Kisah Cinta Si Gadis Kembar Tiga

Kisah Cinta Si Gadis Kembar Tiga
Bab 80


__ADS_3

"Tuan sebentar ya!" Rossie berlari kecil ke arah kerumunan kucing liar di sudut lapangan parkir mobil. Ia kemudian mengeluarkan sebuah botol berisi butiran-butiran kecil seperti sereal dan menuangkannya di tempat yang bersih dan aman dari jangkauan lalu lalang mobil.


"Apa itu?" August penasaran.


"Ohhh ini dryfood, makanan kucing!" Rossie menunjukkan botolnya.


"Kau sengaja membawanya?" August penasaran.


"Iya, saya selalu membawanya kemanapun saya pergi, bagi saya tidak boleh ada makhluk hidup yang menderita ketika bertemu dengan saya, setidaknya mereka tidak merasa lapar saat bertemu saya!" Rossie menjelaskan panjang lebar.


"Kau ini memang unik!" August yang gemas mengacak-acak rambut Rossie.


"Tuan!!" Rossie protes dengan tingkah majikannya.


"Ayo pulang!" August menarik tangan Rossie menuju mobilnya yang terparkir tidak jauh dari situ.


..........

__ADS_1


"Sayang kau dari mana? aku menunggumu dari tadi!" seorang gadis langsung berlari kecil memeluk August sesaat setelah mobil yang ditumpanginya parkir di halaman rumah.


"Kau mau apa?" August menatap dingin gadis yang baru saja memeluknya.


"Kau kenapa tidak bilang kalau sudah kembali?" gadis itu bergelayut manja di lengan August.


"Rossie, terima kasih ya!" August tidak menanggapi pertanyaan gadis disampingnya itu dan malah fokus menatap Rossie yang baru saja pamit menuju pintu belakang rumah dengan menganggukan kepalanya sopan.


"Sayang, siapa dia? kenapa kau bersamanya?" gadis itu merengek lagi.


"Ishhhh kau ini tidak berubah, selalu saja memperlakukan aku seperti ini!" Barbara protes dan merengut kan wajahnya.


"Apa kau tidak lelah terus bersikap seperti ini? aku sudah bilang bahwa kau itu sudah ku anggap seperti adik sendiri, jadi jangan berharap lebih dari itu!" August mulai kehilangan kesabaran.


"Tapi aku mencintaimu!" rengek Barbara lagi.


"Terserah, aku tidak peduli!" August langsung berjalan masuk menuju kamarnya meninggalkan gadis itu sendiri di depan halaman rumah.

__ADS_1


....


"Hey kau dari mana? kenapa bisa naik mobil tuan muda?" Erica yang melihat Rossie turun dari mobil August merasa penasaran.


"Tadi kami tidak sengaja bertemu di pusat pertokoan, lalu tuan muda mengajakku pulang bersama" jawab Rossie singkat, ia tidak menceritakan semua kronologisnya karena yakin Erica akan sangat heboh kalau tau dia dan August baru saja makan bersama dan nonton di bioskop.


"Kalian ngobrol apa saja? wah kau beruntung sekali bisa berdua dengannya! kapan ya aku bisa seperti itu dengan tuan muda?" Erica menerawang.


"Apa sih, kami kan hanya kebetulan saja bertemu, bukan sungguh-sungguh janjian jalan berdua!" Rossie yang malas memperpanjang urusannya dengan Erica yang menaruh hati pada August memilih masuk ke dalam kamar dan membersihkan dirinya.


....


"Gadis itu sangat unik, baru kali ini aku menemukan gadis seperti Rossie, mandiri, baik hati dan juga pemberani!" August yang sudah bersih-bersih berbaring di atas kasur dan menatap langit-langit kamarnya sambil membayangkan gadis yang sepanjang sore hingga malam ini berdua dengannya sambil tersenyum.


"Kenapa jantungku berdegup sangat kencang ya? apa aku jatuh cinta pada Rossie?" August bermonolog sambil memegang dadanya dan mencerna perasaan yang sedang dialaminya.


"Dia sangat berbeda dari gadis kebanyakan, sungguh-sungguh sudah mencuri hatiku!" August terus berbicara pada dirinya sendiri sampai akhirnya ia kelelahan dan masuk ke dalam alam mimpi serta bertemu dengan gadis yang ia pikirkan itu.

__ADS_1


__ADS_2