Kemunculan Master Terhebat

Kemunculan Master Terhebat
Lepas Tangan


__ADS_3

Pria tua itu bernama Hans.


Ia sudah bekerja sangat lama di Bivv Group. Saat Bivv Group memiliki Aliansi Axie sebagai bagian dari mereka, Hans secara otomatis juga menjadi anggota Aliansi Axie.


Melihat kinerjanya yang sangat baik dalam mengamati lawan, ia diangkat menjadi mata-mata kepercayaan. Selain informasinya yang akurat, kemampuan bertarungnya juga tinggi.


Hans dapat memastikan dirinya tidak akan ketahuan saat memata-matai seseorang. Karena jika sampai ada yang tahu, maka ia akan langsung membunuh orang itu.


Namun, Hans tidak sadar jika sebenarnya Ansell tahu dia sedang memata-matainya. Hans tidak bisa menyadarinya karena kekuatan Ansell lebih tinggi daripada dia.


"Apa ada yang ingin kau katakan?" tanya Ansell pada Hans. Saat tatapan mereka bertemu, aura dingin seolah pecah di ruangan, membuat suhu ruangan turun drastis.


Harry bisa merasakan aura permusuhan yang kental. Ia mengamati mereka dalam diam, sambil menyimpan beberapa informasi penting.


"Bivv Group ingin melakukan negoisasi dan kesepakatan denganmu. Kami berjanji akan melupakan tentang kematian master tua itu," jawab Hans langsung, tanpa berbasa-basi.


Ini adalah pesan yang disampaikan oleh atasannya. Melihat Ansell yang bertanya langsung, artinya ia ingin segera mengetahui tujuan mereka.

__ADS_1


Tidak peduli apa balasan Ansell, ia akan membuat Ansell setuju dengan kesepakatan dan negosiasi itu.


"Hahaha keputusan kalian sangat bijak untuk tidak melanjutkan masalah ini. Seharusnya dari awal kalian tahu tidak ada gunanya memperpanjang masalah tentang kematian master tua," ucap Ansell dan tertawa ringan.


Lalu, ia melanjutkan, "Oh, mungkin kau memang tahu, tapi orang di depanmu itu tidak tahu. Ia tetap ingin membalas dendam sampai akhir."


Ansell menyindir Teo.


Di permukaan, Teo lah yang terlihat paling menonjol di Aliansi Axie. Namanya sering disebut saat ingin mengancam seseorang. Namanya lah yang paling sering dipakai saat Aliansi Axie turun ke lapangan.


Orang yang tidak tahu status Teo mungkin akan merasa takut. Tapi, Ansell tahu dengan jelas siapa Teo. Ia tidak begitu penting di Aliansi Axie.


"Aku tahu hal itu. Jangan sembarangan bicara," bantah Teo. Ia tidak ingin kalah karena direndahkan oleh Ansell.


"Kenapa kau tadi terkejut saat aku bertanya tujuanmu? Jangan mengelak lagi. Kau sudah tidak bisa berbuat apa-apa di sini," Ansell berkata dengan malas.


Teo ingin membalas ucapan Ansell lagi, tapi Hans menahannya.

__ADS_1


Merasakan tangan dingin Hans, Teo hanya bisa membuang napas kasar. Ia memang tak bisa berbuat apa-apa lagi.


Setelah keadaan kembali hening, Hans melanjutkan ucapannya, "Aku juga akan lepas tangan pada Teo. Masalah Teo yang menyinggungmu tidak ada hubungannya dengan Bivv Group. Apa pun yang akan dia lakukan, masalah apa pun yang dia miliki, Bivv Group akan menyerahkannya padamu."


Kali ini, Teo langsung terjatuh ke tanah. Teo bagaikan disambar petir di siang bolong mendengar ucapan Hans.


Biasanya, ia selalu menggunakan nama Aliansi Axie untuk menyinggung seseorang. Jika ia membawa nama Aliansi Axie, orang akan langsung tunduk padanya.


Namun, Aliansi Axie menjadi kuat karena ada Bivv Group di belakangnya. Jika memang benar Bivv Group akan lepas tangan, sama saja Aliansi Axie tidak ada apa-apanya.


Teo juga tidak bisa melakukan sesuatu sesuka hati karena tidak ada orang di belakangnya. Kali ini ia akan benar-benar sendiri melawan Ansell.


"Apa kau serius? Mengapa kau memberitahu hal ini mendadak?" tanya Teo pada Hans. Ia masih berharap pendengarannya yang salah.


"Bahkan tadinya aku tidak ingin memberitahumu," jawab Hans dingin, tanpa menatap wajah Teo yang sangat muram.


"Lalu, apa yang kau inginkan?" tanya Ansell, tak mempedulikan Teo yang terlihat depresi di lantai. Ia tahu Bivv Group tidak mungkin melakukan sesuatu tanpa menginginkan balasan.

__ADS_1


"Aku menginginkan Yasmin," jawab Hans singkat, padat, dan jelas.


__ADS_2