LDP S3 : Permata Dunia Bawah

LDP S3 : Permata Dunia Bawah
Ch. 77 — Aku Akan Mengambilnya.


__ADS_3

“Ras naga pada masa itu kelihatan sangat ketakutan terhadap pengaruh racun hawa iblis. Karena itu,mereka semua tidak menyempatkan diri untuk memeriksa tempat ini secara langsung,” lanjut Tian Che setelah mendengar jawaban Heilong yang mendukung pendapatnya tentang Ras Naga.


Heilong merenung sejenak seperti telah memperoleh sedikit pencerahan pada obrolan yang singkat ini. “Apakah pada awal kemunculannya racun hawa iblis memiliki kekuatan yang jauh lebih besar dari saat ini?”


“Aku tidak tahu pasti karena selama kau membawaku keluar dari penjara ruang bawah tanah, kau belum pernah sekalipun membawaku ke dunia luar dan merasakan secara langsung seperti apa pengaruh racun hawa iblis para masa ini.”


Selama ikut bersama dengan Heilong dan menjadi pedang surga dao, Heilong memang selalu menyimpan Tian Che di dalam dunia jiwanya. Karena itu, wajar saja jika Tian Che tidak dapat menjawab pertanyaan dari Heilong.


Heilong yang tak bisa menyalahkan Tian Che, hanya bisa mengkonfirmasi pertanyaan ini setelah keluar dari Dunia Serga Kegelapan. Ia pun lalu berjalan mendekati telur naga itu dan berniat mengambilnya.


“Apa yang akan kau lakukan,” suara Tian Che yang tiba-tiba menghentikan langkah kaki Heilong.


“Tentu saja aku berniat mengambil telur naga itu dan menetaskannya. Selama aku berhasil menetaskan telur naga itu dengan selamat, maka naga yang baru lahir itu pasti akan patuh denganku dan tak akan pernah mengkhianatiku.”


Heilong tahu dengan jelas tentang sifat para Ras Monster atau Beast yang akan selalu menganggap orang pertama yang ia lihat setelah dilahirkan ke dunia ini sebagai orang tuanya. Dan, ia tentu saja ingin mencoba peruntungannya untuk menetaskan telur naga ini.

__ADS_1


“Apakah kau pikir semudah itu menetaskan telur seekor naga?”


“Memangnya apa susahnya? Bukankah telur seekor naga tidak jauh berbeda dengan telur Ras Monster pada umumnya.”


“Tentu saja berbeda! Meskipun Ras Naga memang bagian dari Ras Monster, tapi mereka memiliki anugerah dari langit dan bumi sehingga membuat mereka memiliki kekuatan tempur yang lebih kuat dari Ras Monster pada umumnya. Dan, yang dapat menandingi kekuatan Ras Naga hanyalah Ras Phoenix yang telah memahami tentang misteri keabadian.”


Perdebatan sengit antara Tian Che dan Heilong akhirnya tak dapat dihindari karena mereka berdua memiliki pemahaman yang sedikit berbeda tentang telur dari seekor naga. Akan tetapi, hal itu tidak berlangsung lama karena Heilong tetap berpegang teguh pada pendapatnya jika telur seekor naga tak ada bedanya dengan telur Ras Monster lain.


Apalagi Heilong juga pernah menetaskan telur dari Ras Phoenix di dalam Dunia Jiwa miliknya dan berhasil mendapatkan teknik sayap kaisar phoenix.


“Baiklah, aku setuju! Lagipula sejak kapan sebuah pedang bisa menetaskan sebuah telur dari Ras Monster.”


Heilong tak mau ambil pusing dengan sikap Tian Che dan lanjut melangkah mengambil telur naga itu.


Akan tetapi, langkahnya tiba-tiba tertahan saat menyentuh pinggiran altar raksasa tempat telur naga itu disimpan.

__ADS_1


Tekanan energi yang begitu kuat tiba-tiba muncul secara misterius begitu kakinya menginjak pinggiran altar raksasa itu dan seolah-olah telah membekukan ke-dua kakinya.


Heilong mencoba sekuat tenaga mengerakkan ke-dua kakinya untuk melangkah maju, namun hasilnya sia-sia. Akan tetapi, tekanan yang begitu kuat itu akan langsung menghilang jika ia melangkah mundur.


“Kau tidak akan bisa mengambil telur naga itu karena hanya keturunan Ras Naga saja yang bisa menginjakkan kakinya di atas altar itu.” Tian Che tiba-tiba bersuara.


“Bukankah kau tadi mengatakan jika kau tidak akan peduli lagi. Apakah kau telah berubah pikiran?” Heilong segera berbalik dan menoleh ke arah Tian Che yang telah berubah menjadi ke bentuk roh senjata.


“Aku hanya berpikir akan bagus sepertinya jika kau memiliki bantuan lain untuk diandalkan jika kau berada dalam bahaya. Dengan begitu, maka tuan tua ini akan bisa menikmati masa santainya lebih lama.”


Heilong rasanya ingin mengumpat dengan keras saat mendengar jawaban Tian Che. Namun, ia berusaha menahan emosinya karena ia membutuhkan petunjuk dari Tian Che.


“Kalau begitu katakan padaku bagaimana caranya melewati altar ini.”


“Keluarkan beberapa monster purba yang ada di dalam Istana cahaya lalu perintahkan mereka sebuah untuk membuat formasi perang pemindah bintang.”

__ADS_1


Tian Che lalu mengirim informasi tentang formasi perang pemindah bintang ke dalam pikiran Heilong dan Heilong pun juga langsung mengerti dengan rencana Tian Che.


__ADS_2