Kemunculan Master Terhebat

Kemunculan Master Terhebat
Tidak Takut Pertumpahan Darah


__ADS_3

Yasmin menenangkan dirinya dan mulai berpikir jernih. Ia tak ingin kalah dari Ansell. Ia mencoba melawan Ansell.


"Tidak mungkin kau tahu semua tentangku. Jangan meremehkanku. Kau juga tidak seharusnya merendahkanku. Kau harus minta maaf dengan benar," ucap Yasmin mencoba membalikkan keadaan.


"Apa kau menantangku?" tanya Ansell datar.


"Menantang? Pada kenyataannya kau memang tidak tahu apa-apa. Semua yang kau katakan adalah hal-hal yang diketahui banyak orang. Tidak ada gunanya kau mengatakan itu," ucap Yasmin melawan.


"Jadi, berita tentang kau merayu orang di Aliansi Axie sudah diketahui banyak orang, ya? Wah, aku tidak menyangka bertemu dengan orang terkenal," sindir Ansell ke Yasmin.


"K-kau ...," Yasmin mengerang marah. Ia ingin membuat Ansell minta maaf, tapi lagi-lagi ia direndahkan.


"Jangan mencoba melawanku," ucap Ansell tanpa perubahan ekspresi. Kali ini ucapannya lebih serius.


Lalu ia melanjutkan, "Lagipula Aliansi Axie bukan musuhku. Aku tidak perlu bertindak terlalu jauh hanya untukmu. Kau tidak sepenting itu."

__ADS_1


Yasmin menatap Ansell dengan penuh arti. Kini ia sadar Ansell bukan lawannya dan ia tak ingin menjadi musuh Ansell. Selain itu, ia tidak tahu banyak tentang Ansell.


Ia harus lebih berhati-hati.


"Apa kau yakin kau bukan musuh mereka? Kalaupun kau bukan musuh mereka, kau akan memiliki musuh baru sekarang," ucap Yasmin berhenti sejenak.


Ia menyeringai kecil dan melanjutkan, "Master tua itu adalah orangnya Tuan Teo. Tentu saja kau mengenalnya, kan? Ia pasti akan membalaskan dendam padamu. Tuan Teo tidak akan semudah itu melepaskanmu. Jangan harap kau bisa lari."


"Tuan Teo bukan orang sembarangan. Di dunia gelap, sekutunya sangat banyak. Jika ia menggabungkan kekuatan dengan seluruh sekutunya, aku yakin kau tidak selamat. Namun sayangnya bukan hanya kau yang tidak akan selamat, tapi kekasihmu juga!" tegas Yasmin mencoba mengancam Ansell.


Ia tahu Ansell mungkin sangat kuat. Namun, tidak dengan Nichole. Ansell harus berusaha keras melindungi Nichole.


Bagi Ansell, pertumpahan darah sudah biasa terjadi. Itu adalah hal lumrah di dunia gelap. Tidak hanya musuh yang saling bertengkar, tapi juga rekan.


Bahkan sesama rekan bisa saling membunuh demi kepentingan pribadi.

__ADS_1


Ansell tahu benar siapa Teo. Sebelumnya ia pernah menolak ajakan Teo saat ia mengirim Chiko.


Teo memang kuat dan memiliki banyak sekutu. Namun, Ansell lebih dari itu. Ia bisa menghadapi Teo dengan tangannya sendiri. Ia hanya perlu beberapa hal yang bisa mendukungnya.


Jika Teo ingin membalas dendam, Ansell tidak perlu takut. Ia tahu batas kekuatannya dan siapa saja yang bisa dia kalahkan.


"Tidak semudah itu untuk melawan sekutunya, apalagi langsung ke Tuan Teo. Jangan gegabah. Jika tidak, bukan hanya kau dan kekasihmu yang hancur, tapi juga seluruh keluarga dan orang-orang yang dekat denganmu," ucap Yasmin. Sekarang ia malah menasehati Ansell.


Sebenarnya, Yasmin berharap Ansell akan gentar saat ia mengatakan Teo akan membalas dendam padanya. Dengan begitu, ia bisa menawarkan kerjasama dengan Ansell.


Namun nyatanya, Ansell malah semakin ingin maju dan tidak takut pertumpahan darah. Yasmin benar-benar merinding dengan nyali Ansell.


"Kau tidak mengenalku. Jangan sok tahu," ketus Ansell. Rencana-rencana matang sudah ia siapkan dalam pikirannya jika Teo membalas dendam.


***

__ADS_1


Happy New Year 🥳


Semoga 2023 lebih baik lagi🙌✨


__ADS_2