
Teo tahu menyelamatkan nyawanya adalah hal paling penting sekarang. Ia tak peduli jika Ansell meminta semua yang dia miliki, asalkan jangan nyawanya.
Untungnya ia masih lebih beruntung dari Hans. Ansell masih mengampuni nyawanya dan membiarkannya pergi.
"Baik, Tuan Ansell. Aku akan segera memberikan semuanya. Aku berjanji akan hal itu. Terima kasih sudah melepaskanku," ucap Teo, tak lupa berterimakasih. Ia pun buru-buru bangkit dan pergi, sebelum Ansell berubah pikiran.
Namun, ia baru menyadari sesuatu. Ia tak sengaja menginjak cairan di lantai dan merasa celananya basah. Saat ia melihat ke bawah, ternyata cairan itu berasal darinya.
Teo baru sadar ia mengompol.
Ia melihat ke arah Harry yang menatapnya dengan aneh dan Alexia yang masih memalingkan wajahnya. Pasti mereka sudah menertawakan Teo sejak tadi.
Teo semakin berjalan terburu-buru karena malu. Rusak sudah citranya di depan Harry dan Alexia. Belum lagi ia hampir saja terpeleset karena ulahnya sendiri.
Harry yang melihat Teo sudah menghilang dari kediamannya, ia langsung berjalan mendekati Ansell.
__ADS_1
Sebenarnya ia merasa sedikit tidak enak dengan Ansell karena sejak tadi hanya menonton dan tidak membantu apa-apa. Jadi, ia ingin memberi penjelasan.
"Tuan, a-aku ingin menjelaskan mengapa aku tidak membantu Anda. Aku sebenarnya ingin membantu Anda ...," tapi penjelasan Harry disela oleh Ansell.
Ansell melambaikan tangan dan berkata, "Tidak perlu dipikirkan. Aku memang akan menyelesaikan sendiri masalahku dengan Bivv Group. Kau tidak usah ikut campur. Dan kau juga tidak perlu menjelaskan apa pun. Aku sudah mengerti."
Harry menghela napas, merasa lebih ringan setelah mendengar jawaban Ansell. Ternyata Ansell juga tidak mempermasalahkannya. Untung saja Harry tak membuat Ansell tersinggung.
"Kalau begitu, terima kasih, Tuan," ucap Harry sopan.
Ansell melirik ke arah Alexia dan menjawab, "Aku akan melepaskanmu kali ini demi ayahmu. Tidak perlu meminta maaf lagi."
Alexia akhirnya dapat menghela napas lega. Setidaknya Ansell tidak memiliki dendam padanya saat ini. Jika ia belum bisa membuat Ansell menyukainya sekarang, ia akan melakukannya nanti.
Alexia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini.
__ADS_1
Sebelum Ansell pergi dari rumah Harry, ia berkata pada Harry, "Kirim jenazah Hans ke Bivv Group agar mereka bisa melihatnya sendiri. Kirim dia sebagai 'hadiah' untuk mereka."
Ansell sengaja melakukan ini. Ia ingin balas memprovokasi Bivv Group, sekalian memberi mereka pelajaran.
Pelajaran agar mengirim master yang lebih kuat lagi untuknya.
"Tentu saja, Tuan. Aku akan segera mengirim 'hadiah' ini," jawab Harry, antusias menerima perintah Ansell.
Kemudian, ia mengajukan pertanyaan, "Tapi, Tuan, mengapa Anda melepaskan Teo? Bukankah akan merepotkan?"
Harry sedikit bingung dengan satu hal ini. Bisa saja Teo memanfaatkan kebebasannya dan membuat Ansell kesulitan. Harry sangat tahu jika Teo adalah orang yang licik.
Membebaskan Teo sepertinya pilihan yang salah. Namun, Harry ingin mendengarkan alasan Ansell lebih dulu.
"Perusahaan tunanganku sedang memerlukan banyak uang. Tapi selain alasan itu, masih ada alasan lain juga," jawab Ansell singkat, tidak ingin menjelaskan terlalu banyak tentang masalah perusahaan mereka pada Harry.
__ADS_1