LDP S3 : Permata Dunia Bawah

LDP S3 : Permata Dunia Bawah
Ch. 14 — Sepasang Tombak Cahaya.


__ADS_3

...“Formasi Besar — Penjara Iblis Es.”...


Zhao Chen memutuskan untuk menyerang lebih dulu karena Xiao Hong bukanlah lawan yang bisa dianggap remeh. Ia juga takut jika bala bantuan prajurit Dewa akan segera tiba di tempat ini, sedangkan anggota Klan Zhao yang ia bawa ke tempat ini telah sepenuhnya dimusnahkan oleh salah satu kelompok prajurit Dewa lain beberapa hari yang lalu.


Bangsa Iblis memang dikenal suka menyerang secara berkelompok jadi jika kelompok ini mendapat penyergapan dan mengalami kekalahan maka jumlah korban jiwa yang jatuh akan jauh lebih besar.


Dalam sekejap mata, Xiao Hong telah terkurung dalam formasi besar penjara es dan tidak dapat melarikan diri. Semua serangan yang ia gunakan untuk menghancurkan penjara es hanya sia-sia belaka karena serangan itu akan kembali berbalik menyerang dirinya sendiri.


“Keluarkan aku jika kau masih ingin tetap hidup dengan nyaman!” Xiao Hong berteriak dengan keras.


Akan tetapi, Zhao Chen mengabaikan teriakan itu. Sebab, Xiao Hong ingin merebut benda miliknya dan mengambil nyawanya. Bagaimana seorang musuh akan mau menuruti permintaan lawannya secara cuma-cuma?


Xiao Hong menyeringai setelah teriakannya dan mendapat respon apapun dari Zhao Chen. Ia dapat merasakan bahwa kepribadian Zhao Chen ini sangat berbeda dari semua iblis yang pernah ia taklukkan sebelumnya.


Ia merasa bahwa Zhao Chen memiliki kepribadian yang tenang dan cukup pintar. Mungkin karena hal ini pulalah maka ia menjadi satu-satunya iblis yang berhasil melarikan diri dari penyergapan yang dilakukan oleh kelompok prajurit Dewa Qi beberapa hari yang lalu.


Xiao Hong juga merasa bahwa pertarungannya dengan Zhao Chen tidak akan berjalan dengan mudah. Ia lalu mengeluarkan ke-dua tombak pusaka miliknya langsung melesat menyerang ke arah Zhao Chen.

__ADS_1


“Kau adalah iblis pertama yang tidak mundur setelah melihat ke-dua tombak pusakaku.”


Ke-dua tombak pusaka yang ada di tangan Xiao Hong terbuat dari logam yang memiliki unsur elemen cahaya. Karena itu, setiap iblis yang melihat sepasang tombak pusaka ini biasanya akan langsung kabur melarikan diri karena takut terkena serangan tombak ini.


Aura Qi cahaya yang memancar dari sepasang tombak pusaka itu langsung meledak dan membuat tubuh Xiao Hong seolah-olah tenggelam dalam cahaya matahari.


Suhu udara yang ada di tempat ini juga seketika meningkat akibat intensitas Qi cahaya yang begitu pekat. Namun, Zhao Chen seperti sama sekali tak takut dengan Qi cahaya ini.


“Apakah dia masih seorang iblis?” hanya kalimat itu saja yang terbesit dalam pikiran Xiao Hong saat melihat Zhao Chen sama sekali tak memiliki rasa takut para Qi elemen cahaya.


...“Amukan Badai Cahaya.”...


Xiao Hong langsung mengayunkan sepasang tombaknya ke arah depan tepat dihadapan Zhao Chen. Entah apa tujuan Xiao Hong sebenarnya padahal jaraknya dengan Zhao Chen masih cukup jauh karena ia saat ini masih terpenjara dalam penjara iblis es.


Amukan badai cahaya yang begitu dahsyat langsung mengikis hawa Iblis yang melindungi formasi besar penjara iblis dan secara perlahan mulai mencair penjara ini.


Serangan Xiao Hong ini sebenarnya ditujukan untuk menghancurkan penjara iblis es sekaligus menguji seberapa kuat formasi sihir yang dibuat oleh Zhao Chen. Sebab, ia tahu bahwa Zhao Chen memiliki pemahaman yang begitu dalam pada teknik formasi.

__ADS_1


Jika bukan karena alasan ini bagaimana mungkin Patriak Klan Zhao yang merupakan salah satu anggota dari Raja iblis akan bersedia menyerahkan peta medan perang yang hancur ini berada di bawah penjagaan. Bahkan tidak menutup kemungkinan jika Raja Iblis Zhao juga memberikan semacam artefak perlindungan tingkat tinggi para Zhao Chen untuk menjaga keselamatannya selama berada di dalam reruntuhan kuno.


Melihat formasi besar penjara iblis es miliknya akan segera hancur, Zhao Chen kembali melakukan beberapa gerakan dengan pedang kayunya dan menggambar formasi besar lain di sekitar Xiao Hong.


“Kekuatan Qi cahaya sebatas itu saja tidak akan mungkin mampu melawan formasi sihir buatanku. Aku ingin lihat Qi siapa yang akan terkuras lebih dulu sampai kering.”


...“Formasi Besar — Bulan Kegelapan.”,...


Tekanan Qi kegelapan yang sangat mengerikan seketika muncul dari formasi besar yang baru saja dibuat Zhao Chen. Sensasi yang begitu dingin serasa berada di tengah-tengah dataran es pun langsung menyelimuti seluruh area medan perang yang hancur.


**


Tanpa disadari oleh Xiao Hong dan Zhao Chen, Heilong sebenarnya sudah lama berada di tempat ini. Ia sengaja menyembunyikan dirinya dengan sebuah teknik rahasia untuk melihat akhir dari pertarungan mereka berdua. Sebab, ia tidak tahu harus memihak siapa saat ini.


Namun, ia juga sudah membuat keputusan bahwa dirinya harus mendapatkan peta medan perang yang hancur itu.


Sambil menunggu saat yang tepat, tidak ada salahnya untuk melihat cara bertarung anggota Klan Zhao. Siapa tahu hal ini bisa membantu penyamarannya saat ia memasuki Dunia Bawah.

__ADS_1


__ADS_2