Kemunculan Master Terhebat

Kemunculan Master Terhebat
Dunia Luar Itu Keras dan Mengerikan


__ADS_3

Alexia terpesona dengan Ansell.


Sekarang ia baru mengerti tatapan ayahnya. Ia juga baru tahu alasan ayahnya memintanya untuk mendekati Ansell.


Ternyata Ansell adalah pria yang sangat bisa diandalkan.


Alexia tidak tahu siapa Yasmin. Namun, ia merasa Yasmin sangat beruntung karena Ansell mau melindunginya sampai akhir. Bahkan ia rela melawan Bivv Group yang terkenal sangat kuat.


Belum lagi wanita yang bisa memiliki Ansell. Pasti ia lebih beruntung lagi dalam hidupnya. Ada sedikit penyesalan di hati Alexia karena tidak mendengarkan ayahnya.


Jika ia berhasil menarik hati Ansell hari itu, pasti hidupnya juga akan terjamin. Ia tidak perlu takut apa pun karena Ansell pasti akan melindunginya.


Huh, andai waktu bisa diulang. Aku pasti sudah memiliki Ansell hari ini. Bodohnya aku karena memaki dirinya, batin Alexia sambil menghela napas panjang.

__ADS_1


"Aku menolak tawaranmu dan memilih untuk melindungi Yasmin. Apa ini sudah cukup jelas?" tanya Ansell sambil menekan ucapannya.


Wajah Hans menggelap. Ia tak bisa lagi bicara baik-baik dengan Ansell yang keras kepala. Memaksa atau menambah tawaran juga tidak ada gunanya.


"Kau hanya perlu menjawab yakin atau tidak," ucap Hans untuk memastikan, benar-benar yang terakhir kalinya.


"Aku yakin," jawab Ansell malas melihat Hans yang terlalu banyak basa-basi.


Hans sangat tidak puas setelah mendengar jawaban Ansell.


Ansell tersenyum ringan, "Tidak ada yang lebih baik dari pengetahuanku. Apa yang kau anggap baik, belum tentu aku juga menganggapnya baik. Langit biru tidak hanya berada di satu tempat."


"Jangan menganggap dirimu pintar. Kau saja tidak tahu kekuatan Bivv Group, tapi berani bicara omong kosong. Kau pikir kau sudah hebat karena bisa mengalahkan master tua?" ucap Hans emosi.

__ADS_1


"Bicaramu terlalu banyak. Apa kau tidak bisa langsung ke intinya saja?" ucap Ansell malas sambil menggali telinganya.


"Baik! Karena kau sudah berani menyinggung Bivv Group, maka kau harus siap mati. Kau pikir kami akan melepaskanmu begitu saja? Jangan harap ada kesempatan lagi. Setelah kau menolak, kau tidak memiliki pilihan untuk menyerah," ancam Hans pada Ansell tidak bertele-tele lagi.


"Kau ingin membunuhku? Apa kau punya kemampuan?" Ansell terkekeh meremehkan kekuatan Hans.


"Kau menanyakan kemampuanku? Apa kau ingin melihatnya secara langsung? Tapi takutnya kau tidak sempat menyadarinya karena lebih dulu mati," Hans tertawa. Kali ini ia benar-benar tertawa, merasa Ansell begitu bodoh.


"Biasanya yang lebih banyak bicara yang lebih dulu mati. Kau pastinya sudah menyelidiku, kan? Seharusnya kau bisa mengukur kekuatanku," jawab Ansell santai.


Hans tersenyum miring dan mengejek Ansell, "Memangnya mengapa jika aku sudah tahu kekuatanmu? Apa kau pikir orang kuat di Bivv Group hanya ada master tua? Bivv Group itu sangat besar dan memiliki banyak anggota. Kau harus lebih banyak bergaul sehingga kau tahu dunia luar itu keras dan mengerikan."


"Begitukah?" tanya Ansell berpura-pura tertarik dengan ucapan Hans yang sombong itu.

__ADS_1


"Hari ini, aku ingin melihat kekuatan seperti apa yang kau miliki sehingga kau banyak bicara omong kosong!" seru Hans.


__ADS_2