Jika vila itu mengingatkan kamu akan peristiwa lalu,baiklah kita akan berpindah dari sana.Aku akan bina sebuah mahligai indah hanya untuk kamu.Semuanya akan diatur ulang sesuai dengan seleramu dan impian mu.Kita akan pergi jauh dari hiruk pikuk dunia yang sesak ini.Aku akan bantu kamu melupakan masa lalu yang kelam dan membina masa depan dengan seribu kemanisan.
Setelah puas meluahkan unek-unek di dalam hatinya,akhirnya Arga menyanderkan dirinya di krusi yang berdekatan dengan ranjang pasien.Baru saja hatinya bertenang,pintu kamar rawatan itu dibukakan oleh seseorang.
Sontak itu Arga menoleh kearah pintu.Beberapa detik kemudian,muncullah dua sosok wanita yang dia tidak ingat siapa orangnya.Mungkinkah temannya Quen.
"Kalian?"
Belum sempat Arga menyapa dua sosok wanita cantik yang masuk ke dalam kamar rawatan Quen,sekali lagi pintu diketuk dari luar.Seperti tadi,beberapa detik kemudian,muncullah sosok Christian di balik pintu.
"Chris?"
Ketiga-tiga mereka yang ada didalam kamar itu,lalu secara bersamaan menoleh kearah pintu.
__ADS_1
"Ya,ini aku."Jawabnya ketus dengan wajah yang tidak bersahabat.
❤️❤️❤️❤️❤️ Bersambung...