
Hai pembaca, karya baru author telah tiba,
tapi jangan khawatir, karya ini masih lanjut! insyaallah up tiap harinya
Aku bukan bidadari surgamu
Trailer part 1
Mina tersungkur di tengah sekumpulan geng motor yang diketuai oleh teman sekelasnya sendiri yaitu Athar. Kali ini ia hanya bisa pasrah dengan hidupnya yang pilu. Siswi SMA itu selalu menjadi bahan Bulian bagi Athar. Alasannya adalah karena Mina mendapat perhatian lebih dari orang tua Athar, hingga membuat Athar cemburu.
Perhatian orang tua Athar pada Mina di dasari oleh rasa iba karena Mina adalah seorang yatim piatu, di tambah dengan hubungan orang tua Mina dan orang tua Athar yang dulu terjalin baik. Kini Mina hanya hidup dengan dua tantenya yang memiliki kepribadian yang jauh berbeda.
"Dasar penjilat, nggak tau diri! kamu cuma manfaatin orang tua ku kan, atau jangan jangan kamu memang sengaja ingin mendapat sesuatu dari orang tua ku," Athar tampak geram hingga menendang lutut Mina yang sudah tidak berdaya. Ditambah derasnya hujan membuat Mina tampak lemah.
"Aku tidak pernah meminta apa pun pada orang tua mu!" jerit Mina mengumpul semua tenaganya untuk kembali berdiri. Mina memang sudah terbiasa mendapat perlakuan tidak baik dari Athar, tapi kali ini ia telah melampaui batas.
"Cuih...kamu seperti lintah di mata ku," Bahkan Athar tak segan untuk meludahi perempuan di depannya itu. Dendam di hatinya membara ketika ia mengingat ayahnya yang selalu membanding bandingkan dirinya dengan Mina.
Mina yang sudah tak berdaya masih saja di tendang kakinya oleh Athar, hingga Mina kembali jatuh dan nyaris pingsan. Seperti biasa, Athar tak akan perduli itu, ia pergi bersama gengnya meninggalkan Mina yang tergeletak lemah di tepi jalan.
Air mata tak henti membasahi pipinya, Mina merasa kehilangan semangat hidupnya. Terlebih sekarang ia hanyalah yatim piatu.
Tiba-tiba seorang laki-laki membawa payung dan membantu Mina berdiri. "Lain kali kalau Athar berani mengganggu kamu, bilang aja sama aku ya," tutur Bagas, teman sekelas Mina yang selalu jadi penolong di saat Mina di ganggu. Tapi kini ia datang terlambat, hingga Mina terlanjur luka.
__ADS_1
Trailer part 4
Malam hari,
Di saat Mina tengah asyik bercanda dengan kedua tantenya, tiba-tiba saja ada tamu yang datang. Ternyata itu adalah keluarga Athar. Mina tak begitu ramah. Ia malah bersembunyi di kamarnya.
"Mina nya mana Nurul," tanya Bunda Athar. Nurul pun bingung harus menjawab apa, karena khawatir orang tua Athar akan tersinggung jika ia mengatakan yang sebenarnya.
"Ada di dalam, sebentar saya panggilkan," Maya bersuara.Suasana tampak canggung, terlebih Athar masih malu menapakkan dirinya di hadapan Mina.
Nurul dan keluarga Athar mengobrol di ruang tamu, Maya mendengar pembicaraan itu yang tak lain adalah tentang perjodohan Mina dengan Athar.
Buru-buru Maya ke kamar Mina.
"Tante tau kamu masih trauma melihat Athar," ucap tante Maya mengejutkan Mina. Mina hanya menunduk sembari mengingat masa lalunya.
"Hah? Tante apa-apaan sih, bukannya Tante juga ngedukung aku untuk menolak lamaran ini," Mina benar benar terkejut dengan ucapan Maya.
"Jangan salah faham dulu, maksud Tante dengan kalian menikah maka akan lebih mudah bagi kamu untuk membalaskan dendam mu, buat dia hancur di titik paling rendahnya," tegas Tante Maya.
Mina pun memikirkan perkataan tantenya itu, dan ia merasa bahwa ini sangat masuk akal. Muncullah ide ide buruk di pikiran Mina, ternyata setelah tujuh tahun bersama Tante Maya, ia bertransformasi menjadi wanita yang keras.
"Tante yakin ini satu satunya cara?" tanya Mina.
"Iya sayang, Tante yakin dengan begitu kamu bisa berbuat apa pun yang ingin kamu lakukan, nanti Tante akan membantumu melaksanakan balas dendam berikutnya," tegas Tante Maya.
__ADS_1
Kini Mina semakin yakin untuk memanfaatkan pernikahan ini menjadi jalan untuk balas dendam.
Mina dan Tante Maya bergandengan ke ruang tamu. "Assalamualaikum, om..Tante.." sapa Mina pada kedua orang tua Athar.
"Waalaikumussalam, Maasyaa Allah Mina makin cantik aja ya," ucap bunda tersenyum ramah.
"Iya nih, makin Solehah, makin baik pastinya," lanjut Ayah. Mereka tak tau saja bahwa Mina yang dulu telah berubah drastis. Hijab memang masih menempel di kepalanya, tapi dendam sudah menyelimuti hatinya.
"Mina, langsung saja kami mengatakan niat kami yang sebenarnya, kami ke sini ingin membicarakan perjodohan kamu dengan Athar nak, ini adalah janji yang kami buat dulu bersama orang tua mu," jelas ayah.
"Mina sudah tau om, tadi Tante Nurul sudah menjelaskannya," tutur Mina.
"Jadi bagaimana pendapat mu nak, kamu tau bagaimana anak kami dulu, tapi jangan khawatir kini Athar telah jauh lebih baik, ia adalah ustadz sekaligus penerus perusahaan om," tutur Ayah.
Mina hanya terdiam dan menunduk.
Athar merasa bersalah melihat Mina, ia tau betul bahwa Mina tak akan menerimanya. "Sudahlah Ayah, mungkin Mina tak akan mau menerima laki-laki seperti ku, aku sadar atas apa yang telah aku perbuat," ucap Athar pada Ayah.
"Tapi Mina..meski kamu tak menerima lamaran ini, aku mohon maafkan kesalahan ku dulu, aku tau itu melampaui batas, aku akan melakukan apa pun untuk mendapatkan maaf dari kamu," tutur Athar menatap ke arah Mina.
Bunda pun tampak pasrah dengan jawaban Mina Karena Mina tak berbicara sepatah pun. "Tidak apa jika kamu tidak setuju nak, katakan saja keputusan mu," tutur Bunda.
"Mina menerima perjodohan ini," ucap Mina mengagetkan seisi ruangan. Athar terkejut hingga kedua matanya menatap Mina dengan tatapan yang begitu dalam
"Kamu serius?" tanya Tante Nurul.
__ADS_1
"Iya Tante, Mina sadar, ini adalah amanah dari ayah dan ibu, Mina akan mencoba mengubur masa lalu meskipun pahit, demi ayah dan ibu!" jelas Mina.
"Alhamdulillah," ayah, bunda dan Athar tampak lega, meski kini Athar masih merasa bersalah.