Kisah Cinta Si Gadis Kembar Tiga

Kisah Cinta Si Gadis Kembar Tiga
Bab 27


__ADS_3

Sesudah sarapan dan beberes pakaian, Katie dan James bersiap-siap pulang ke rumah keluarga Gamaliel. Sementara ayah dan ibu serta kedua saudaranya kembali ke Alexbad diantar oleh mobil keluarga Gamaliel. "jaga dirimu, jadilah istri yang baik" kata ibu sambil memeluk putrinya. "aku pasti sangat merindukanmu bu" Katie mulai berkaca-kaca. "titip Katie ya James" ayah memberi pesan kepada James. "iya ayah" James menjawab sambil menganggukan kepalanya.


Setelah keluarga Katie pergi dari hotel, James kemudian membawa barang-barang mereka ke bagasi mobil. "ayo" James kemudian mengajak Katie yang masih menatap kepergian keluarganya untuk masuk ke dalam mobil. Sepanjang perjalanan Katie hanya menatap jalanan yang dilaluinya melalui jendela mobil. Sementara James yang menyetir sesekali melirik ke arah Katie dan merasa kasihan karena harus berpisah dengan keluarganya.

__ADS_1


Setibanya di rumah keluarga Gamaliel, James kemudian menunjukkan kamarnya kepada Katie. "masuklah" kata James mempersilahkan Katie masuk dan menunjukkan semua sudut ruangan yang bisa dipakai oleh Katie. TOK TOK TOK.. suara ketukan pintu terdengar "masuk" kata James kemudian. "tuan, ada tuan Mark dan tuan Charlie di luar" kata seorang pelayan. "baiklah, aku akan turun" Kata James kepada pelayannya. "ayo ikut, akan ku kenalkan kau pada sahabat-sahabatku" Kata James sambil menggandeng tangan Katie menuju ruang keluarga.


"Kak Mark!?" Katie memanggil nama mark dari atas tangga karena terkejut dan sekaligus senang melihat Mark. "kau kenal dengan Mark?" James tidak kalah terkejutnya karena baru mengetahui bahwa Katie dan Mark sudah saling mengenal satu sama lain tanpa sepengetahuan dirinya. "tentu saja, dia pria baik dan ramah yang kukenal beberapa bulan lalu" ujar Katie dengan entengnya membuat wajah James merah padam karena Katie memuji pria lain.

__ADS_1


"hai Katie!" Mark yang bersiap memeluk Katie langsung ditarik oleh James dan akhirnya merekalah yang saling berpelukan. "hey mannn, kenapa kau ini? aku kan sedang menyapa istrimu!" kata Mark yang kembali ingin memeluk Katie namun lagi-lagi dihadang oleh James, membuat Charlie yang menyaksikan adegan tersebut tertawa sambil berkata "Mark jaga sikapmu, kau itu sedang membuat James cemburu!" dan membuat Katie tersenyum kecil mendengarnya. "aku tidak cemburu, hanya saja aku mewakilkan istriku berpelukan dengan playboy cap kecoa ini" seloroh James sambil menggandeng tangan Katie dan memperkenalkannya pada Charlie. "ini Charlie, sahabatku, dia pria yang baik" ujar James sambil melirik tajam kearah Mark yang menatap sinis kearahnya.


"lalu kemana dan kapan rencana kalian bulan madu?" tanya Mark lagi. "kami tidak akan,,, " lagi lagi James membekap mulut Katie. "aaaaaaaaaakkkkk" James berteriak kesakitan karena tangannya digigit oleh Katie. "kau ini menyebalkan sekali!" Katie yang kesal kemudian pergi meninggalkan James dan dua sahabatnya.

__ADS_1


Mark dan Charlie yang melihat pertengkaran sepasang pengantin baru ini kemudian tertawa terbahak-bahak. "awwwwwww" Mark berteriak ketika James menggigit tangannya "itu balasan untukmu!" James kemudian pergi kearah kulkas untuk mengambil minuman dingin. Sementara Mark yang masih mengibaskan tangannya yang sakit akibat gigitan James ditertawakan oleh Charlie. "argggghhhhhh" tawa Charlie seketika berubah menjadi jeritan karena Mark membalas gigitan James dengan menggigit tangannya. "Hey kau dasar belatung nangka sialan!" umpat Charlie kepada Mark yang sudah berlari menjauh karena takut dibalas. "kenapa aku yang jadi kena sial begini?? ahhhh damn,, mana bau sekali ini jigong Mark! bisa rabies aku nanti!!!" Charlie langsung berjalan menuju toilet untuk membersihkan sisa air liur Mark yang menempel di tangannya.


James, Mark dan Charlie adalah sahabat kental, meskipun mereka sering kali bertengkar dan memaki bahkan saling pukul, gigit atau menendang, namun pada kenyataannya mereka saling menyayangi satu sama lain seperti saudara sendiri. Orang tua mereka yang juga saling bersahabat sejak muda juga sudah menganggap anak-anak ini seperti anak mereka sendiri, itu sebabnya Mark dan Charlie sering sekali menginap di rumah James dan sudah mengenal setiap sudutnya dengan baik, begitupun sebaliknya, James sangat mengenal setiap sudut rumah Mark dan Charlie.

__ADS_1


__ADS_2