LDP S3 : Permata Dunia Bawah

LDP S3 : Permata Dunia Bawah
Ch. 90 — Jangan Berlebihan!


__ADS_3

Semua Raja Iblis langsung mendongak ke atas menatap ke arah datangnya sumber suara itu.


Dan, mereka semua hanya melihat sesosok pria terbang di langit dengan sepasang sayap Phoenix di punggungnya.


Ya! Pria itu adalah Heilong.


Para Raja Iblis ini tidak dapat menentukan tingkat kultivasi yang dimiliki Heilong. Akan tetapi, mereka semua dapat merasakan tekanan yang begitu kuat dari berbagai macam Dao memancar dari tubuh Heilong.


“Kau!” Raja Iblis Fu menggertakkan giginya. Niat membunuh yang begitu kuat kembali meluap-luap di matanya saat melihat Heilong ada di tempat ini. “Kebetulan sekali kau datang sendiri untuk mengantarkan nyawamu. Sekarang terimalah kematianmu!”


Raja Iblis Fu langsung terbang melesat menyerang Heilong. Ia memegang sebuah tombak pusaka yang ujungnya telah diselimuti oleh kekuatan Dao Ruang yang begitu kuat.


Setiap kali Raja Iblis Fu menggerakkan tombaknya maka jejak retakan dimensi akan muncul disekitarnya.


“Rasakanlah kengerian tanpa batas dari jurus tombak Iblis penghancur surga milikku ini!”


Raja Iblis Fu langsung menghunus tombak pusaka yang ada di tangannya ke arah Heilong begitu jarak antara dirinya dengan Heilong hanya sekitar seratus meter.


Seketika, serangan tombak kekuatan Dao Ruang yang dilepaskan oleh Raja Iblis Fu, langsung membentuk retakan dimensi yang tak terhitung jumlahnya.


Semua retakan dimensi itu lalu berubah menjadi bayangan tombak energi kekacauan dan mengarah lurus menyerang Heilong.


Heilong hanya menyeringai saat melihat serangan tombak Raja Iblis Fu yang semakin mendekat. ia sama sekali tidak panik ataupun merasa takut, tampaknya ia datang ke tempat ini dengan persiapan yang cukup matang.


“Apakah kau pikir kekuatan Dao Ruang yang kau miliki sama sekali tidak terkalahkan!” Heilong segera mengeluarkan pedang surga dao dan menggenggamnya dengan erat.

__ADS_1


Qi dan Dao elemen es yang begitu kuat langsung masuk ke dalam bilah pedang surga dao dan menciptakan sebuah lapisan es yang seolah-olah dapat membekukan apapun.


Ini adalah pertama kalinya Heilong menggunakan teknik ini. Sebab, teknik ini baru saja ia ciptakan beberapa hari yang lalu saat ia berhasil mendapat pengakuan dari Dao elemen es yang ada di dalam ruang surga dao.


...“Tebasan Pembeku Nirwana.”...


Kekuatan elemen es yang sangat dahsyat langsung menyapu semua bayangan tombak energi kekacauan begitu Heilong mengayunkan pedangnya.


Hawa dingin yang begitu ekstrim, membuat energi kekacauan yang ada di dalam masing-masing bayangan tombak tidak dapat berkutik dan secara perlahan mulai dibekukan.


Mata Raja Iblis Fu langsung terbelalak karena terkejut. Ia tidak pernah menyangka bahwa ada orang yang bisa mengatasi salah satu jurus andalannya dengan begitu mudah.


Ia juga masih ingat bahwa Raja Iblis Dao sekalipun akan membutuhkan banyak usaha untuk menghentikan serangan tombak Iblis penghancur surga. Akan tetapi, apa yang ditunjukkan Heilong terlihat semudah mengibaskan percikan air. Apakah mungkin Heilong lebih kuat dari Raja Iblis Dao?


Satu per persatu bayangan tombak energi kekacauan barubah menjadi butiran salju dibawah pengaruh serangan hawa dingin yang begitu menakutkan dari setengah teknik pedang Heilong.


“Apakah mataku tidak salah lihat! Bagaimana mungkin mata-mata itu dapat begitu mudahnya menaklukkan serangan tombak milik saudara Fu.” Raja Iblis Zhang mengusap ke-dua matanya karena ia masih tak percaya dengan apa yang ia lihat.


“Kau tidak salah lihat. Mata-mata dari Alam Dewa itu memang memiliki kekuatan elemen es yang sangat menakutkan. Aku belum pernah melihat seorang dewa memiliki kekuatan elemen es yang sekuat itu. Bahkan, saat kita semua bertarung melawan empat Kaisar Langit waktu itu, tidak ada satupun dari mereka yang dapat menunjukkan kekuatan elemen es sekuat ini,” balas Raja Iblis Xu.


Kekuatan elemen es yang ditunjukkan Heilong kali ini memang mampu membuat para Raja Iblis menjadi terkejut. Namun, para Raja Iblis sepertinya tidak tahu bahwa Heilong harus membayar harga yang cukup mahal untuk menggunakan kekuatan sekuat ini.


Di saat para Raja Iblis sedang tenggelam dalam keterkejutan, Heilong tiba-tiba menghilang dari pandangan semua orang. Tidak ada satupun dari mereka yang melihat Heilong saat berpindah tempat.


“Kalian para iblis tua! Sudah waktunya aku memberikan pelajaran berharga pada kalian agar jangan pernah lagi mengeroyok seorang wanita.”

__ADS_1


Suara Heilong kembali bergema dari tempat yang cukup jauh dari tempatnya semula.


Dan, tempat ini tampaknya cukup penting bagi para Raja Iblis karena raut wajah para Raja Iblis langsung dilanda kepanikan begitu menyadari dari arah mana sumber suara ini.


“Kau jangan bertindak terlalu berlebihan! Jika kau berani menyentuh pondasi Klan Zhao, maka aku bersumpah akan membunuhmu walaupun aku harus mengorbankan nyawaku,” seru Raja Iblis Zhao penuh amarah.


Saat ini, Heilong telah berdiri ditempat para murid Klan Zhao berkumpul.


Jumlah para murid berkumpul di tempat ini tidak sebanyak ketika mereka akan memasuki Dunia Surga Kegelapan karena tujuan mereka hadir di tempat ini hanya untuk mendampingi Raja Iblis dan Tetua Klan.


Zhao Lijian tampaknya juga tidak ikut dalam pertemuan di Altar Suci Klan Fu kali ini, jadi hal ini semakin mempermudah Heilong untuk membantai para murid Klan Zhao. Apalagi, para murid Klan Zhao saat ini hanya dijaga oleh Zhao Xu seorang diri.


Heilong masih ingat dengan jelas bahwa Zhao Xu pernah berniat jahat pada dirinya saat berada di dalam gerbang penjara ruang bawah tanah milik Klan Zhao. Dan, hal ini membuat Heilong menjadi semakin bersemangat untuk memusnahkan Klan Zhao.


“Jika kau memang memiliki kemampuan maka cepatlah datang ke sini dan hentikan aku.”


Heilong mulai bergerak dengan teknik langkah bayangan waktu sambil mengayunkan pedang surga dao yang ada digenggaman tangannya secara acak.


Gerakan serangan yang dilakukan Heilong ini terkesan biasa saja karena ia memang tak menggunakan jurus apapun saat membantai para murid Klan Zhao.


Akan tetapi, kekuatan serangan tebasan pedang Heilong ini tidak dapat ditahan oleh artefak pertahanan yang dimiliki para murid Klan Zhao. Sebab, Heilong menggunakan kekuatan Dao Pedang yang cukup kuat setiap kali ia mengayunkan pedangnya.


Dalam waktu lima nafas saja, lebih dari empat puluh murid Klan Zhao telah mati di tangan Heilong.


Sedangkan Zhao Xu malah bersembunyi di balik kerumunan para murid. Ia begitu ketakutan saat melihat Heilong. Apalagi ia juga telah menyaksikan kedahsyatan kekuatan elemen es yang dimiliki Heilong.

__ADS_1


Dari kejauhan, Raja Iblis Zhao ditempatkan dalam posisi yang sulit antara harus melindungi pondasi Klan miliknya atau tetap mengepung Fu Rong sambil mencari kesempatan untuk merebut batu permata keabadian.


__ADS_2