Ketika Cinta Mulai Di Pertanyakan

Ketika Cinta Mulai Di Pertanyakan
Kesabaran Zaki


__ADS_3

Zaki kemudian meninggalkan Hilya dan pergi ke kamar mandi.


Tampak Zaki sedang berendam di bathtub dengan menggunakan air dingin.


Hilya yang merasa bersalah kepada suaminya dia pun mengikuti Zaki ke kamar mandi.


" Maafkan aku Mas kau jangan marah ya?" ucap Hilya tetap berusaha untuk membuat suaminya mau memaafkannya.


" Sudahlah sayang. Lupakanlah ya? Kau pergilah tidur. Aku ingin berendam sebentar untuk meredam sesuatu yang saat ini sedang bergejolak di hatiku!" ucap Zaki berusaha untuk mengulas senyum kepada istrinya.


" Tolong kau maafkan aku ya Mas? Nanti setelah ini aku akan memijitmu supaya tubuhmu lebih rileks!" ucap Hilya sambil tersenyum manis kepada suaminya. Akan tetapi Zaki malah menggelengkan kepalanya dengan keras.


" Tidak sayang! Tidak, ok? Jangan lakukan itu kepadaku. Kau tidurlah. Tolong jangan coba-coba kau untuk menggodaku dan menyiksaku seperti ini!" ucap Zaki sambil mau merendam kepalanya di air sehingga membuat Hilya merasa khawatir dengan keadaan suaminya.


" Mas kamu jangan kayak gitu dong. Aku jadi merasa bersalah denganmu!" ucap Hilya berusaha untuk mengangkat kepala Zaki yang ada di dalam air.


Akan tetapi karena Hilya yang tidak hati-hati. Pada akhirnya membuatnya masuk ke dalam bathtub dan jatuh menimpa tubuh Zaki yang saat ini sedang naked di dalam bathtub.


" Ya Tuhan! Apa yang kau lakukan sekarang Sayang?" Tanya Zaki tambah frustasi dengan apa yang dilakukan istrinya.


Tiba-tiba saja Hilya langsung mencium bibir suaminya dengan penuh kelembutan dan kepasrahan sebagai seorang wanita.


Zaki yang mendapatkan serangan tiba-tiba dari istrinya akhirnya hanya bisa melayani hasrat yang terpendam di dalam dirinya yang sejak tadi dia tahan sekuat tenaganya.


" Bukankah kau bilang sedang halangan, hmm? Kenapa sejak tadi kau selalu saja menggodaku?" Tanya Zaki sambil terus ******* bibir istrinya dengan penuh hasrat lelaki yang sudah bangkit sejak tadi.


" Aku membohongimu Mas!" baca Hilya sambil mengulas senyum di bibirnya yang tipis dan memerah. Sehingga membuat Zaki menjadi gemas dibuatnya.

__ADS_1


" Istriku yang alim sudah nakal sekarang ya? Hmmmm? Kamu sudah berani membohongi suamimu dua kali dalam satu waktu? Hmmm? Sayang, kamu harus mendapatkan hukumanmu!" ucap Zaki sambil bangkit dari bathtub dan langsung menggendong istrinya ke atas kasur mereka.


" Pakaianku basah Mas! Tolong kau lepaskan dulu!" ucap Hilya dengan manja sehingga membuat Zaki menjadi gila karenanya.


" Kau yang selalu membuatku hilang akal!" ucap Zaki Jangan tergesa melepaskan pakaian basah yang melekat di tubuh istrinya setelah berhasil dia pun langsung membawa istrinya keranjang dengan terus memagut bibirnya dengan lembut dan penuh kerinduan.


Selama satu bulan berpisah dengan istrinya. Telah membuat Zaki melampiaskan segala kerinduan di hatinya terhadap sang istri malam itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sementara itu Fatimah yang saat ini sedang menginap di hotel yang ada di dekat pondok pesantren Kyai Rasyid. Fatimah tampak sedang marah-marah karena mengetahui tentang Hilya yang saat ini sedang mengandung anak Zaki.


" Kurang ajar! Berani-beraninya mereka melakukan itu di saat mereka tidak punya hak untuk melangsungkan pernikahan!" ucap Fatimah mengamuk sambil mengacak-acak rambutnya karena sangat menjengkel dan cemburu memikirkan Zaki yang sedang bercumbu dengan adiknya.


" Zaki hanya milikku dan selamanya dia akan menjadi milikku. Aku akan pastikan bahwa Zaki akan menjadi milikku!" ucap Fatimah dengan mata menyuruh tajam sambil menatap cermin yang ada di hadapannya.


" Aku harus membuat Zaki membenci Hilya sehingga akhirnya dia mau menerimaku sebagai istrinya!" ucap Fatimah sambil menatap cermin yang saat ini menampilkan sosoknya yang begitu menakutkan.


" Heh! Siapa kau? Kenapa kau begitu sangat menakutkan huh? Bagaimana Zaki akan bisa mencintaimu kalau penampilan seperti itu?" ucap Fatimah sambil tertawa terbahak sehingga membuat bulu kuduk orang yang mendengarnya pasti akan merinding.


" Aku pasti akan menemukan sebuah cara untuk membuat Zaki meninggalkan Hilya dan meninggalkannya tanpa harus aku berbuat usaha apapun!" ucap Fatimah kemudian dia pun terduduk di keranjang dengan air mata berderai tanpa bisa di kontrol lagi.


" Ah, aku lupa! Dulu waktu SMA Hilya pernah mencintai seorang laki-laki. Kalau aku bisa menghubunginya. Pasti dia bisa membantuku untuk membuat Hilya berubah pikiran dan mau membatalkan pernikahannya bersama Zaki!" ucap Fatimah dengan sangat bahagia karena akhirnya dia menemukan sebuah solusi untuk bisa membatalkan pernikahan Hilya dan Zaki.


" Besok aku akan mencari Abby dan membuat dia mau untuk merebut Hilya dari tangan Zaki!" ucap Fatimah dengan senyum penuh kemenangan karena merasa bahagia akhirnya bisa menemukan cara untuk membuat rusuh pernikahan Zaki dan Hilya.


Fatimah kemudian pergi tidur Setelah dia mendapatkan solusi yang dia pikir akan bisa membuat hal yang berubah pikiran dan mau membatalkan pernikahannya bersama Zaki.

__ADS_1


Fatimah sangat tahu bahwa dulu Hilya sangat menggandrungi laki-laki bernama Abby Zulkarnain. Kakak kelas Hilya ketika dia duduk di masa SMA.


Abby pergi kuliah ke ke Belanda karena dia harus mengikuti kedua orang tuanya yang pindah dan bekerja sebagai duta besar perwakilan Negara Republik Indonesia di negeri Belanda.


Keesokan harinya Fatimah langsung mencari berita tentang Abby Zulkarnain laki-laki yang pernah dicintai oleh Hilya di masa putih abu-abu.


Fatimah Browsing di internet dan juga beberapa media sosial dengan menggunakan kata kunci Abby Zulkarnain.


" Ah! Akhirnya ketemu juga. Lihatlah dia begitu tampan. Aku yakin kalau Hilya pasti akan terpesona ketika dia bertemu kembali dengan cinta pertamanya!" ucap Fatimah mengulas senyum begitu bahagia karena sudah mendapatkan apa yang dia inginkan.


" Aku akan memfollow dan juga mengirimkan permintaan pertemanan di akun media sosialnya!" ucap Fatimah dengan senyum penuh kebahagiaan.


" Selesai! Sekarang aku hanya tinggal menunggu Abby untuk mau merespon permintaanku!" ucap Fatimah setelah dia mengetikkan pesan singkat untuk Abi di media sosialnya.


" Tolong hubungi aku karena aku memiliki berita tentang Hilya wanita yang pernah kau cintai di masa SMA mu!"


" Segera hubungi aku setelah kau membaca pesan ini. Aku bisa menjamin kau tidak akan menyesalinya!"


" Kau harus menghubungiku! Kau dengar tidak? Aku menunggumu!"


"Ya ampun Kenapa kau tidak menghubungi juga aku sudah mati kering karena menunggumu!"


Setelah mengetikkan beberapa pesan itu, Fatimah langsung mengirimkan DMnya ke media sosial Abby.


Abby yang saat itu kebetulan sedang menggunakan ponselnya mendapatkan notifikasi dari media sosial yang dia gunakan.


" Siapa dia? Kenapa dia mengirimkan begitu banyak pesan untukku?" tanya Abby merasa penasaran dengan seseorang yang tidak dia kenal mengirimkan banyak pesan di media sosialnya yang bersifat pribadi.

__ADS_1


__ADS_2