Kemunculan Master Terhebat

Kemunculan Master Terhebat
Menyampaikan Pesan


__ADS_3

Sam melihat para elit benar-benar marah. Mereka begitu kejam dengan bawahan si pria botak. Mereka sungguh melakukan apa yang diperintahkan Ansell, yaitu jangan memberi ampun pada musuh.


"Wah, para elit! Amarah kalian begitu mengerikan. Aku tidak berani menyinggung kalian di masa depan," ucap Sam takjub.


Ansell yang berada di sana juga melihat kekejaman para elit. Ia tersenyum tipis. Bawahannya sekarang sudah seperti yang dia inginkan.


Sedangkan Nichole terpana dengan hal itu. Ia bertanya pada Ansell, "Ansell, mereka benar-benar kejam. Kau tidak akan menghentikannya?"


"Tidak," jawab Ansell tegas.


"Ada beberapa orang sial hari ini. Jadi, biarkan mereka menghabiskan semua kesialan mereka hari ini saja," lanjut Ansell terkekeh.


Selain dengan bawahannya, para elit juga tidak akan melepaskan pria botak. Pemimpin elit berkata, "Di mana mulut besarmu tadi? Mengapa sekarang kau sangat takut dengan satpam ini?"

__ADS_1


Pria botak mundur dengan gugup. Ia merasa sudah dikepung sekarang. Semua penjaga yang dia anggap hebat, sekarang sudah tak berdaya di lantai.


"Jangan, jangan pukuli aku juga," ucap pria botak tanpa malu. Ia benar-benar berani mengatakan hal itu tanpa berpikir panjang lagi. Keselamatannya adalah hal paling utama sekarang.


"Bukankah kami hanya satpam biasa? Mengapa kau begitu takut?" tanya pemimpin elit yang matanya menatap tajam pria botak. Rasa ingin bertarungnya meningkat. Pria botak adalah sasaran empuk hari ini.


"Tidak, tidak. Kalian adalah penjaga keamanan yang hebat. Aku tidak bisa menandingi kekuatan kalian. Tolong ampuni aku," ucap pria botak masih terus memohon.


"Tidak ada kata ampun!" ucap pemimpin yang ingin maju menerjang pria botak.


"Apakah kau datang ke sini untuk mencari Nichole?" tanya Ansell santai. Ia tak memberi tekanan apa pun sekarang pada pria botak.


"Benar, Tuan," jawab pria botak dengan hormat.

__ADS_1


"Aku adalah Chiko. Aku bawahan Tuan Teo. Aku datang ke sini hanya untuk mengirim pesan. Tuan Teo mengundang Anda dan Nona Nichole untuk datang ke jamuan yang telah dipersiapkan. Aku tidak memiliki maksud lain," jelas pria botak yang bernama Chiko itu.


Ansell terdiam sejenak. Ia memerhatikan pria botak dan bawahannya yang sudah terkapar di lantai. Ia juga sedang mencari tahu siapa Teo yang mengundang mereka.


"Jika kau hanya menyampaikan undangan, mengapa kau membuat masalah?" tanya pemimpin elit yang tidak terima jika Chiko masih tetap baik-baik saja.


Ketika selesai memerhatikan orang-orang itu, Ansell sedikit terkejut. Ada satu tanda di tubuh mereka yang tidak sengaja terdeteksi oleh Ansell.


Mereka adalah orang-orang dari Aliansi Laut Langit.


"Ah, itu. Aku terbiasa berada di atas dan menjadi orang terhormat. Jika kau tahu dari mana kami berasal, mungkin kau akan mati berdiri. Namun, aku tidak akan memberitahumu," jawab Chiko dengan sombong. Ketakutannya tadi sudah hilang.


"Oh, kau menantangku?" tanya pemain elit menaikkan lengan bajunya.

__ADS_1


"Bukan begitu. Hanya saja aku sedikit kasihan kepada kalian. Mengapa orang-orang kuat seperti kalian hanya menjadi penjaga perusahaan di sini? Sayang sekali. Untung saja aku bukan kalian. Untung saja aku berada di tempat yang terhormat," jawab Chiko lagi.


"Jangan banyak bicara. Kau dari Aliansi Laut Langit, kan?" ucap Ansell yang membuat Chiko membelalakkan matanya.


__ADS_2