
Selain mendapatkan popularitas dan kehormatan, bergabung dengan Aliansi Axie dan Bivv Group juga memiliki keuntungan lain. Salah satunya adalah anggota mereka bisa memiliki sumber daya yang lebih banyak dan berkualitas tinggi.
Aliansi Axie membantu Bivv Group dalam segi finansial. Cara mereka memperoleh uang adalah dengan memonopoli pasar gelap.
Biasanya barang di pasar gelap adalah barang langka dan mahal. Untuk Aliansi Axie, hal itu mudah mereka dapat dengan bantuan Bivv Group. Jika mereka sudah memonopoli perdagangan, mereka tak kesusahan lagi mencari barang yang mereka inginkan.
Barang-barang langka tidak semuanya diserahkan pada perusahaan. Beberapa anggota yang curang terkadang mencuri barang yang mereka butuhkan. Ada juga beberapa yang memanfaatkan nama Aliansi Axie agar bisa membeli barang langka di pasar gelap.
Kenya dan Hans termasuk yang melakukan hal itu.
Karena tidak puas dengan popularitas yang mereka dapat, mereka bertekad untuk menjadi lebih kuat lagi. Mereka sering membeli pil-pil herbal yang bisa membantu meningkatkan kekuatan.
Pil yang mereka dapat juga pil tingkat tinggi. Dengan membawa nama Aliansi Axie, mereka tak perlu bersusah payah mendapatkannya.
Selain pil, buku skill juga mereka miliki dari pasar gelap. Dengan rekan yang mereka kenal di Bivv Group, mereka bisa dilatih dengan gratis.
Kenya dan Hans menjadi lebih kuat sejak bergabung di Bivv Group.
Mereka memang tidak sekuat master tua, kekuatan mereka juga belum layak masuk peringkat ke-1.000 dunia. Namun, untuk berkelahi dengan preman di pasar gelap atau menagih hutang secara paksa, kekuatan mereka bisa diandalkan.
__ADS_1
Tidak banyak juga orang biasa yang ingin meningkatkan kekuatan di Bivv Group, kecuali yang sudah profesional di bidangnya. Jadi, Kenya dan Hans yang paling sering diajak dalam hal adu tinju.
Mereka cukup percaya diri dengan kekuatan mereka.
Namun, hari ini pemikiran mereka terbantahkan. Mereka tidak akan pernah menyangka jika kekuatan yang selama ini mereka latih ternyata tidak bisa melindungi mereka dari peralatan makan.
Mereka hampir terbunuh hanya karena garpu.
Hal yang memalukan sekaligus membuat kesal. Mereka merasa latihan mereka selama sia-sia. Kekuatan mereka tak ada artinya di depan Ansell.
Ansell bahkan tak bertarung dengan serius. Pisau ternyata hanya pengalihan. Ansell melawan mereka hanya dengan garpu.
"Aku sudah mengingat semua hal yang kau lakukan hari ini! Kau tunggu saja pembalasan dendamku!" teriak Kenya yang masih memegangi Hans yang terluka. Darah dari wajah Hans bercucuran ke tangan Kenya.
"Hahaha lain kali jangan bertingkah sok kuat. Kalian terlalu agresif dan percaya diri. Kekuatan kalian bahkan tak bisa digunakan saat berhadapan dengan peralatan makan," ejek Ansell. Ia menertawakan kebodohan mereka.
"Jangan kau pikir hidupmu akan tenang setelah hari ini. Kau sudah menjadi target Bivv Group," ucap Kenya lagi.
"Benarkah? Ah, kalau begitu sampaikan pada pemimpinmu untuk mengirim orang yang kuat untuk melawanku, bukan cacing tanah seperti kalian, lembek!" Ansell terkekeh kecil. Ia sudah siap untuk berhadapan dengan Bivv Group. Permusuhan kali ini tak bida dihindari lagi.
__ADS_1
Kenya semakin panas mendengar provokasi Ansell. Ia tak pernah menghadapi hal seperti ini sebelumnya. Biasanya ialah yang akan menggertak orang lain, bukan sebaliknya.
Namun, ia tak bisa melakukan apa-apa lagi. Ia segera menegakkan tubuh Hans dan akan segera pergi.
"Kau tidak akan lepas dari perburuan Bivv Group. Sekarang kita adalah musuh. Orang-orang di Bivv Group akan menargetkanmu," ucap Kenya membantu Hans berdiri. Hanya kata-kata yang bisa ia ucapkan. Ia tak memiliki tenaga lagi jika harus melawan Ansell.
Ansell tersenyum ringan dan menyilangkan tangan, "Sebenarnya aku tidak ingin menjadi musuh Bivv Group. Namun, karena kalian yang lebih dulu memprovokasiku, maka jangan salahkan aku jika ingin bermain lebih jauh."
Yasmin sudah cukup tenang sekarang. Untungnya Kenya dan Hans dipukul mundur oleh Ansell. Tidak salah ia menjadikan Ansell sebagai tameng.
Ia menjawab ucapan Kenya, "Jangan lupa aku punya 'kunci' Bivv Group. Bagaimana pun kalian menargetkan Ansell, aku akan tahu. Ansell tak akan bisa kalian dapatkan."
Kenya menyeringai lebar mendengar ucapan Yasmin. Ia melihat dengan jelas bagaimana Yasmin ketakutan. Sekarang keberanian Yasmin sepertinya sudah pulih.
"Kau sudah bicara? Kau tidak ingin menjadi anjing Bivv Group, lalu apa bedanya yang kau lakukan untuk dia? Wanita bodoh tetaplah bodoh," cibir Kenya. Ia lebih tenang saat berhadapan dengan Yasmin.
Sedangkan Yasmin mulai terprovokasi, tapi Ansell menahannya.
"Aku akan menyambut kedatangan Bivv Group dengan senang hati," ucap Ansell tersenyum dan mengangguk.
__ADS_1