Kisah Cinta Si Gadis Kembar Tiga

Kisah Cinta Si Gadis Kembar Tiga
Bab 75 Rossie dan August


__ADS_3

Sebulan telah berlalu sejak tragedi percobaan pembunuhan yang dilakukan oleh Vicky terhadap Janie. Kasusnya pun sudah ditangani dengan baik oleh James dan timnya. Kini triplet dan para suami memutuskan untuk berkumpul bersama di Alexbad untuk menikmati kebersamaan mereka.


Seperti biasa ibu dan triplet berkumpul di ruang makan untuk membuat kudapan sambil bergosip hangat tentang kedekatan Monica dengan seorang insinyur pertanian yang sangat terkenal di Alexbad. Sementara ayah dan para menantu duduk di halaman belakang sambil membicarakan pekerjaan masing-masing.


TING TONG...


Suara bel berbunyi, menandakan ada tamu yang berkunjung.


"Siapa ya yang datang?" Janie bertanya.


"Biar aku lihat!" kata Marie sambil berjalan menuju ruang tamu.


Selang beberapa saat Marie masuk kembali ke dapur dengan seorang wanita paruh baya yang usianya tidak beda jauh dengan ibu.


"Agatha?" Ibu terkejut sampai menjatuhkan nampan yang sedang dipegangnya.


"Kak Rossie!" Wanita yang dipanggil Agatha itu langsung lari memeluk ibu.


Mereka berdua menangis dalam waktu yang cukup lama sambil berpelukan dalam diam. Setelah keduanya berhenti menangis, mereka saling melepaskan pelukan dan tersenyum bahagia.


"Dimana kak August?" tanya Agatha.

__ADS_1


"Katie, bisa kau panggilkan ayahmu?" ibu menyuruh Katie yang berdiri paling dekat dengan pintu belakang memanggil ayah di halaman.


"Iya Bu" Katie mengangguk dan langsung berjalan keluar.


"Ayo duduk!" Ibu menarik kursi untuk Agatha, sementara Janie dan Marie masih diam mematung menyaksikan adegan dramatis ini dengan tanda tanya besar.


"Mereka triplet keponakanku kan kak?" Agatha menatap Janie dan Marie secara bergantian.


"Iya betul, ini Janie, ini Marie dan yang tadi keluar Katie!" ibu menerangkan.


"Mereka sudah besar ya!?" Agatha kagum menatap triplet yang sudah tumbuh dewasa dan cantik.


"Benarkah?" Agatha terkejut.


"Agatha!?" Ayah yang baru masuk langsung mematung.


"Kak August!?" Agatha langsung berdiri dari kursinya dan berhambur memeluk ayah.


"Kapan kau kembali?" tanya ayah.


"Kemarin kak" jawab Agatha.

__ADS_1


Adegan berpelukan jilid kedua semakin membuat triplet bingung. "Siapa sih Agatha ini?" batin triplet.


..........


"Ini adalah bibi Agatha, adik kandung ayah kalian yang sudah lama tinggal di luar negeri bersama suami dan anak-anaknya!" ibu menjelaskan kepada anak dan menantunya saat mereka semua sudah duduk di ruang keluarga.


"Agatha, kau tadi sudah aku kenalkan pada sikembar kan? nah kalau ini adalah suami mereka! ini James suami Katie, ini Mark suami Marie dan ini Charlie suami Janie!" ibu memperkenalkan semua menantunya kepada adik iparnya itu.


"Halo semua, aku bibi Agatha, senang rasanya melihat kalian sudah tumbuh dewasa dan berumah tangga dengan pria-pria tampan ini!" bibi Agatha berkata dengan tulus.


"Kami juga senang bisa bertemu dengan bibi!" Janie tersenyum bahagia dan diikuti anggukan oleh kedua saudara kembarnya.


"Aku baru tau kalau ayah memiliki keluarga? aku pikir selama ini ayah yatim piatu dan sebatang kara!" Marie nyeletuk.


"Iya, selama ini kami tidak pernah bertemu dengan keluarga Ayah sekalipun!" Katie menimpali.


"Ceritanya sangat panjang, bibi akan ceritakan kalau ayah kalian setuju!" kata bibi Agatha sambil melirik ke arah ayah.


"Nanti saja ceritanya kalau bibi kalian sudah istirahat, sekarang lebih baik kalian siapkan makan siang kita!" kata ibu kepada ketiga anaknya.


"Iya Bu, baik!" Janie menjawab dan menuju dapur diikuti oleh kedua saudara kembarnya. Sementara ayah, ibu dan para suami serta bibi Agatha tetap mengobrol di ruang keluarga.

__ADS_1


__ADS_2