KEMBALILAH CINTA

KEMBALILAH CINTA
LONDON


__ADS_3

Quen tiba dibandara setelah hampir satu jam kendara.Ternyata rumah mewah milik Christian boleh dikatakan lumayan jauh dari bandara.Belum lagi terjebak macet jika buru-buru pergi kemana-mana terutamanya bandara.


Setelah mendapatkan tiket pesawat yang dia sudah tempah semalam,dia mampir sebentar di cafe.Sejak meninggalkan rumah Christian sejam yang lalu, sedikit makanan pun belum masuk ke dalam perutnya.


Setelah selesai makan siang,dia lalu pergi ke tempat pengecekkan tiket pesawat kerna waktu untuk jadwal penerbangan sudah tiba waktu.Namun entah mengapa langkah kakinya oleng dan dia menabrak seseorang lebih tepat lagi seorang pria secara tidak sengaja.


"Aduh,pak maaf.Gak sengaja.saya buru-buru."Ucap Quen sedikit cemas.


Pria yang ditabraknya tidak menanggapi permintaan maaf dari Quen.Bahkan dia hanya kedengaran deheman saja mengiakan kata maaf dari wanita itu dengan tatapan yang dingin sebelum berlalu pergi dari tempat tersebut.


Quen yang masih dilanda perasaan cemas tadi sempat tertegun menatap wajah pria tadi.


Arga Vioelriz Aldeberght.Dialah yang sudah ditabrak oleh Quen sebentar tadi.Pria yang pernah menikah dengan dirinya.Pria yang telah banyak menghancurkan hatinya.Pria yang tidak pernah anggap dia ada semenjak mereka menjalani alam pernikahan.


Fix,bahkan pria itu tidak mengenali dirinya meskipun bertemu di hadapan mata.Sungguh konyol sekali.


"Sebegitu tidak sukanya kamu kepadaku Ga.Sehingga tidak sedikitpun kata-kata terlontar dari bibir kamu.Jangankan mengucapkan kata 'tidak apa',malah kamu menganggap aku orang asing.Dan mungkin selama-lamanya aku akan menjadi orang asing bagi diri kamu."Ucapnya lirih.


Jantungnya berdegup laju.Sakitnya begitu pedih sehingga dia merasakan nyeri disetiap sendi anggota tubuhnya.Dia menatap nanar kearah sosok Arga sehingga punggung pria itu sudah tidak kelihatan lagi.


*******


Malam setelah Arga membuka hadiah ulangtahun dari Quen,entah mengapa ada yang menganjal hatinya.Kejadian ini benar-benar mendadak buat dirinya.

__ADS_1


Di malam yang sama disaat wanita itu menghantar surat cerai,dia juga diselingkuhi oleh sang kekasih Viona.Kehilangan Quen mungkin tidak terasa akan kehilangannya.Namun Viona,wanita itu sudah dicintainya sejak sekian lama.Bahkan hubungan mereka sudah pergi jauh.Sejauh sebagaimana layaknya hubungan suami istri.Diansama sekali tidak terima akan hal itu.


PENCERAIAN


Satu hal yang aku tunggu belum lama aku menyandang gelaran suami kepada wanita yang menjadi pilihan keluarga ku.Wanita yang biasa-biasa,masuk kedalam keluarga ku sebagai pembantu rumah,eh malahan dijodohin oleh mama kepadaku.Tanpa ada asal usul yang jelas lalu menjadi nyonya muda Aldeberght.


Siapa yang dapat menerima pukulan kenyataan seperti ini.Tiada angin,tiada ribut tiba-tiba menjadi istri seorang Arga Vioelriz yang mampan dan tajir lagi.


Namun setelah kedua-dua wanita berbeda status ini pergi dari hidupnya pada hari yang sama,kini dirinya benar-benar sendiri.Rumahnya sepi,sesepi kuburan.Mungkin malam di kuburan itu masih lagi rame kerna nyanyian jangkrik.Tapi berada sendirian di dalam rumah mewah sepi seperti ini,hatinya bertambah dua kali lipat dingin dan sepi.


Dia mengeluh.Mungkin ini adalah karma baginya kerna menyia-nyiakan wanita di dalam hidupnya.Karma kerna menyia-nyiakan pernikahan mereka yang sudah sah serta sakral dari segi hukum bahkan dari sisi agama pun.


HARTA?


Quen,baginya wanita itu hanyalah gadis rumahan.Tidak banyak menuntut kerna tidak memiliki pekerjaan di luar.Baginya hanya gadis bodoh saja tidak mengambil keuntungan dari apa yang seharusnya telah menjadi miliknya.Tandanya,sebaik saja mereka berpisah,Quen memberikan semua kartu-kartu ajaib kembali kepada Arga.Dan paling mengkagetkan pria itu,Quen tidak pernah menggunakan sepeser pun uang yang seharusnya menjadi miliknya.Lalu dari mana dia memiliki uang untuk memenuhi keperluan hariannya?


Selepas Quen pergi,barulah John aka ketua art kediamannya memberitahu bahawa Quen bekerja sebagai interior designer di sebuah perusahaan terkenal di ibu kota.


Wow,dia tidak harus berkata seperti apa.Ternyata wanita itu memiliki keahliannya tersendiri sehingga bisa meraih uang sendiri tanpa mengharapkan uang jajan yang dia telah siapin setiap bulan.Rasanya seperti lelaki b****k(kenyataannya memang lelaki b****k)kerna uang jajan yang lumayan besar itu tidak digunakan sepeser pun.


Drettt,drettt


Getaran yang berasal dari ponselnya menyebabkan Arga buyar dari lamunannya.Hilang wajah Viola,hilang juga ingatannya pada Quen.

__ADS_1


"Halo,ada apa Pah?"


"......."


"Haruskah Arga pergi Pah?


"......"


"Baiklah"


Ponsel dimatikan.


"Mengapa harus aku ke London?Gumannya.


*****


Disinilah Arga kini.Di dalam pesawat menuju kelas satu menuju London.Biarpun dia tidak suka melakukan perjalanan bisnis luar negri,dia harus lakukannya kerna ini adalah perintah dari sang papa.Perintah yang tidak bisa menerima penolakan.Perintahnya adalah mutlak.


Di pesawat yang lain,namun sama destinasi itu,Quen yang masih lagi gugup kerna bertemu secara tidak sengaja dengan Arga.Mana tidaknya,pria yang begitu dia kenal dalam dan luaran kini menuju ke London,tempat sama yang ingin dia tujui.


Dari mana dia tahu?Setelah kejadian dia menabrak Arga secara tidak sengaja,seorang pria mungkin tepat lagi asistannya mengatakan pesawat mereka yang menuju London kini sudah hampir berlepas.


"Huh,semoga aku dan dia kini menjalani kehidupan yang diingini.Arga,semoga kamu lupa terus dengan wajah ku.Dengan itu aku bisa tenang memilih orang yang layak buatku tanpa memiliki rasa kecewa dan hampa yang pernah kamu tinggalkan buat ku.Yah,semoga aja."Gumannya.

__ADS_1


❤️❤️❤️❤️ Bersambung...


__ADS_2