Kisah Cinta Si Gadis Kembar Tiga

Kisah Cinta Si Gadis Kembar Tiga
Bab 56


__ADS_3

Hari Minggu pagi, keluarga Adams menepati janjinya untuk datang ke rumah keluarga Peteroy guna membahas perjodohan antara Janie dan Charlie.


Charlie terpaksa menuruti permintaan ayahnya karena ia khawatir akan kehilangan masa depannya sebagai seorang dokter profesional.


"apa kau menerima perjodohan ini?" Charlie menatap Janie dengan intens saat mereka berdua duduk dihalaman belakang, karena ibu menyuruh Janie menemani Charlie berkeliling rumah.


"entahlah, aku sendiri belum yakin kak, tapi sepertinya aku akan mencoba" jawab Janie dengan kikuk karena di tatap oleh seorang pria tampan.


"apa kau mau menikah tanpa cinta?" tanya Charlie menyelidik.


"ternyata kak Charlie tidak mencintaiku" Janie berkata pada dirinya sendiri didalam hati.


"hey, kenapa kau melamun?" Charlie menyadarkan Janie yang sedang berbicara pada dirinya sendiri.


"emmmm, bagiku yang paling penting adalah melihat orang-orang yang ada di sekitarku bahagia, terutama ayah dan ibu, jadi selama perjodohan ini bisa membuat mereka bahagia maka aku akan mengikutinya" jawab Janie dengan diplomatis.


"naif sekali!" bisik Charlie yang masih terdengar di telinga Janie.

__ADS_1


"kalau kakak sendiri kenapa menerimanya?" Janie balik bertanya kepada Charlie.


"aku terpaksa karena ayah tidak suka jika aku tetap menikahi kekasihku Vicky dan menolak perjodohan ini" Charlie berkata jujur.


"jadi kakak sudah punya pacar?" Janie terkejut dan merasa sakit saat mendengar bahwa calon suaminya sudah memiliki wanita lain yang dicintainya.


"iya, dia adalah seorang aktris, ayah dan ibuku tidak suka padanya karena mereka menganggap bahwa kehidupan selebritis itu identik dengan pergaulan bebas, padahal Vicky tidak seperti itu!" Charlie menceritakan kisahnya.


"tapi kenapa kakak tidak memperjuangkan cinta kakak? kenapa tidak membuktikan kalau anggapan mereka salah tentang kekasihmu?" Janie kini memberanikan diri menatap pria tampan itu.


"aku mau, bahkan sangat mau, tapi Vicky sendiri belum siap untuk menikah, karena saat ini dia sedang ada di puncak kariernya. Selain itu aku juga tidak punya pilihan lain karena ayah mengancam akan mencopot jabatan direkturku kalau sampai menolak perjodohannya" jawab Charlie.


..........


"jadi bagaimana nak dengan lamaran yang aku ajukan padamu minggu lalu?" tanya Cedric pada Janie saat mereka makan siang bersama.


"aku terserah pada keputusan ayah dan ibu saja, karena aku tau pasti keputusan mereka adalah yang terbaik bagiku" Janie menatap kedua orang tuanya secara bergantian, yang dibalas senyum dan anggukan dari ayah dan ibunya itu.

__ADS_1


"itu artinya kau setuju kan?" Cedric tersenyum lebar mendengar jawaban Janie yang sangat bijak.


"terima kasih nak sudah mau menerima kami" kini Calista angkat suara.


Sementara Charlie hanya bisa diam mendengar jawaban naif dari Janie dengan memaksakan senyum diwajahnya.


"jadi kita tinggal tentukan tanggalnya sajakan?" Cedric sudah tidak sabar ingin segera menikahkan anaknya dengan anak sahabatnya itu.


"untuk masalah tanggal kau saja yang tentukan, kami mengikuti saja!" August menyerahkan waktunya kepada sahabatnya.


"lebih cepat lebih baik, karena segala sesuatu yang baik tidak boleh ditunda terlalu lama" kata Calista sambil menatap wajah cantik calon menantunya.


"bagaimana kalau Minggu depan?" tanya Cedric.


"aku rasa terlalu cepat kak Ced, setidaknya butuh waktu tiga sampai empat minggu lagi untuk mempersiapkan segala sesuatunya" kata Rossie karena ia telah berpengalaman mempersiapkan pernikahan kedua putrinya yang terdahulu.


"oke, kalau begitu tiga minggu lagi kita langsungkan acaranya" Cedric sangat berapi-api.

__ADS_1


"apa saja yang perlu kita persiapkan Rossie?" tanya Calista untuk memastikan tidak ada yang terlewatkan dalam persiapan pernikahan anak-anak mereka.


Obrolan pun terus mengalir sampai waktu sudah hampir gelap. Akhirnya keluarga Adams berpamitan dan pulang kembali ke Ibukota setelah mengantongi sejumlah perencanaan dan konsep pernikahan yang akan digelar tiga Minggu lagi.


__ADS_2