Kemunculan Master Terhebat

Kemunculan Master Terhebat
Untuk Kedua Kalinya


__ADS_3

Ekspresi Harry berubah. Tadinya ia ingin bermain trik, tapi Alexia mengubah segalanya. Dengan sedikit menahan emosi, ia berkata pada Alexia, "Tutup mulutmu! Jangan mengatakan hal yang tidak penting!"


Namun, Alexia mengabaikan ucapan ayahnya. Ia terus menerus memarahi Ansell, "Aku tidak peduli obat apa yang sudah kau berikan pada ayahku. Yang pasti, aku tidak akan tertipu olehmu. Bagaimana pun sikapmu, aku tidak akan tertipu. Jika ayahku akan terus masuk ke dalam jebakanmu, aku yang akan mengeluarkannya. Jangan harap kau bisa memengaruhi ayahku begitu saja."


Alexia terlihat ngos-ngosan karena marah-marah. Namun, Ansell terlihat tenang seperti biasa. Ucapan Alexia tidak berpengaruh padanya. Ansell tidak mendengarkan ucapan sampah seperti itu.


Alexia yang sudah menarik napas, ia lanjut berbicara, "Selain tidak tahu diri, kau juga sudah menyebabkan banyak masalah untuk ayahku. Sejak kau keluar dari penjara, ayahku banyak menyelesaikan masalah untukmu. Namun, kau bukannya berhenti membuat masalah, sekarang kau malah menyinggung Aliansi Axie. Apa kau tidak tahu seberapa kuat Aliansi Axie? Jika kau mampu, kau lawan saja mereka sendiri! Jangan merepotkan ayahku lagi!"

__ADS_1


Alexia tidak senang saat mendengar ayahnya akan melawan Aliansi Axie untuk Ansell. Ia sudah tahu tentang Aliansi Axie dari banyaknya informasi yang telah ia cari.


Ia juga tahu jika Teo lah orang dari Aliansi Axie. Alexia bisa merasakan orang tua di belakang Teo begitu berbahaya. Sejak ia masuk ke rumah ini, orang tua di belakang Teo belum ada membuka suara.


Jika sampai ayahnya terlibat dalam masalah ini, tidak hanya ayahnya yang akan mati, tapi seluruh keluarganya juga akan terancam, terutama dirinya.


"Hahaha, Nona Alexia jangan khawatir. Jangan sampai memarahi Tuan Ansell. Kau tenang saja, Aliansi Axie tidak akan melibatkan keluargamu dalam masalah ini," ucap Teo tertawa. Ia sangat puas ada juga yang membenci dan berani memarahi Ansell secara langsung.

__ADS_1


"Tenangkan dirimu, Nona Alexia. Beberapa orang memang tidak tahu diri, tapi jangan sampai orang itu merugikan kita. Kita juga harus tahu siapa lawan dan kawan kita," ucap Teo terus menyambung ke dalam pembicaraan.


"Ayah, apa perlu ayah tunduk juga pada Aliansi Axie demi dia? Selama ini kita setara dengan mereka. Jangan sampai ayah merendahkan diri karena pria brengsek itu! Buka mata dan pikiran ayah!" Alexia semakin menjadi-jadi karena Ansell dan Harry hanya diam saja sejak tadi.


Tubuh Harry sedikit bergetar. Ia berkata pada Alexia dengan menggertakkan gigi, "Apa kau tidak bisa menutup mulutmu? Apa aku yang harus turun tangan langsung untuk menutup mulutmu?"


Namun, Alexia tetap mengabaikan peringatan Harry untuk tutup mulut. Ia lanjut membalas ucapan Harry, "Aku juga ingin bertanya pada ayah. Apa ayah tidak bisa sadar jika hanya aku yang menyadarkan ayah? Apa aku perlu membawa seluruh keluarga agar ayah bisa sadar? Katakan padaku, apa yang harus aku lakukan untuk membuat ayah sadar?"

__ADS_1


Harry sudah tidak bisa menahan emosinya lagi. Ia bangkit dan menghampiri Alexia, kemudian menamparnya.


Untuk kedua kalinya.


__ADS_2