LDP S3 : Permata Dunia Bawah

LDP S3 : Permata Dunia Bawah
Ch. 69 — Duel Api.


__ADS_3

Obrolan yang awalnya terlihat santai, lama-lama menjadi semakin serius ketika Xu Meng Zi mencoba menyelidiki Heilong dibawah pengaruh Dao Pesona.


Akan tetapi, Xu Meng Zi sama sekali tidak tahu jika Heilong juga sangat ahli dalam teknik ilusi dan apa yang dia saksikan dari sikap Heilong saat ini hanyalah sebuah kepalsuan semata.


Heilong sebenarnya diam-diam telah menggunakan teknik ilusi miliknya saat ia menyadari bahwa Xu Meng Zi sudah ada didekatnya. Biar bagaimanapun juga ia harus tetap waspada dengan pengguna Dao Pesona dan membuat persiapan khusus saat bertemu langsung dengan pengguna kekuatan ini karena pengaruh dari kekuatan Dao ini dapat membuat seseorang menjadi lupa diri.


Bahkan, Ras Iblis sering menggunakan kekuatan Dao Pesona ini untuk menjerat para manusia yang berhati lemah dan berpikiran sempit agar mau menuruti keinginan mereka termasuk menjadi seorang budak.


Heilong dan Xu Meng Zi saat ini berada di dalam dunia ilusi ciptaan Heilong dan orang yang terhipnotis oleh Dao persona Xu Meng Zi sebenarnya adalah tiruan Heilong dari dunia ilusi.


“Kenapa kau tidak melepas topengmu saja? Akan lebih nyaman jika kau memperlihatkan wajahmu yang tampan itu dan menikmati keindahan dunia ini bersamaku.”


Xu Meng Zi mendekatkan dirinya dengan manja pada Heilong. Jemari-jemarinya yang halus menyentuh topeng yang dipakai Heilong dan mengelusnya dengan lembut seakan-akan topeng itu adalah sebuah porselen yang tak ternilai harganya.


“Lepas dulu topengmu baru aku akan melepaskan topengku. Kau jangan mengambil keuntungan begitu banyak dariku. Dasar iblis sialan!”


Heilong yang sudah tak tahan lagi dengan rayuan Iblis wanita ini langsung mendorong tubuh Xu Meng Zi dengan kuat hingga membuat wanita ini terpental cukup jauh dan tersungkur di atas permukaan tanah.


Dengan menahan rasa malu bercampur dengan amarah, Xu Meng Zi secara perlahan mulai bangkit dan menatap Heilong dengan niat membunuh.


“Ternyata kau sama sekali tidak terkena pengaruh Dao Pesona milikku. Kau benar-benar tidak bisa diampuni karena telah berani menipunku!” seru Xu Meng Zi dingin penuh kebencian.


Api berwarna ungu seketika keluar dari ke-dua tangan Xu Meng Zi saat wanita ini terbakar amarah.

__ADS_1


Api berwarna ungu itu membawa hawa panas yang sangat menyengat dan dapat melelehkan benda apapun yang ada di sekitarnya. Untungnya semua benda yang ada di tempat ini adalah produk dari dunia ilusi.


Heilong mengerutkan kening saat melihat api yang ada di tangan Xu Meng Zi. “Api itu merupakan gabungan dari tiga macam kekuatan. Aku harus berhati-hati saat menghadapi api itu.”


Ya! Api yang ada di tangan Xu Meng Zi adalah api istimewa warisan dari Raja Iblis Xu untuk menjaga keselamatan murid elit miliknya. Di dalam api itu terdapat Qi elemen api, Qi elemen petir dan Qi elemen kegelapan yang diringkas menjadi satu hingga menjadi sebuah api baru yang memiliki kekuatan yang setara dengan api seekor naga ataupun api seekor phoenix.


“Aku akan membunuhmu dengan kekuatan api milikku ini!” Xu Meng Zi mengarahkan apinya ke arah Heilong.


“Jangan kau pikir hanya kau saja yang memiliki kekuatan api! Lihatlah!” Heilong membalas ancaman Xu Meng Zi dengan menunjukkan tinjunya yang telah diselimuti dengan nyala api berwarna putih. “Aku juga memiliki kekuatan api. Dan, kekuatan api ku tidak akan mungkin lebih lemah dari api Iblis mu itu.”


“Api unicorn?!” Xu Meng Zi tampak sangat terkejut saat melihat api yang ada di tangan Heilong. Ia dapat mengenali api itu dengan sekali lihat padahal Heilong sama sekali belum pernah menyebutkan nama dari api miliknya.


“Ternyata kau adalah mata-mata yang dikirim oleh Alam Dewa.” lanjut Xu Meng Zi.


Artefak pelindung yang dipakai Heilong adalah baju khusus yang ditempa langsung oleh Li Ting dengan bahan dasar baju perang naga eternal.


“Hawa iblis bisa saja dipalsukan karena para penyusup dari Alam Dewa sudah sering melakukan hal seperti ini. Namun api unicorn tidak bisa dipalsukan dan tidak dapat dimiliki oleh Ras Iblis karena di dalam api itu terdapat sedikit serpihan dari cahaya bunga teratai keabadian yang merupakan musuh bebuyutan hawa iblis,” Jawa Xu Meng Zi.


Heilong akhirnya tahu kenapa api unicorn miliknya dapat menekan racun hawa iblis untuk sementara waktu meskipun waktunya sangat singkat dan tidak bisa dibandingkan dengan kemampuan penekanan yang dimiliki oleh air keabadian. Akan tetapi, hal seperti ini sudah lebih dari cukup untuk digunakan dalam duel melawan Ras Iblis.


Heilong lalu mengeluarkan pedang surga dao dan siap menyerang Xu Meng Zi. “Karena kau sudah mengetahui penyamaranku, maka aku tidak bisa membiarkanmu hidup.”


“Oh… Bagus sekali! Apakah kau ingin menindasku dengan pedangmu itu. Benar-benar tidak tahu malu, bertarung dengan menggunakan sebuah pedang pada seorang wanita yang sama sekali tidak memiliki senjata.”

__ADS_1


Xu Meng Zi menegur Heilong dengan senyuman menggoda dan tatapan meminta belas kasihan. Ia sepertinya ingin menjerat kembali Heilong ke dalam pengaruh Dao Pesona miliknya.


“Aku tidak akan tertipu lagi dengan kecantikan palsumu itu. Lagipula kau bukanlah seorang wanita tapi kau adalah Iblis wanita!” balas Heilong dingin.


“Dasar pria tak tahu diri!”


Xu Meng Zi yang memang sudah tidak sabar ingin mencabik-cabik Heilong dengan kekuatan api miliknya langsung melesat menyerang Heilong dengan api yang membara di ke-dua tangannya.


“Apakah kau pikir aku akan mengalah saat menghadapi wanita Iblis sepertimu.”


Heilong juga melesat ke arah Xu Meng Zi dengan mengarahkan tinju api unicorn yang tampak bercahaya. Bagaikan sebuah komet yang menerjang kegelapan.


Boom ...


Ledakan dahsyat seketika terjadi ketika ke-dua kekuatan api yang sangat menakutkan itu saling berbenturan dan membuat mereka ber-dua sama-sama terpental ke arah berlawanan.


Seluruh bagian dunia ilusi ini juga ikut berguncang. Namun untung, kekuatan yang dimiliki Heilong masih lebih dari cukup untuk mempertahankan dunia ilusi miliknya sampai beberapa jam ke depan.


Di udara, nyala api berwarna ungu dan nyala api berwarna putih masih saling beradu dengan sengit dan berubah menjadi sebuah bola api raksasa yang menyinari tempat ini layaknya sebuah matahari.


Heilong dan Xu Meng Zi yang sama-sama masih terduduk di atas permukaan tanah langsung melihat ke langit dan melihat ke-dua kekuatan api yang baru saja mereka lepaskan.


Ke-dua kekuatan api itu seperti musuh bebuyutan yang tak pernah berjumpa selama ribuan tahun.

__ADS_1


__ADS_2