
Ketiga elit lainnya takut akan melukai Ansell. Jika Ansell sampai terluka, mungkin mereka tidak hanya akan berurusan dengan Reynard, tapi juga orang-orang di belakang Ansell.
Jika Reynard saja bisa tunduk pada Ansell dan menyerahkan mereka, maka Ansell pasti memiliki orang hebat lainnya di belakangnya.
Namun, ketakutan tiga elit itu tidak ada artinya. Ansell tidak menghindari serangan pemimpin dan menerimanya. Ansell mengangkat tangan dan memukul lengan pemimpin.
Ia hanya menggunakan sedikit kekuatannya. Ansell tak ingin elit itu malah mengalami cidera serius.
"A-a-apa?" pemimpin tiba-tiba merasa tangannya mati rasa dan seluruh tangannya kehilangan kekuatan.
Tadi ia telah mengerahkan seluruh kekuatannya untuk melawan Ansell. Ia sedikit panik saat Ansell tak menghindari serangannya. Ia pikir Ansell akan terluka sangat parah.
Namun, saat Ansell memukul pelan lengannya, ia langsung mati rasa dan tangannya kehilangan kekuatan.
__ADS_1
Ansell tak memedulikan apa yang dipikirkan pemimpin. Ansell menekan telapak tangannya ke dada pemimpin hingga ia terpental ke sebelah tiga elit lainnya.
"Arrggh, uhuk," pemimpin itu mengeluarkan seteguk darah. Ia memegangi dadanya yang terasa begitu sakit.
Pemimpin tak merasakan kekuatan yang berarti dari tekanan tangan Ansell. Namun, dampak dari tekanannya sangat parah. Bahkan ia sampai mengeluarkan seteguk darah.
"Pemimpin, Anda masih bisa bertahan?" tanya salah satu elit. Ia tak pernah melihat pemimpinnya sampai tidak seberdaya seperti ini.
Sedangkan salah satu elit lainnya meneriaki Ansell, "Tuan, walau pemimpin kami ingin melawan Anda, tapi Anda tidak boleh terlalu jauh. Mengapa Anda sampai melakukan sejauh ini? Apa karena kami hanya orang kecil?"
Pertanyaan Ansell membuat elit itu terdiam.
Benar apa yang dikatakan Ansell. Itu adalah pemimpinnya. Orang yang sudah bersamanya bertahun-tahun, melewati suka duka bersama. Saat melihat pemimpinnya terluka, tentu saja ia merasa tidak terima.
__ADS_1
Namun, jika Ansell yang terluka, ia malah akan merasa senang. Karena dengan cara itu, artinya mereka tidak harus menjadi penjaga perusahaan biasa.
"Lagipula, aku sudah mengendalikan energiku. Jika tidak, pemimpin kalian sudah mati. Namun ternyata ia tak bisa menahan luka ringan seperti itu," ucap Ansell terkekeh. Baginya, pemimpin elit saja tidak ada apa-apanya.
"Apakah kau juga akan menggantikan pemimpin untuk melawanku? Jika kau bisa menyakitiku walau sedikit, maka aku akan mengakui kekalahan. Kalian menang dan bisa pergi dari sini," lanjut Ansell santai.
Ia tak ingin menahan-nahan orang yang tidak ingin bersamanya. Jika mereka tidak ingin menjadi pengikut Ansell, maka Ansell tidak akan melarang. Namun karena mereka adalah kiriman Reynard yang diminta Ansell, ia tak ingin membiarkab mereka pergi begitu saja.
Setidaknya, mereka harus melewati pertumpahan darah sedikit agar tak mengulangi kesalahan yang sama.
Elit itu segera menggeleng, "Tidak, Tuan. Kami tahu kami bukan lawan Anda. Kami tidak mungkin bisa menyakiti Anda."
Kekuatan elit lainnya sangat jauh dari pemimpin. Oleh karena itu, bukan mereka yang menjadi pemimpin.
__ADS_1
Jika pemimpin mereka saja sampai mengeluarkan seteguk darah saat melawan Ansell, mungkin mereka akan mengeluarkan organ dalam mereka jika melawan Ansell.
"Kalau begitu, aku harap kalian bisa menjadi penjaga keamanan perusahaanku dengan rela, bukan karena terpaksa," ucap Ansell.